Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Rindu


__ADS_3

"Bagaimana Carla mbak?" tanya Rendy


"Kamu tidak ganti baju dulu ren?"


"Tidak sempat lagi mbak"


"Kamu berdebat dengan mama mu Ren?" tanya Nia lagi


"Tidak,hanya sedikit ribut saja"


"Yang nama nya ribut tidak ada sedikit Ren,jangan mempersulit Carla,dia masih syock dengan semua ini kamu harus jaga emosi mu agar semua nya membaik" ingat Nia


"Mbak aku ingin bawa Carla jauh dari sini"


"Maksud mu?"


"Berobat jauh dari Jakarta mbak,agar dia bisa tenang"


"Ren, kondisi Carla masih belum stabil dan anak nya juga begitu kamu tidak boleh egois Ren"


"Tapi aku ingin Carla tenang mbak aku takut trauma nya tidak akan sembuh jika melihat mama ku,anak kami akan aku bawa juga mbak"

__ADS_1


"Ren,jaga Carla dan tetap di sisi nya! kemana pun kamu membawa Carla jika hatinya tidak tenang percuma, dia butuh ketenangan Ren hanya itu" jelas Nia lagi


"Tapi mbak bagaimana jika tiba-tiba mama datang lagi?"


"Ada aku,ayah mas Ben dan kamu,kita bisa menjaga nya bergantian dan nanti aku akan minta pada mas Ben untuk satu orang suster yang menjaga Carla" ucap Nia membuat Rendy sedikit tenang


"Sudah datang Ren?" tanya Ayah Bahtiar yang baru keluar dari ruangan Carla


"Iya yah,ada apa dengan Carla?" tanya Rendy khawatir


"Kamu bisa melihat Carla di dalam dia sudah tenang, Mungkin dengan adanya kamu dia semakin tenang"


"Carla Sudah sadar yah"? tanya Rendy tak percaya


Rendy berjalan pelan dia takut Carla jika Carla juga trauma pada nya.


"Sayang"panggil Rendy pelan


Carla menatap lelaki yang masih sah menjadi suami nya ini,wajah Rendy terlihat lemah bahkan berantakan tapi masih terlihat tampan.


"Sayang maaf kan aku" ujar Rendy menggenggam tangan Carla dan menitikkan air mata

__ADS_1


"Aku yang bersalah atas semua yang terjadi tidak seharusnya kamu pergi sayang,kamu hanya salah paham dengan semua itu" ucap Rendy lagi tapi Carla tetap diam.


"Kamu boleh marah sayang, boleh memukul ku, mencaci ku, membenci ku tapi jangan hanya diam sayang,aku tidak bisa melihat kamu diam begini,aku mencintaimu" aku Rendy membuat Carla menangis.


"Sayang....jangan menangis....Maaf jika kamu tidak suka aku di sini tapi aku tidak bisa meninggalkan kamu dan anak kita,kamu tau jagoan kita persis mirip kamu tapi hidung mancung seperti aku,aku selalu melihat nya sayang dia makin sehat "cerita Rendy tapi Carla masih saja tidak mau bicara, tangisan nya sudah mulai reda.


"Kamu tidak suka aku di sini sayang baiklah aku akan pergi,aku tunggu kamu di luar ya,kamu istirahat saja" lanjut Rendy mencium tangan Carla lalu beralih ke keningnya dan perlahan ingin keluar


"Ma-s" panggil Carla pelan membuat Rendy menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Carla


"Mas... ak-u, a-ku-aku kangen kamu mas" ujar Carla perlahan dengan tangisan nya,dia tidak bisa menyembunyikan lagi perasaan nya,dia merindukan sosok suaminya ini.


"Sayang"ucap Rendy tak percaya


"Ulangi sayang"


"Ak-u kangen sama kamu mas"


Rendy memeluk tubuh Carla erat dia juga merindukan istri nya ini.


"Aku juga sayang,aku merindukan kamu, hampir tiap malam aku tidak bisa tidur saat kamu tinggal,mau percaya atau tidak itu lah kenyataan nya hingga tubuh ku saja tidak terurus lagi hanya karena memikirkan kamu" cerita Rendy lagi

__ADS_1


Carla menangis dan mengusap lembut pipi sang suami, memang benar tubuh Rendy mulai mengurus padahal baru beberapa pekan saja mereka berpisah.


"Jangan pergi lagi sayang,aku tidak bisa tanpa kamu" ucap Rendy sedikit mengisak mencium pipi Carla,banyak yang ingin dia katakan pada istrinya ini tapi tidak sekarang.


__ADS_2