
"Cup"
"Cup" dua kecupan kiri dan kanan di berikan oleh Rendy
"Aku berangkat dulu sayang,jaga anak kita ,oh ya jika tidak ada jadwal operasi siang ini aku akan pulang cepat" ujar Rendy setelah mencium Carla
"Kenapa cepat pulang mas, bukan nya kamu sudah lama tidak masuk kerja?" tanya Carla penasaran
"Aku tidak bisa lama-lama berjauhan dari kalian" jawab Rendy sambil mencium bibir Carla sekilas.
"Gombal"cebik Carla membuat Rendy terkekeh kecil
"Tadi aku lihat jagoan kita masih tidur mungkin masih mengantuk efek begadang semalam"
"Iya mas biarkan saja nanti juga bangun sendiri"
"Iya sayang aku berangkat ya" pamit Rendy sambil sekali lagi mencium pipi sang istri membuat Carla tersenyum manis, Rendy tak pernah lupa mencium nya setiap pagi ini yang membuat Carla merasa sangat di perhatikan.
"Hati-hati di jalan mas" pekik Carla dan di anggukki Rendy
Setelah kepergian sang suami Carla mengambil ponselnya dan menghubungi Nia, memang sekarang hampir setiap hari Carla menghubungi kakak tirinya itu sekedar bercerita ataupun bertanya kabar hubungan mereka sudah seperti adik kakak kandung yang tak pernah lepas.
__ADS_1
"Iya, weekend ya,mbak lagi banyak pekerjaan sekarang"
"Janji ya mbak,aku kangen bilang sama Ayah lusa menginap di sini saja"
"Iya nanti mbak sampai kan" ucap Nia lembut
"La, Minggu depan kamu ada acara?" lanjut Nia
"Nggak mbak, kenapa?"
"Ikut mbak ke Singapura yuk,mbak ada undangan pembukaan butik baru dari teman mbak"
"Ardy gimana mbak? kasian kalau di bawa,masih kecil"
"Terus mas Rendy?"
"Ya izin suami kamu dulu la,siapa tau Rendy kangen pulang ke rumah nya, biarkan dia bertemu mama nya la, bagaimana pun juga hubungan ibu dan anak tidak akan pernah putus"
"Aku tanya mas Rendy dulu ya mbak,takut nya mas Rendy nggak boleh mbak,kalau aku sih mau banget mbak, udah lama nggak healing"ujar Carla sambil terkekeh kecil
"Ya izin dulu lah,kalau memang boleh kasih tau secepatnya ya la,mbak mau pesan tiket untuk kamu, Ayah juga sekalian"
__ADS_1
"Ayah ikut mbak?"
"Iya,,biar sekali-kali refreshing la,sumpek di rumah mulu"
"Oke mbak ntar aku kasih kabar ya" ucap Carla mengakhiri telpon nya
"Ke luar negeri? sudah lama sih tapi apa Ardy bisa di bawa" gumam Carla pelan, bagaimana pun juga dia tidak boleh egois,Carla harus mementingkan Ardy dari pada kesenangan nya.
Bukan tanpa alasan Nia ingin membawa Carla pergi dia ingin melihat bagaimana tanggapan mama Rendy melihat Carla benar-benar berangkat ke luar negeri meskipun ini hanyalah permainan Nia.
****
"Bi kalau ada yang cari bilang saya tidak ada di rumah" ujar mama Veni
"Mau kemana nya?" tanya Sang pembantu
"Rumah sakit"
"Nyonya sakit?"
"Bukan! saya ingin bertemu Rendy,anak itu sudah sangat kurang ajar, tidak pernah sekali pun anak itu mengunjungi ku,dia sibuk dengan kehidupan baru nya itu, pasti ini semua karena Carla"
__ADS_1
"Nya kalau saya lancang saya minta maaf tapi kalau boleh saya memberikan pendapat lebih naik Restui pernikahan Pak Rendy dan bu Carla nya karena mereka saling cinta, sejak mereka pergi ini rumah sangat sepi nya,saya rindu dengan bu Carla" aku sang pembantu
"Kamu tau apa bik, sudah jangan banyak bicara tugas mu hanya mengurus rumah bukan memberikan saran!" ujar mama Veni ketus.