
"Apa nggak bisa di tolak saja mas,jujur aku takut,masih banyak hal yang harus aku selesaikan terlebih dahulu mas"
"Sudah terlanjur la,gimana cara nolak nya coba! toh jadikan saja perjalanan nya sebagai liburan kamu, bukan nya ibu hamil itu nggak boleh stress jadi anggap saja liburan biar kamu fresh lagi nggak mumet terus di rumah"
"Kamu pikir ini semua gampang bagi aku mas!"
"La,ini juga nggak gampang bagi aku dan aku juga nggak nyangka kejadian nya bakalan runyam seperti ini"
"Kamu sudah bicara sama kekasih kamu mas?"
"Aku nggak bisa la,kalau Bianca tau bisa-bisa di datang dan mengacaukan semua nya Bianca pasti tidak akan terima apalagi melihat kamu hamil dia bisa berpikir buruk pada ku"
"Lalu aku harus bagaimana mas? biarkan kekasih kamu mengira aku pelakor gitu"
"La untuk saat ini diam kan saja,jangan sampai Bianca tau"
"Mas menurut ku datangkan saja kekasih mu biar kalian saja yang menikah lalu aku yang mundur"
__ADS_1
"Kalau memang ending nya di nikahkan dengan Bianca sih aku yes La,tapi kalau mama struk atau pingsan masuk rumah sakit gimana? bukan nya aku di nikahkan tapi aku yang bikin mama ku menderita la,aku akan di salah kan keluarga besar ku "
"Mas-"
"La,aku mohon ikuti saja alur nya ya jangan di bantah lagi,aku anak lelaki satu-satunya la jadi tidak mungkin aku mengecewakan mama" potong Rendy membuat Carla menghela nafas berat dia benar-benar tidak tega,lagi pula dia bingung apa dia bisa menikah karena dia masih status istri Pieter.
"Mas,aku masih berstatus istri orang meskipun kami hanya nikah siri tapi harus tetap ada perceraian "
"Urus perceraian kamu secepat nya la,aku yang akan temani kamu ke pengadilan besok"
"Meskipun bercerai tidak akan secepat itu mas aku bisa menikah lagi"
"Ya sudah lah mas terserah kamu,aku pusing!" ujar Carla sambil memijat kepala nya pelan lalu segera berbaring di ranjang.
****
"Sayang,kalau kita program adik Aslan bagaimana?"
__ADS_1
"Mas Aslan masih kecil dia masih ingin merasakan menjadi satu-satunya yang di sayang biar saja dulu mas,mbak Nia saja belum ada niatan nambah masa kamu udah mau nambah aja"ujar Sela
"Kenapa harus melihat orang sih sayang,jadi kalau Nia hamil kamu baru mau hamil?"
"Bukan gitu juga sayang tapi aku rasa rumah kita sepi hanya satu anak biar rame sayang"
"Nanti dulu deh mas jangan sekarang aku masih ingin mencurahkan semua Kasih sayang untuk Aslan dulu kalau terlalu cepat nanti kasihan Aslan mas"
"Mama juga bisa bantu sayang" bujuk Fahmi, karena Mama nya meminta Sela hamil lagi agar dia mendapatkan cucu yang banyak
"Gimana kalau kita honeymoon sayang, selama nikah kita kan belum pernah honeymoon"lanjut Fahmi lagi
"Jangan aneh-aneh deh mas, udah telat juga"
"Justru itu sayang kita buat dari pada nggak sama sekali"
"Nggak ada... nggak ada kasihan Aslan di tinggal" tolak Sela, memang ibu muda satu ini selalu memperhatikan tumbuh kembang sang anak, Meskipun memiliki baby sitter tapi Sela tetap menomor satukan anak pertama nya ini.
__ADS_1
"Ayo lah sayang"bujuk Fahmi
"Nggak!! jangan aneh-aneh ya mas"