
Fahmi membuka mata nya saat mendengar isak tangis di sebelah nya.
"Nia.... kenapa kamu harus menangis aku akan bertanggung jawab untuk itu, minta cerai saja dari suami mu" ujar Fahmi yang masih mengumpulkan nyawa nya.
Shela terus menangis mengisak tanpa mempedulikan ucapan Fahmi.
"Shela!!!" ujar Fahmi terkejut melihat Shela yang menangis, tubuh nya di tutupi dengan selimut hotel.
"Kenapa kamu di sini?" tanya Fahmi sambil mengucek mata nya memastikan kalau perempuan itu benar-benar Shela
"Jadi bapak tidak sadar kalau semalam bapak sudah memperkosa saya?" tanya Shela dengan nada tinggi
"Memperkosa kamu?" tanya Fahmi heran,dia melihat tubuh nya juga t*****g,Fahmi mengusap wajah nya kasar tidak mungkin dia memperkosa Shela karena semalam jelas-jelas dia tidur bersama Nia tapi Fahmi melirik kamar yang dia gunakan saat ini adalah kamar Shela apa dia terlalu mabuk semalam.
__ADS_1
"Shel....maaf kan aku" ujar Fahmi bangkit mencari pakaian nya lalu segera memasang nya.
"Apa kamu masih perawan?" tanya Fahmi
"Bapak boleh lihat di sprei itu darah perawan saya, sekarang bapak sudah menghancurkan hidup saya" isak Shela membuka Fahmi kebingungan, bagaimana ini??
"Shel hari ini kita pulang,nanti kita bicarakan pagi setelah di Jakarta, tolong maafkan saya,saya benar-benar tidak tau kalau itu kamu" bujuk Fahmi lalu segera keluar dari kamar Shela dia juga syock dengan kejadian ini.
****
"Sudah tidak ada yang tertinggal sayang?" tanya Om Ben
"Sudah, barang nya juga ini saja sama seperti yang aku bawa dari Jakarta" sindir Nia karena dia tidak bisa belanja selama di Bali,Om Ben terus-menerus mengurung nya di kamar.
__ADS_1
"Hahaha...nanti sesampainya di Jakarta kamu belanja sepuasnya sayang,kapan perlu borong semua isi Mall nya" bujuk Om Ben membuat Nia cemberut,Niat membelikan kado untuk sang mertua saja batal.
Seperti keberangkatan sebelum nya Nia tertidur di pesawat mungkin karena kelelahan semalam Om Ben habis-habisan menggempurnya,dia hanya memberikan jeda satu jam untuk Nia beristirahat setelah nya mereka bekerja sama untuk memberikan cucu pada mama Om Ben.
Om Ben tersenyum manis melihat sang istri kelelahan oleh ulah nya, dia merasa malu sendiri dengan kelakuan nya yang hampir berkepala empat tapi serasa ABG saat bertemu Nia.
Berkali-kali dia mencium telapak tangan Nia karena merasa beruntung memiliki perempuan ini, perempuan yang sangat lembut dan cantik.
****
Fahmi dan Shela saling diam di dalam pesawat,Fahmi bingung dengan pemikiran nya sendiri bagaimana bisa dia memperkosa sang bawahan, benar-benar sial bagaimana jika Carla mengetahui nya? bisa-bisa dia ngamuk besar,jika memang Nia yang dia tiduri kemarin Fahmi siap menanggung resiko nya tapi ini Shela sang anak magang, bagaimana buruk image nya jika ada yang mengetahui dia memperkosa anak magang.
Berkali-kali Fahmi mengusap wajah nya kesal dengan dirinya sendiri yang tidak bisa mengontrol diri.
__ADS_1
Ntah bagaimana kisah selanjutnya nasib nya nanti, sedangkan Shela hanya terus menangis, meskipun tidak bersuara tapi air mata nya terus menerus menetes,dia memikirkan bagaimana nasib nya nanti.