Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Yatim piatu


__ADS_3

"Mas,kenapa sebanyak ini kamu pesan makanan nya?" tanya Nia


"Tadi kamu bilang mau makan semua nya sayang ya aku pesan saja, sekalian susu hamil nya kita belum sempat belanja kondisi kamu masih lemah bukan" jawab Om Ben tanpa dosa membuat Nia mengusap wajah nya, siapa yang akan menghabiskan makanan sebanyak ini pikir nya.


"Sudah mandi sana,aku siapkan dulu makanan nya" perintah om Ben dan diangguki Nia


Selesai makan mereka duduk di sofa,Nia sibuk mengikir kuku nya sedangkan Om Ben mengecek ponselnya karena ada beberapa email masuk.


"Sayang,susu nya di minum dulu mumpung masih hangat" ujar Om Ben mengingat kan karena dia sudah susah payah membuat kan susu hamil untuk sang Istri.


Kini om Ben harus banyak mempelajari tentang kehamilan agar bisa menjadi suami siaga.


"Mas rasanya sedikit amis" ujar Nia


"Masa'"


"Kalau kamu tidak percaya coba deh" ujar Nia menyerahkan setengah gelas yang masih berisi susu putih tersebut, Alih-alih mengambil susu dari tangan Nia justru om Ben mencium bibir istrinya ini dan memasukkan lidahnya dia dalam mulut Nia.


"Hmmmmmppp"


"Nggak sayang, justru manis" jawab Om Ben


"Kamu nyicipnya dari bibir,dari gelas ini dong" ucap Nia membuat om Ben tertawa geli


"Habis kan sayang biar anak kita sehat,besok kita ganti rasa biar kamu nggak mual" bujuk om Ben


"Tapi beneran nggak enak deh mas" rengek Nia


"Mau minum sendiri atau aku Transfer dari mulut ku" tawar Om Ben membuat Nia menghabiskan susu nya segera

__ADS_1


"Pintar" puji om Ben mencium pipi Nia bergantian.


****


"Bulan depan kita akan menikah aku akan cari penghulu nya" ujar Fahmi


"Bulan depan?"


"Ya,nanti perut mu tambah besar,bukan nya kamu malu jika orang mengetahui kamu hamil tanpa status jadi kita menikah sekitar tanggal 5" ujar Fahmi lagi dan diangguki Shela


"Katakan pada ayah mu untuk menjadi walinya"


"Aku yatim piatu pak, tidak memiliki keluarga di sini aku ikut kakak ku" jawab Shela jujur


"Maksud kamu?"


"Ya,aku ikut dengan kakak ku"


"Nanti aku akan katakan pada kakak ku, semoga dia mau menemani ku nanti"


"Ya,itu lebih baik,tapi setelah menikah kamu akan tinggal di mana?" tanya Fahmi lagi, tidak mungkin kan dia meninggal kan Shela di rumah kakak nya sedangkan Shela mengandung anak nya otomatis itu menjadi tanggung jawab nya.


"Aku tidak tau" jawab Shela


Fahmi berpikir keras dia mana dia harus meletakkan Shela


"Aku akan kontrakan kamu rumah,tapi maaf tidak bisa yang besar,hanya cukup buat kamu dan anak kita nant" ujar Fahmi yang memang tidak bisa menjanjikan kemewahan pada Shela.


Shela menerima apapun keputusan Fahmi karena sejatinya dia hanya butuh tanggung jawab agar melahirkan memiliki suami.

__ADS_1


****


"Anak papa jangan nakal di dalam sana ya,jangan menyusahkan mamamu" bisik Om Ben sambil menggosok perut sang istri membuat Nia kegelian.


"Mana dia mengerti mas"


"Bukan nya kita harus sering-sering interaksi dengan anak sayang?" tanya om Ben


"Kamu tau dari mana?"


"Artikel" jawab lelaki tampan itu polos membuat Nia gemas dan mencubit pipi nya.


"Itu kalau usia kandungan nya sudah lima bulan mas ini masih lima Minggu masih sebesar biji kacang" jawab Nia terkekeh kecil


"Jadi kalau masih sebesar ini belum mengerti?" tanya Om Ben sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Makanya kalau baca Artikel atau nonton YouTube harus sampai selesai bukan awal nya saja"


"Maaf.... habis nya terlalu senang sayang" jawab Om Ben memeluk tubuh Nia.


"Sayang, terima kasih kamu sudah membuat ku menjadi lelaki sempurna dan aku sekarang sudah percaya diri kalau aku tidak mandul"


"Maksud mu?"


"Awalnya dulu aku pesimis sayang,saat menikah dengan Ambar dia tak hamil-hamil"


"Bukan nya dia minum pil KB ya mana bisa hamil lah mas"


"Iya tapi aku sedikit takut saja sayang,takut nya malah tidak subur akibat pil itu"

__ADS_1


"Lah dia yang minum mana bisa kamu yang nggak subur mas, ada-ada saja kamu ya dia lah yang terkena dampaknya bukan kamu cinta ku" jelas Nia bertambah gemas dengan kebodohan sang suami.


"Aku mana tau sayang,tapi setelah bertemu kamu aku merasa dunia ku berbeda,kamu segala nya dan sekarang kamu hamil anak kita buah cinta kita,aku merasa menjadi lelaki yang paling beruntung di dunia ini memiliki istri cantik, pintar dan sekarang sedang mengandung benih ku, terimakasih untuk semua nya" bisik om Ben mesra membuat Nia kegelian.


__ADS_2