Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Pergi


__ADS_3

"Bi,mana istri saya?" tanya Rendy setelah pulang tak melihat Carla di kamar.


"Tadi ibu bilang mau cek kandungan pak"


"Cek kandungan,dia mana?" gumam Rendy dan di jawab gelengan oleh sang pembantu.


Rendy segera menghubungi Carla tapi tidak bisa.


"Kemana kamu sayang" ujar Rendy mengusap wajah nya yang terlihat khawatir memikirkan Carla.


Rendy segera keluar menanyakan kepada satpam.


"Tadi saya lihat pak ibu membawa tas yang lumayan besar,saya tanya ibu mau kemana kata nya cek kandungan pak" jawab sang satpam


"Pergi nya naik apa?"


"Taksi pak"

__ADS_1


"Hufs" Rendy menghela nafas berat dia segera berlari ke arah kamar nya dan mengecek lemari,benar saja sebagai baju Carla sudah tidak ada dan Carla meletakkan kartu kredit serta Atm di atas meja hias membuat Rendy menarik rambut nya kasar.


"Sial,,,apa Carla melihat Bianca datang dan salah paham" ucap Rendy kesal


Rendy segera mengambil kunci mobil nya dan pergi mencari Carla,dia benar-benar cemas dengan kondisi Carla saat ini.


"Di mana kamu sayang, kenapa langsung pergi tidak mendengar kan dulu penjelasan ku"


****


"Tina kamu tolong bantu adik saya berbenah Pakaian nya ya" Ujar Nia dan di anggukki karyawan bernama Tina ini.


"Kalau butuh apa-apa kamu bisa minta sama Tina dan Rita ya La, mereka yang jaga butik ini jangan sungkan aku sudah mengatakan pada mereka,untuk kamar kamu sendiri berani?"


"Berani mbak"


"Ya sudah aku masih ada urusan lain kamu bisa tinggal di sini dulu"

__ADS_1


"Iya mbak, sekali lagi terimakasih mbak sudah mau menampung aku" ucap Carla lemah


"Sudah jangan berpikir macam-macam, fokus pada kehamilan kamu saja" ujar Nia sambil mengelus perut Carla yang sudah besar dia berharap Carla kuat menjalani nya.


****


Sampai malam hari Rendy mencari keberadaan Carla tapi tidak di temukan nya membuat Rendy frustasi.


"Kenapa tidak bicara dulu la,aku mencintai kamu,apa kamu tidak bisa merasakan perlakuan ku selama ini" ujar Rendy lemah, seharian dia tidak makan karena sibuk mencari Carla, sudah pukul 10 malam Rendy memutuskan untuk pulang dia berharap Carla pulang ke rumah tapi nyatanya tidak ada,dia berjalan lemas ke arah ranjang di usapnya Ranjang yang biasa Carla tiduri dan di peluknya baju yang biasa Carla pakai.


Rendy membolak-balikkan tubuh nya dia tidak bisa tidur karena gelisah, dia terus memikirkan Carla, tidur di mana saat ini istri nya itu,apa Carla sudah minum susu hamil,apa Carla sudah makan dan minum vitamin pikir Rendy,lalu bagaimana dengan cemilan nya akhir-akhir ini Carla hobi makan.


Di sisi lain Carla pun juga tidak bisa tidur karena terbiasa punggung dan perut nya di elus Rendy terlebih dahulu, sudah pukul sebelas malam tak sekalipun dia menguap merasa kan kantuk yang ada perempuan berambut cokelat ini terus memikirkan Rendy,apa sudah pulang dari rumah sakit,apa dia sudah makan malam dan apa Rendy bisa tidur tanpa dia?.


Carla mengambil ponselnya dan melihat foto dirinya bersama Rendy, beberapa bulan terakhir ini memang mereka sering berfoto berdua bahkan Rendy sering mengambil momen mengelus perut Carla sambil di foto.


Nomer telpon Rendy sengaja Carla blokir karena dia takut jika Rendy menghubungi nya meskipun Carla merasa itu tidak mungkin karena Bianca sudah kembali.

__ADS_1


"Mas,aku kangen" ujar Carla tanpa sadar memeluk ponsel nya yang berisi foto Rendy.


Dia tidak bisa menyembunyikan perasaan nya pada Rendy dia benar-benar jatuh cinta pada dokter muda itu tapi Carla tidak bisa berharap lebih dia hanya pengganti hingga sang nyonya kembali.


__ADS_2