
"Mohon maaf saya tidak bisa menyelamatkan bayi nya, pasien sekarang masih belum sadar kan diri karena baru selesai operasi, untuk jenazah nya sudah bisa di urus oleh pihak keluarga" ujar sang dokter membuat tubuh Fahmi seketika lemas.
Fahmi menyandarkan tubuhnya ke dinding,dunia nya terasa hilang seketika karena mendengar kabar sang anak sudah tiada,sedih pasti Fahmi sedih meskipun dia dan Carla sering bertengkar tapi anak yang di kandungan Carla adalah anak nya.
Tanpa sadar Fahmi meninju dinding dia merasa menjadi ayah yang tidak berguna sampai membiarkan anak mereka meninggal hanya karena Carla mencari nya ke kantor.
"Lihat kondisi istri mu,biar ayah yang mengurus jenazah anak mu, perbanyak sabar" ucap Pak Bahtiar dan di anggukki Fahmi pelan
Setelah memasang baju dari rumah sakit Fahmi masuk ke ruangan,dia melihat Carla yang masih belum sadar kan diri dengan alat bantu di tubuh nya tapi Fahmi sedikit mengerutkan keningnya saat melihat leher Carla ada beberapa bekas merah dan bekas itu sangat jelas seperti masih baru tapi Fahmi masih berusaha berpikir positif mungkin terkena benturan saat Carla kecelakaan tadi.
Fahmi menitikkan air mata nya saat melihat kondisi sang istri yang terbaring tak berdaya,dia juga merasa bersalah pada Carla yang tidak terlalu peduli lagi sejak dia menikah dengan Shela.
__ADS_1
"Maaf kan aku la,maaf kan aku" isak Fahmi
"Aku tidak bisa berkata apa-apa saat kamu sadar nanti dan melihat sudah tidak ada lagi anak kita di perut mu"
Fahmi menggenggam tangan Carla dan mencium nya berkali-kali,dia merasa menyesal dengan kejadian ini,dia lengah! dia terlalu asik bersama Shela hingga mengabaikan Carla, meskipun Carla pembangkang tapi Carla tengah mengandung anak nya bahkan dulu Fahmi rela meninggalkan Nia demi tanggung jawab nya pada Carla tapi kini apa anak itu harus hilang karena kecelakaan yang di sebabkan Carla mencari nya.
****
"Carla kecelakaan mas,apa aku boleh menjenguk nya" ujar Nia
"Tapi mas aku kasihan, bagaimana pun juga dia adik tiri ku"
__ADS_1
"Iya aku tau tapi ini sudah malam sayang,besok aku akan temani kamu ke sana"bukan tanpa alasan Om Ben juga tidak ingin Nia bertemu dengan Fahmi sendiri jadi biar dia yang menemani nya.
"Ya sudah" jawab Nia pasrah dia juga tidak mau membantah sang suami
Om Ben menuntun Nia masuk ke dalam kamar untuk segera tidur,dia tidak mau Nia terlalu berpikir.
****
Ponsel Fahmi terus berbunyi di dalam mobil nya, setelah mendapatkan kabar Carla,Fahmi sambil menyetir mobil nya mengabarkan pada mama dan papa nya tapi Fahmi dan ponsel nya tertinggal di mobil.
Shela menggigit bibir bawahnya karena terlalu cemas dengan keadaan sang suami,Fahmi tidak bisa di hubungi dari tadi bahkan Shela tidak tau di mana suaminya kini padahal tadi mereka janjian untuk pulang bersama tapi Fahmi malah meninggalkan Shela dan kini telpon Shela pun tidak di angkat oleh nya membuat Shela benar-benar khawatir terjadi apa-apa dengan sang suami.
__ADS_1
"Di mana kamu mas, angkat" gumam Shela pelan
Baru hari ini Fahmi tidak memberikan nya kabar sama sekali setelah mereka menikah.