Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Pelakor


__ADS_3

"Tinggal setuju saja apa salah nya sih ya, orang bukan kamu yang biayai juga"


"Ma, meskipun bukan aku yang biayakan semua nya tetap ada prosedur nya ma,kamu tau bukan kalau di Islam ada Iddah nya,kalau Carla tidak menuruti semua aturan ma nanti dia bakalan kualat!"


"Yah,kenapa anak harus di sumpahi begitu,bukan nya mendo'akan yang baik-baik malah do'a kan yang buruk yah, seharusnya kita bersyukur yah Carla akan menikah dengan orang kaya raya bukan seperti Fahmi yang kere itu, mobil pun nggak bisa beliin buat anak kita"


"Ma, jangan mengukur seseorang dari uang nya,Carla seharusnya lebih bersyukur bisa menikah dengan Fahmi yang membawa nya ke hal positif bukan malah keluyuran nggak jelas suami di tinggal - tinggal"


"Kok kamu jadi malah nyalahin Carla yah,dia itu habis mengalami trauma berat loe yah,anak nya meninggal terus cere,di support yah bukan malah di halang-halangi niat baik nya,bukan nya nikah itu ibadah dari pada Zina"


"Ma.... semua harus ada proses nya,kalau pernikahan cuma tujuan nya uang, kekayaan, foya-foya itu bukan ibadah tapi nafsu dan itu bisa jadi petaka ma"


"Capek ngomong sama ayah,cuma tinggal restui juga kok susah amat, hobby nya berdebat!" ketus Mama Dina meninggal sang suami tidur sendiri di kamar dia memilih tidur di kamar Carla malam ini.


Klek....


"Gimana ma,apa kata ayah?" tanya Carla penasaran


"Ayah kami ngeyel sok jadi ustad dia sekarang, capek mama jelasin nya kalau kamu mau nikah sama orang kaya punya perusahaan besar eh dia malah bilang kualat lah jadi petaka lah,pusing kepala mama"


"Ma,aku tetap akan nikah sama Mr.Pieter ma meskipun tanpa restu ayah, yang nikahin aku kan bukan ayah"


"Ya nikah aja kalau ayah kamu nggak mau datang ya sudah mama aja yang jadi saksi kamu" Carla mengangguk pelan sambil tersenyum karena mama nya mendukung nya untuk menikah lagi.


Sedang kan di kamar pak Bahtiar hanya bisa menghela nafas panjang melihat kelakuan anak tiri dan istri nya yang sama-sama sudah salah jalan karena harta.


****

__ADS_1


"Sayang mulai besok aku akan kerja di perusahaan Papa"


"Perusahaan papa kamu mas?" tanya Shela sambil mengelus dada Fahmi pelan karena mereka baru saja melakukan aktivitas ranjang.


"Iya tapi kata papa cuma staff biasa sayang,papa tidak mau ada kesenjangan sosial dia ingin melihat kinerja suami mu ini"


"Ya tidak masalah mas, apapun pekerjaan kamu asal kan halal aku dukung,meski OB sekalipun"


"Beneran sayang?" tanya Fahmi tak percaya


"Iya"


"Kamu nggak malu kalau aku jadi OB?"


"Kenapa harus malu mas,OB juga manusia kan? pekerjaan yang mulia untuk keluarga nya, dari pada mencuri di luar sana lebih baik jadi OB"


"Apapun pekerjaan mu, apapun kehidupan mu asal itu kamu aku tetap akan setia di samping kamu mas"


"Makasih sayang,sudah mau berjuang bersama,aku bangga punya istri seperti kamu,andai saja dulu aku di pertemuan pertama kali dengan kamu mungkin aku akan menikah dengan kamu"


"Eehh.....nggak salah kamu mas, waktu kamu memperkosa ku ada nama perempuan lain dan bukan bu Carla,siapa itu ya-" ucap Shela berusaha mengingat


"Nia"


"Ya Nia, perempuan mana dia"


"Cerita nya panjang sayang,dulu aku mencintai Nia kakak tirinya Carla tapi aku membuat kesalahan dengan menghamili Carla tapi rumah tangga ku berantakan lalu aku malah berbuat hal yang betul dengan menghamili kamu"

__ADS_1


"Memperkosa ku hal yang betul?"


"Iya sayang kalau kamu tidak aku perkosa sudah pasti kamu sekarang menikah dengan lelaki lain dan tidak di ranjang ini bersama ku"


"Tapi dari awal aku sudah tertarik pada mu mas hanya saja saat aku tau kamu menikah aku tidak mau menjadi pelakor"


"Kalau kamu jadi pelakor pasti seru sayang, apalagi ketahuan Carla kalian akan jambak-jambakan kamu tau kan bagaimana bar-bar nya Carla" ujar Fahmi sambil senyam-senyum sendiri membayangkan nya.


"Kamu mau di perebutkan gitu " marah Shela


"Hahaha apa salah nya sayang memperjuangkan yang kamu suka"


"Terus kamu pilih Carla dan meninggalkan aku,di mana-mana tu mas pelakor pasti selalu tersudut"


"Tapi akan menang sayang, contoh nya sekarang kamu menjadi istri ku satu-satunya"


"Ini beda cerita,coba kalau bu Carla tidak selingkuh,apa kamu akan menceraikan nya? belum tentu kan! apalagi ada anak di antara kalian pasti aku tetap di kunjungi seminggu sekali" rajuk Shela


"Cup.....cup jangan merajuk begitu sayang, membuat ku gemas pengen ***** lagi"ucap Fahmi sambil meremas squisy kesukaan nya


"Awww....mas sakit"


"Jangan kuat-kuat mas hisap nya" ucap Shela


"Mas,jangan di kasih ****** banyak-banyak besok aku harus ke kantor loe"


"Biar orang tau kalau kamu sudah ada yang punya"

__ADS_1


"Nggak deh kasih ****** pun orang udah tau mas aku ada yang punya, orang bisa lihat perut ku udah buncit gini" oceh Shela membuat Fahmi terkekeh geli dan melanjutkan aksinya.


__ADS_2