Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Nikah


__ADS_3

"Kamu sih mas bicara nya nggak di pikir dulu"


"Kok jadi aku yang salah,aku itu mau menyelamatkan kamu,kok jadi aku yang kamu salah kan,aneh!"


"Coba tadi kamu nggak datang aku kan bisa cari alasan sendiri"


"Alasan apa? kamu yang nikah siri dengan orang lain dan ini anak dia,itu mau kamu! bisa di gorok mama aku sama kamu malam ini juga"


"Ya itu kenyataan nya kan mas mau bagaimana lagi"ucap Carla


"Jujur saja lah mas"lanjut Carla putus asa


"Gila kamu la,gimana mau jujur ini sudah terlanjur jauh, bisa-bisa di coret dari Kk aku kalau jujur sekarang"


"Terus bagaimana?"


"Ya kita menikah saja dulu untuk sementara waktu la, nggak akan lama"


"Terus Bianca kamu pulang kita cerai gitu? enak di kamu dong,aku yang jadi janda lagi"


"Lah kan memang kita sudah ada perjanjian sebelumnya"

__ADS_1


"Tapi nggak sampai nikah mas,cuma sampai mama kamu pulang,tapi ini dia nggak pulang-pulang" oceh Carla


"Mau gimana lagi la, mundur juga nggak akan mungkin kita sudah terlanjur jauh, please la bantu aku sekali ini saja"


"Mas kamu minta aku bantu kamu kali ini tapi ini tentang hidup aku mas,masa depan aku! seorang istri bukan untuk mainan,cukup sudah aku menyepelekan pernikahan dulu tidak dengan sekarang mas,maaf aku nggak bisa" ujar Carla bangkit dan berjalan kearah lemari pakaian.


"Kamu mau apa la?"


"Mas seperti nya aku harus pergi,aku nggak bisa lagi ada di sini mas,aku nggak bisa menjalani semua ini, pernikahan bukan barang mainan,aku takut karma"


"La,aku mohon la jangan pergi aku terlanjur nyaman bekerja sama dengan kamu"


"Bukan nyaman mas tapi hanya aku perempuan bodoh yang mau menerima tawaran gila kamu ini" ujar Carla membuat Rendy terdiam


"La,,, sudah ya kamu lagi emosi kita bisa bicarakan ini baik-baik dan cari jalan keluarnya ya la,jangan pergi mama bisa marah la, ingat kamu lagi hamil"bujuk Rendy


"Mas justru mama akan lebih marah lagi kalau tau semua nya"


Rendy memeluk Carla agar menghentikan aktivitas nya.


"Mas lepas!"

__ADS_1


"Nggak...kamu nggak boleh pergi la"


"Lepas mas" ujar Carla berusaha melepaskan diri nya karena terasa sesak


"Oke tapi kita bicarakan baik-baik ya"


Rendy mengajak Carla untuk duduk di ranjang.


"Kalau kamu mau menikah aku akan kasih kompensasi besar, kamu bisa memakai nama ku di akta kelahiran anak mu nanti,terus aku akan memberikan kamu tempat tinggal yang layak setelah kita bercerai, bagaimana?" tanya Rendy memberikan penawaran


"Mas,aku memang butuh uang tapi aku tidak mau memanfaatkan ketulusan seorang ibu mas,jika mama sudah mencurahkan kasih sayang nya pada anak ku nanti lalu dia tau siapa aku dan asal ku sudah pasti dia kecewa mas,kamu tau kecewa nya seorang ibu seperti apa? dia bisa saja tidak akan mau bertemu kamu lagi mas,lalu aku akan merasa berdosa seumur hidup"


"Biar itu jadi tanggung jawab ku la,kamu cukup jalani saja peran mu, untuk mama aku yang akan beri dia pengertian paling juga sampai Bianca hamil" ujar Rendy kekeh, sebenarnya Carla hanya takut satu hal takut jika dia jatuh cinta pada Rendy,Carla tidak ingin menjadi pelakor lagi,cukup sudah Nia kakak tirinya yang terluka dulu tidak dengan orang lain lagi.


"La,aku mohon bantu aku kali ini saja" mohon Rendy


"Baik lah dengan satu syarat"


"Apa?" tanya Rendy cepat


"Jelaskan semua nya pada kekasih mu,aku tidak ingin terjadi kesalahpahaman mas,aku tidak ingin di permalukan nanti di depan umum sebagai pelakor" pinta Carla membuat Rendy terdiam,ini yang belum bisa dia cerita kan pada Bianca, Rendy tau kekasih nya itu keras kepala bukti nya Bianca mampu meninggalkan Rendy hanya demi kuliah nya, padahal Rendy sudah beberapa kali meminta nya menikah tapi Bianca tetap belum siap.

__ADS_1


"Jika tidak bisa aku pergi" ujar Carla lagi


"Eh...... jangan la, bisa -bisa,nanti aku akan coba bicara pada Bianca" jawab Rendy cepat.


__ADS_2