
"Masih tidak bisa di hubungi tu anak" kesal mama Veni karena Rendy masih saja mematikan ponsel nya hingga saat ini.
"Kemana aku harus mencari nya,apa dia meletakkan perempuan itu di rumah sakit tempat dia bekerja" Gumam mama Veni lagi
"Kenapa tidak sedikit pun mendengar kan ucapan ku,lepas kan perempuan itu"lanjut nya bermonolog sendiri
Mama Veni segera bersiap-siap dia ingin mencari Rendy ke rumah sakit jika memang dia ada di rumah sakit Mama Veni akan membawa Rendy langsung ke Surabaya karena mama Dena hanya memberikan waktu sampai besok.
****
"Bi jangan sampai membuat malu orang tua,kamu harus bicara jujur Bi,papa dan mama sudah mendatangi keluarga Rendy tapi Rendy tidak ada" tekan mama Bianca
"Mama dan papa sudah mencari Rendy tapi justru mama nya akan menjodohkan dia dengan perempuan lain Bi"
__ADS_1
"Ma aku mencintai Rendy ma"isak Bianca
"Pa,cari Rendy di tempat kerja nya,seret anak itu jika dia tidak mau menikahi Bianca masukan dia kepenjara,dia kira bisa bermain-main dengan kita,dia hanya dokter biasa pa,kalau perlu minta direktur itu pecat Rendy biar dia hidup sengsara" ujar mama Bianca geram dan di anggukki Papa Bianca setuju.
"Ma,aku hanya ingin menikah dengan mas Rendy ma, tidak dengan lelaki lain"
"Iya kita akan cari dia Bi,mama juga tidak suka di rendahan seperti ini,kami harus bisa jaga sikap Bi,jangan bodoh jika dia tidak mau dengan kamu papa dan mama akan berusaha membuat dia mengakui kesalahannya"
"Bantu aku ma agar bisa menikah dengan mas Rendy" Isak Bianca sambil memeluk tubuh sang mama.
Bianca sudah menyadari kalau dia memang tidak bisa berpisah dari Rendy karena keegoisan nya ingin mementingkan Karir membuat nya kehilangan kekasih hati nya saat ini dan hanya kebohongan ini yang bisa membantu Bianca agar Rendy mau menikah dengan dirinya.
****
__ADS_1
"Iya mas dia mirip dengan ku ya dan hidup nya mancung seperti kamu,lucu mas! aku gemes lihat nya" ujar Carla tersenyum manis sambil melihat anak lelakinya di inkubator sedang tertidur lelap.
"Perkembangan nya sudah sangat baik buk,dedek nya juga sudah mulai lahap minum susu nya"jelas sang perawat
"Terimakasih sus sudah mau membantu"jawab Carla sambil mengelus lembut pipi bayi mungil ini, Carla sangat terharu dengan perjuangan panjang nya akhirnya bayi ini lahir meskipun tidak cukup bulan.
"Dia anak yang kuat sayang, buktinya dia mampu melewati nya,aku yakin suatu saat dia akan jadi anak yang hebat dan membanggakan untuk kita" ucap Rendy
"Ya mas,tapi itu semua tergantung kamu,kamu ayah yang tepat untuk mendidik nya nanti"
"Aku akan jaga kalian sampai titik darah penghabisan ku sayang,aku tidak akan membiarkan kalian menderita,aku janji akan selalu ada untuk kalian"
"Terimakasih mas" ujar Carla menatap wajah tulus sang suami.
__ADS_1
Carla sangat bahagia dengan kehidupan nya saat ini, Rendy benar-benar lelaki bertanggung jawab dia merasa beruntung mendapatkan Rendy sebagai suaminya.