
Shela kepikiran dengan sang kakak nya, apakah Heru sakit karena di hajar oleh Fahmi tempo hari jika ia kenapa sang kakak tidak menghubungi nya,apa Dea tau penyebab sakit nya Heru?.
Shela mencoba memberanikan diri untuk menghubungi sang kakak.
"Hal-lo dek" jawab Dea sedikit terbata
"Ya mbak,apa kabar? kamu kapan main ke sini?" tanya Shela basa-basi
"Iya Dek nanti ya mbak cari waktu dulu,hiks"
"Mbak kamu kenapa?"
"Nggak dek sedang nggak enak badan aja, pilek " bohong Dea sambil menghapus air mata nya,Dea baru saja di pukuli sang suami karena bertanya apa yang sudah terjadi pada suaminya hingga pulang babak belur kemarin.
"Yakin mbak?"
"Iya dek, nggak papa,kamu apa kabar? suami mu mana?"tanya Dea
"Ada mbak sedang ngopi di teras, beberapa hari ini aku nggak enak badan jadi ma Fahmi nggak ke kantor" jelas Shela
__ADS_1
"Alhamdulillah ya dek sekarang kamu udah nikah dan udah ada yang jaga kamu, semoga rumah tangga kalian baik-baik saja" do'a Dea
"Amiin..." sahut Shela pelan
"Andai saja kamu tau mbak kalau aku istri ke dua pasti kamu bakalan kecewa berat mbak sama adikmu ini,ini yang membuat aku tidak ingin menambah beban pikiran kamu,aku tau kalau kamu sering di perlakukan kasar sama suami kamu mbak" batin Shela
"Mbak aku mau transfer uang buat keponakan ku tapi cuma 1 juta mbak,di terima ya buat tambah-tambah susu nya" ujar Shela
"Nggak usah Shel kamu sudah punya keluarga jadi nggak perlu pikirkan mbak lagi,mbak ada kok"tolak Dea
"Terima saja mbak,aku lagi ada rezeki lebih" ujar Shela lagi
"Iya, tunggu mbak cari waktu yang pas ya" sahut Dea menutup ponselnya
Shela bisa merasakan dari suara kakak nya tertekan tapi Dea tetap menutupi nya,ntah apa yang membuat Dea bisa bertahan menikah dengan Heru lelaki yang ringan tangan itu.
Shela menghela nafas panjang, mengingat sang kakak.
"Kenapa sayang?" tanya Fahmi
__ADS_1
"Mbak Dea mas,aku rasa sekarang mbak Dea sedang tidak baik-baik saja" jawab Shela yang mulai mau bercerita tentang keluarga nya pad Fahmi
"Maksud mu?"
"Tadi aku menghubungi nya menanyakan kabar tapi sepertinya dia habis menangis suara nya berat begitu,mbak Vita bilang kalau mbak Dea pinjem uang dengan dia karena mas Heru sakit"jelas Shela
"Sakit apa? aku pukuli waktu itu?"
"Mbak Vita nggak tau,Mbak Dea juga nggak mau cerita kaya' nya,aku malas nanya mas nanti malah Mbak Dea kepikiran kasihan dia terlalu banyak beban pernikahan nya,tadi aku kirim dia uang 1 juta mas, nggak papa kan?" tanya Shela
"Kalau uang nya ada dan buat kamu cukup ya nggak papa"jawab Fahmi santai
"Kenapa nggak cerai saja sih sayang,masih banyak lelaki baik di luar sana yang mau menampung mbak Dea"
"Ntah lah mas,aku juga tidak tau masalah rumah tangga mereka,mbak Dea memang orang nya biasa memendam perasaan sendiri mas,dia tidak mau terbuka,aku saja adiknya tidak pernah dia beritahu apa yang terjadi"
"Sesekali kita main ke sana sayang kamu beri dia pengertian biar dia meninggal kan suami Bejat nya itu"
"Aku tidak mau berkomentar banyak mas karena hidup ku sendiri saja belum tau asal usul nya,kalau ketahuan bu Carla ntah apa yang harus aku lakukan" jawab Shela membuat Fahmi terdiam,benar jika Carla tau ntah apa yang akan mereka lakukan setelah ini.
__ADS_1
Fahmi menarik selimut dan ikut berbaring di ranjang bersama Shela,dari tadi dia mematikan ponsel nya karena memang tidak mau di ganggu Carla, untuk sekarang dia bisa bersama Shela tapi setelah Carla pulang otomatis dia akan bersama Carla.