Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Kritis


__ADS_3

Kasih like nya dong kak biar makin semangat nulis nya,yang baca part ini wajib like ya🥰🥰


Maaf sedikit maksa,,🙏


Jangan marah dan jangan pernah bosan baca cerita saya, bakalan rilis nih cerita terbaru yang membuat para pembaca sekalian greget,asli greget banget di kasih bocoran sedikit ya, tentang perselingkuhan juga tapi bukan murni kesalahan dari kedua nya..


Penasaran???? sabar sayang,nanti juga bakalan rilis jangan lupa baca ya🤭


****


"Bagaimana keadaan Carla nak?" tanya ayah Bahtiar yang juga datang saat mendengar kabar Carla pingsan d kamar mandi butik.


"Masih di dalam yah"jawab Nia pelan menahan tangisnya


"Bagaimana sayang?" tanya Ben yang juga baru datang.


"Masih di tangani dokter mas"jawab Nia sambil menangis dia kasihan dengan nasib Carla.


"Semoga tidak terjadi apa-apa pada Carla sayang"


"Mas,jujur aku takut" isak Nia

__ADS_1


Ayah Bahtiar berdiri di dinding tembok merasakan moment di mana Carla dulu kehilangan anak nya dan kini jangan sampai lagi terulang.


"Selamat kan dia Tuhan,jangan biarkan dia kehilangan lagi untuk kedua kali ini,ini bukan kesalahan nya" batin Ayah Bahtiar


"Yah,kita berdo'a ya untuk Carla ya semoga dia dan bayi nya selamat" ujar Ben dan diangguki Ayah Bahtiar


Meskipun Carla bukan anak kandung nya tapi Ayah Bahtiar menyayangi Carla layak nya anak sendiri, cukup lama dia dan Carla tinggal satu rumah dengan segala sifat Carla.


"Keluarga ibu Carla" panggil sang suster


"Iya sus saya" jawab Nia cepat


"Lakukan yang terbaik dok" jawab Ayah Bahtiar


"Pasien harus segera di operasi sekarang juga"


"Tolong selamat kan nyawa mereka dok" isak Nia


"Kami akan berusaha semampu kami bu, tolong di bantu do'a nya dari keluarga ya"pinta sang dokter dan di anggukki Nia pelan.


"Mas, kasihan Carla" ujar Nia tak tega melihat mantan adik tirinya ini menderita

__ADS_1


"Sayang hubungi Rendy segera" ucap Ben


"Rendy bukan ayah dari anak yang di kandung Carla mas,Dia dan Rendy menikah hanya Karena kesepakatan,itu anak Pieter"


"Bukan nya Rendy mencintai Carla"


"Mas aku punya janji pada Carla,aku tidak bisa mengingkari nya apalagi keadaan Carla sekarang begini"


"Sudah jangan berdebat, nyawa Carla yang terpenting dulu saat ini Ni,kita lihat perkembangan nya setelah Carla di operasi nanti"


Ben menarik tangan Nia menjauh dari sang mertua.


"Sayang, yang terpenting nyawa Carla,kamu tau kan mereka saling mencintai mungkin saja dengan kehadiran Rendy bisa membuat Carla kuat dan bisa menjalani semua ini"bisik Ben


"Tapi jika itu hanya harapan sesaat untuk Carla percuma mas,tadi Tina bilang ada seorang ibu-ibu mendatangi Carla yang membuat Carla menangis dan aku yakin itu mama Rendy, setelah itu Carla pingsan! percuma Rendy datang menghibur Carla setelah itu akan pergi lagi karena mama nya menolak Carla" jelas Nia


"Jangan membuat beban Carla bertambah mas setelah melahirkan nanti"


"Sayang,jangan pikir kan orang tua Rendy, nyawa Carla yang utama,kamu menyayangi nya bukan? aku yakin kekuatan cinta mereka bisa mengalahkan semua nya" jelas Ben membuat Nia terdiam sejenak.


"Percaya pada ku sayang, semua akan baik-baik saja" ujar Ben menyakinkan Nia

__ADS_1


__ADS_2