
Banyak yang gedeg banget ya kak sama Carla..pengen cubit pipi ny deh..kasihan kak anak nya meninggal nggak ngelayat bareng ni,,,,,🤗
Baca yasin atau malah pada seneng🤭🤭
***
"Jangan begini mi,kamu harus kuat masih ada yang membutuhkan mu" ujar Mama Fahmi membuat Fahmi tersadar,dia lupa mengabari Shela dari semalam kalau saat ini dia ada di rumah sakit menunggu Carla yang kecelakaan.
"Ma,,anak ku sudah tidak ada"
"Sabar nak,sabar ini sudah jalan Tuhan,kamu tidak bisa menolak kehendak takdir"
"Tapi aku merasa bersalah ma pada Carla,dia hamil anak ku tapi aku justru mengabaikan nya"
"Sudah.... semua nya sudah kehendak Allah,kini perbaiki dirimu jadi lebih baik, semua musibah pasti ada hikmahnya"ujar sang mama mencoba menenangkan Fahmi yang terlihat sangat merasa bersalah.
***
"Mas,kamu di mana,kenapa sampai saat ini tidak ada kabar mas" batin Shela; bertambah cemas.
__ADS_1
Shela merapikan penampilan nya lalu berangkat ke kantor,dia sedikit gelisah karena belum juga mendapat kabar dari Fahmi sedangkan ponsel Fahmi sudah tidak bisa di hubungi lagi,Shela berharap ke kantor nanti mendapatkan kabar di mana keberadaan sang suami.
***
"Ma,aku titip Carla dulu,sebentar lagi mama nya juga akan datang,aku mau kabari orang kantor dulu ma kalau aku tidak bisa masuk kerja" izin Fahmi pada mama nya karena dia juga harus mengabarkan Shela tapi saat hendak keluar tiba-tiba Carla membuka mata nya pelan.
"Aggh......." terdengar lenguhan Carla membuat Fahmi menghentikan langkahnya.
"La..kamu sudah bangun" ujar mama Fahmi sedikit lega
"Carla......"
"Ma-s.... a-ku-aku kenapa"? tanya Carla pelan dia tidak tau kejadian yang menimpa dirinya karena serasa secepat kilat.
"Mas....anak ku-anak- kita ma-s,mana anak kita?" tanya Carla panik membuat Fahmi menitikkan air mata dia tak bisa mengatakan kalau anak mereka sudah tiada.
"Sabar nak....sabar!!! kalian harus sabar,anak kalian sudah di surga" ujar mama Fahmi membuat Carla menjerit histeris.
"Tiiidddakkk.....anak ku mas,mana anak ku??? siapa yang membunuh anak ku mas" tangis Carla pecah
__ADS_1
Fahmi memeluk tubuh Carla yang terlihat meronta ingin pergi.
"La...sabar!! anak kita sudah di surga"
"Nggak mas,anak ku nggak mungkin mati"
Mama Fahmi juga ikut menenangkan menantu pertama nya ini.
"Apa ini mau mama, atau mau kamu mas biar terlepas dari tanggung jawab" tuding Carla
"La...ini kehendak Tuhan,jika aku bisa memutar waktu tidak akan aku biarkan ini terjadi "
"Anak ku mas....hiks ...hiks....anak ku" isak Carla
Mama Fahmi keluar dia memanggil dokter untuk menenangkan menantu nya ini, meskipun tidak suka dengan Carla dia juga ikut merasakan kesedihan kehilangan calon cucu nya.
"Sabar ya,,kita harus kuat" ucap Fahmi yang terus memeluk Carla, bayangan perselingkuhan nya dan Pieter membekas di kepala Carla, bagaimana dia merebut Fahmi dari kakak tirinya membuat Carla merasakan ini karma nya, sejahat apapun dia! dia bukan iblis yang begitu saja rela melepas kan kepergian sang anak, delapan bulan dia membawa perut besar nya bahkan semua keperluan sudah dia siapkan 100% meskipun dalam perdebatan dengan Fahmi tapi kini anak itu justru pergi,belum sempat Carla melihat wajah nya bahkan Carla tidak tau jenis kelamin nya kini hanya tinggal sakit bekas sayatan saja.
"Kenapa harus begini mas,kenapa??"
__ADS_1
"La...aku juga tidak ingin ini terjadi tapi semua nya takdir Tuhan kita harus bisa menerima nya mungkin Tuhan tengah menguji kita"
Carla terus berontak ingin pergi dia ingin melihat kuburan anak nya tapi Fahmi melarang dan akhirnya dokter membius Carla hingga dia tertidur kembali.