Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Manja


__ADS_3

Carla terbangun dengan merentangkan kedua tangan nya, tidur nya sangat nyenyak sekali tapi tiba-tiba Carla tersadar dia sudah di atas ranjang.


"Astaga kenapa bisa di sini" batin Carla melihat dirinya tertutup selimut


"Baju ini, astaga" pekik nya pasti ini semua di pakaikan oleh Rendy


Carla meraba bagian sensitif nya yang memang tidak mengenakan apapun, Rendy sudah tidak kuat untuk memakai nya tadi jadi dia memilih pergi.


"Mas Rendy" gumam Carla menutup mulut nya,dia segera bangkit dan ke lemari untuk memakai pakaian dalam nya lalu mencuci muka dan mencari Rendy keluar kamar.


"Mas.....mas Rendy " pekik Carla


"Mana bapak bik?" tanya nya pada sang


"Tadi keluar buk, katanya ke rumah sakit tapi bapak pesan kalau ibu bangun di minta makan dulu,terus minum susu hamil nya, cemilan ibu juga sudah di siapkan bapak di kulkas" ujar sang bibi membuat Carla menghembuskan nafas berat dia segera ke dapur.


"Kenapa mas Rendy nggak bangunin aku dulu sebelum pergi " gumam Carla pelan


Carla segera makan dan minum susu hamil nya lalu ke ruang keluarga untuk menonton televisi di rumah yang sudah seminggu dia tinggal kan ini, dia merasa nyaman di rumah ini ntah kapan Carla akan meninggal semua kenyamanan ini.


Carla memilih menonton televisi sambil tertidur,dia bosan di kamar sendiri mungkin karena sudah terbiasa seminggu ini segala aktifitas di kerjakan bersama Rendy membuat nya ketergantungan bahkan untuk tidur pun Carla tidak mau sendiri lagi.


***


"Beli saja mas, tapi jangan terlalu besar, yang sedang saja dia juga sendiri"ucap Nia

__ADS_1


"Iya,nanti aku minta Siska membelikan nya tapi hanya hak tunggu tidak untuk di jual sayang,kamu tau sendiri kan sayang kalau mama Dina itu licik dan serakah nya nanti kalau di kasih hak milik justru di jual dan dia mendatangi ayah lagi untuk meminta rumah kembali" jelas Ben


"Aku juga berpikir juga demikian mas, belikan yang sewajarnya saja supaya dia tidak tidur di jalanan, besok aku ingin menemui Carla terlebih dahulu kamu minta bu Siska urus masalah rumah itu"


"Apa Siska sudah mengirim kan alamat nya?"


"Sudah! kemarin Roni juga sudah mengabari kalau Carla sudah pulang dari luar negri aku harus segera bertemu mas agar bisa memberikan kejelasan pada ayah apa yang terjadi sebenarnya,kalau terus menerus menebak tanpa pasti membuat kepala ku pusing"


"Iya sayang jangan sampai ayah terkena bujuk rayunya lagi" ujar Ben yang sangat terlihat tidak menyukai mama Dina.


****


"Sayang,kenapa malah tidur di sini?" tanya Rendy mengusap perut Carla pelan


"Hmmmm... kenapa tidak di kamar kita?"


"Aku takut sendiri" aku Carla manja


"Ya sudah yuk aku temani di kamar"


"Kamu sudah makan mas?"


"Sudah tadi di luar,susu nya sudah di minum sayang?"


"Sudah"

__ADS_1


"Vitamin nya?"


"Sudah"


"Cemilan buah nya?"


"Sudah mas.....aku ngantuk nggak kuat lagi untuk makan"


"Iya-iya maaf ayuk aku temani"


"Mau di usep perut nya sayang?" tanya Rendy dan di anggukki Carla pelan,ntah kenapa setiap melihat Rendy, Carla ingin selalu di manja dan anak nya pun di dalam sana sudah mulai mengerti jika belum di elus Rendy akan berontak.


Carla berbaring mendekat di dada Rendy tapi dia mencium bau parfum lain, bukan parfum Rendy yang biasa Carla cium.


"Kamu dari mana mas?"


"Rumah sakit" jawab Rendy tapi Carla tak percaya begitu saja karena tidak biasa nya Rendy pulang ada bau parfum lain.


"Mandi dulu mas,bau kamu lain" Sindir Carla membuat Rendy mencium bau tubuh nya sendiri


"Bau apa sayang, nggak ada bau aneh-aneh kok"


"Mandi dulu sana,aku tidak suka!'ketus Carla


Dari pada membuat mood ibu hamil ini makin memburuk Rendy segera bangkit dan kekamar mandi untuk membersihkan diri nya.

__ADS_1


__ADS_2