Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Sakit


__ADS_3

"Aww....." ringis Carla merasakan tubuh nya sakit semua sedangkan Mr.Pieter masih tertidur lelap di sebelah nya.


Ntah kenapa saat ini melihat wajah sang suami sangat menyeramkan menurut Carla.


Carla hendak bangkit tapi tangan nya di tarik Mr.Pieter hingga dia terjatuh kembali ke ranjang.


"Mas, ************ ku masih sakit,tolong jangan dulu" ujar Carla lemas


"Maaf kan aku semalam aku sangat bernafsu melihat kamu"


"Kamu mabuk semalam mas"


"Iya, teman-teman ku mengajak minum" jawab Mr.Pieter berbohong,dia minum karena memikirkan Ambar yang kabur dari apartemen nya.


"Kamu menyakiti ku semalaman mas, sangat sakit"


"Maaf aku tak sadarkan diri, setelah melihat ponsel aku merindukan mu"


"Tapi aku benar-benar tersiksa mas kamu melakukan nya dengan kasar, ************ ku perih bahkan rasa nya tak bisa bergerak"ungkap Carla


"Maaf kan aku baby,lain kali aku akan lebih mengontrol diri" ujar Mr.Pieter dan di anggukki Carla pelan,kali ini Carla percaya pada sang suami, memang mungkin efek Alkohol membuat suaminya jadi beringas.


"Kamu mau aku mandikan?"

__ADS_1


"Tidak mas,aku bisa sendiri! aku ingin berendam sejenak badan ku sakit semua"


"Ya sudah, setelah itu siapkan sarapan ku" ujar Mr.Pieter,Carla segera beranjak ke kamar mandi,kenapa hidup nya tidak seindah yang dia bayangkan bangun sudah tersedia makanan dan shopping semaunya lalu nongkrong di mana pun dia mau,tapi sekarang kenapa Mr.Pieter seakan mendominasi diri nya dan melayani semua nya.


****


"Kita jadi ke rumah pak Ben mas malam ini?"


"Jadi, nanti aku akan pulang lebih cepat sayang"jawab Fahmi


"Mas, bagaimana kalau kita minta tolong pada pak Ben untuk mbak Dea bekerja di kantor baru nya"ujar Shela


"Tidak enak sayang"


"Nanti kita coba bicarakan pada pak Ben ya"


"Tolong ya mas,aku nggak tega lihat mbak Dea hidup sendiri tanpa pekerjaan"


"Iya sayang,ayo sarapan dulu kasihan anak kita belum makan" ujar Fahmi dan di anggukki Shela, sekarang Fahmi lebih sering membantu istri nya dalam pekerjaan rumah, meskipun Fahmi harus bekerja dia tetap mau membantu Shela apalagi keadaan perut sang istri sekarang sudah makin membesar membuat Shela susah untuk bergerak.


****


"Bagaimana kapar Carla ya yah,ibu rindu"

__ADS_1


"Kamu datangi saja ke apartemen nya"jawab pak Bahtiar dingin


"Yah,kamu masih marah"


"Pikir saja sendiri!"


"Yah, semua nya sudah terjadi apalagi yang ayah marahkan, coba lah berpikir jernih yah Pieter juga kaya tidak kalah dari Ben,dan hidup anak bahagia"


"Ma, Pieter itu sudah memiliki istri dan Carla istri ke dua nya"


"Tidak masalah yah yang jelas hidup Carla terjamin dan dia bahagia saja,kenapa harus kita yang repot yah"


"Tapi tidak baik ma mengambil suami orang!"


"Zaman sekarang sudah banyak yah seperti itu, sudah lumrah pelakor di mana-mana yang penting uang yah"


"Pikiran mu uang saja, terserah kamu lah! kalau terjadi apa-apa jangan mengadu pada ku" kesal pak Bahtiar


"Kenapa harus mengadu pada ayah, orang Pieter kaya raya kok bisa beli apapun pakai uang" omel mama Dina membuat Pak Bahtiar menggeleng kepala lalu pergi, istri dan anak sambung nya itu persis sama! mereka klop dengan pemikiran mereka berdua.


Dia tidak mau tau lagi tentang Carla saat ini.


****

__ADS_1


Maaf beberapa hari kemarin tidak fokus karena ada keluarga yang meninggal jadi Author harus ke sanaπŸ™πŸ™


__ADS_2