
"Mau lagi sayang?"
"Sudah mas, ak-u sudah kenyang tidak kuat lagi" tolak Carla
"Kamu harus makan yang banyak sayang agar cepat pulih dan kita bisa lihat Ardy"
"Ardy?? siapa mas?" tanya Carla bingung
"Jagoan kita sayang,aku beri nama Ardy Putra Mahardika"jawab Rendy tersenyum kecil
"Itu gabungan nama kamu dan aku, untuk Mahardika itu nama ku,kamu keberatan sayang?" tanya Rendy lagi,Carla sempat terdiam sejenak lalu menggeleng kan kepala nya.
"Kamu suka?"tanya Rendy dan di anggukki Carla,dia sempat terharu karena Rendy menepati janji nya akan menganggap anak Carla seperti anak nya sendiri.
"Mas, kenapa kamu masih ingin mempertahankan ku,bukan nya Bianca-"
"Aku mencintai mu" potong Rendy tegas tanpa memberikan celah untuk Carla berbicara lagi.
"Tapi mas-"
"Stttt..... tidak boleh bahas apapun kecuali kita dan Ardy"
Carla menghela nafas berat lalu mengangguk kan kepala pelan,ayah Bahtiar memperhatikan mereka Rendy terlihat telaten mengurus Carla, terlihat jelas lelaki tampan ini sangat baik.
"Kamu tidak pulang dulu Ren?" tanya Ayah Bahtiar
"Tidak yah,aku ingin menjaga Carla dan anak ku sampai mereka benar-benar pulih"
"Ayah ayah dan Mbak mu Nia Ren,kamu juga butuh istirahat dan bekerja bukan, sudah terlalu lama kamu cuti bekerja atau jangan-jangan kamu memang pengangguran" canda ayah Bahtiar
"Mas Rendy bekerja yah di rumah sakit" bela Carla
__ADS_1
"Iya itu kan kata mu siapa tau setelah ini pengangguran karena menjaga istri manja nya ini"ujar ayah Bahtiar membuat Carla terdiam.
"Ayah perhatian kamu tidak pernah pergi Ren"
"Aku sudah meminta izin yah pada pemilik rumah sakit untuk beberapa pekan ini,aku cuti dulu sampai Carla benar-benar sembuh"
"Benar mas?" tanya Carla cemas
"Iya sayang,tadi nya aku ingin memindahkan kamu di rumah sakit tempat ku bekerja tapi direktur memberikan aku cuti untuk mengurus kamu dan Ardy ya jadinya aku di sini" jawab Rendy membuat Carla sedikit lega.
"Tuh yah nggak boleh su'uzon sama orang " cemberut Carla
"Bukan begitu sayang ayah hanya mengingatkan saja" ucap ayah Bahtiar sambil tertawa kecil
"Ayah mau keluar dulu ya, pusing lihat kalian di sini,nasib jomblo" ucap ayah Bahtiar lagi membuat Rendy dan Carla terkekeh kecil.
"Mas, lalu bagaimana mama?"tanya Carla setelah memastikan ayah nya keluar
"Mas,aku hanya ingin kepastian mas jangan membuat ku merasa bersalah!"
"Tidak ada yang menyalahkan kamu sayang,aku mencintai kamu jadi tidak ada yang salah bukan?"
"Tapi mama-"
"Itu urusan ku sayang, yang terpenting kesehatan kamu dulu dan kita bisa berkumpul kembali bersama Ardy,kamu tau aku setiap hari melihat nya perkembangan nya sangat cepat Sayang aku yakin dia kan tumbuh menjadi orang yang pintar nanti"
"Semoga saja ya mas"
"Harus sayang,aku akan tiap hari melatih nya,dia harus jadi dokter seperti ku biar banyak di sukai wanita" ujar Rendy bangga membuat Carla mencibir kan bibir nya.
"Kenapa?? kamu keberatan?"
__ADS_1
"Cita-cita yang buruk!"
"Tapi memang benar sayang,tuh sampai kamu tergila-gila dengan ku"
"Aku!!! yang ada kamu" tunjuk Carla kesal
"Iya-iya aku, memang benar aku yang tergila-gila sama janda kembang seperti kamu" ujar Rendy mencium pipi Carla gemas
"Hmmmmhmmmm"
"Mbak Nia" ucap Carla malu
"Udah makin mesra aja nih"
"Kamu sih mas" bisik Carla
"Mana aku tau sayang,aku pikir mbak Nia belum datang"
"Udah, nggak usah malu gitu,suami istri juga,biasa aja deh,ini mbak bawakan kue, Rendy tadi di panggil dokter di luar"
"Kenapa mbak?" tanya Carla
"Nggak tau" jawab Nia lagi
"Sebentar ya sayang,aku tinggal dulu" pamit Rendy dan di anggukki Carla pelan
"Nggak usah lebay deh la, sebentar juga! kemarin bilang nggak mau ketemu pas ketemu nggak mau pisah" goda Nia membuat Carla tertunduk malu.
***
Mohon maaf sekali dua hari ini nggak up, soalnya anak pertama panas tinggi jadi nggak konsen buat nulis tapi Alhamdulillah hari ini udah agak mendingan cuma masih sedikit rewel, semoga besok sudah baikan dan bisa up banyak ya kak🙏
__ADS_1