
"Jangan lama-lama mas,nanti aku kangen loe" ujar Nia sambil memeluk tubuh Om Ben
Nia mengantarkan suaminya ke Bandara pagi ini karena Ben akan terbang ke Bali untuk acara resort mereka.
"Kamu jangan keluyuran sayang,aku hanya dua hari saja setelah peresmian aku langsung pulang,anak papa jaga mama ya sayang jangan menyusahkan mama mu" ucap Ben sambil mengecup perut Nia pelan.
"Iya papa jangan pergi lama-lama dan jangan nakal di sana, ingat ada yang menunggu di rumah"
"Tenang saja sayang,mana bisa aku nakal pada yang lain" sahut Ben mencubit kecil hidung Nia.
Ben mengecup kening Nia cukup lama lalu Nia menyalami punggung tangan sang suami, melihat kepergian om Ben membuat hati Nia sedikit sedih,ini kali pertama nya di tinggal suami, selama ini Nia selalu ikut kemana pun Ben pergi.
Nia melambaikan tangan nya sampai tubuh om Ben tak terlihat lagi di pandangan nya, dengan perasaan sedih Nia berjalan pelan keluar dari Bandara.
"Pak Mampir dulu di mini market yang di simpang depan ya,ada yang mau saya beli" pinta Nia pada sopir pribadi nya
__ADS_1
"Iya bu"
Nia segera turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam mini market,Nia hendak mengambil coklat yang ada di rak tapi ada satu tangan yang sudah mengambil terlebih dahulu.
"Maaf" ujar Nia melepaskan tangan nya sambil menatap si pemilik tangan,tapi Nia sedikit terkejut karena merasa melihat perempuan di sebelah nya ini tapi Nia lupa di mana.
"Kalau mau ambil saja mbak,saya bisa cari yang lain"
"Tidak apa-apa ambil saja" ujar Nia memberikan Coklat nya karena kebetulan hanya ada satu coklat itu saja.
"Saya rasa juga begitu mbak,tapi saya sedikit lupa"
"Oh ya...di klinik kandungan"lanjut Shela lagi
Deg
__ADS_1
Nia mengingat nya perempuan ini datang bersama Fahmi.
"Iya....kalau begitu saya duluan ya,masih ada yang harus di beli" pamit Nia
"Iya mbak, hati-hati karena seperti nya perut nya sudah sangat besar"
"Iya, sudah mau jalan sembilan bulan" jawab Nia sambil tersenyum kecil dan pamit pergi.
Shela melanjutkan acara belanja nya karena memang keperluan di rumah nya sudah pada habis dia dan Fahmi belum sempat belanja apalagi sekarang Fahmi sudah bekerja di perusahaan yang berbeda dengan nya akan sulit untuk mereka bersama sepulang kantor.
Setelah puas belanja Shela ke arah kasir, Shela melihat Nia yang duluan selesai belanja seperti nya tidak banyak hanya beberapa cemilan dan keperluan lain nya, mereka di batasi oleh dua orang yang mengantri di depan Shela.
Shela berjalan lebih lincah dari pada Nia karena memang kehamilan Shela belum terlalu besar sedangkan Nia sudah mau jalan sembilan dan bisa di bilang tinggal menunggu hari H nya saja.
Saat keluar dari mini market Shela melihat Nia yang langsung keluar tanpa melihat kiri-kanan sedangkan taksi sedang melaju kencang Shela berteriak dan berlari kuat ke arah Nia yang menuruni tangga Mini market lalu menarik Nia hingga mereka berdua terjatuh,Nia merasa kan sakit di perut nya bahkan pangkal paha nya mengeluarkan darah sedangkan Shela pingsan di tempat.
__ADS_1