
Carla tampak sibuk dengan ponselnya saat mereka di perjalanan.
"Siapa la?"
"Mas Rendy ma,aku pamit dulu takut nya dia pulang cepat nyariin aku lagi" jawab Carla, memang Rendy sudah memperingatkan Carla jika keluar rumah harus mengabari nya terlebih dahulu dan itu di turuti oleh Carla.
"La, sebelum menikah dengan Rendy kamu tinggal di mana?"tanya mama Veni penasaran,di ingin tau kehidupan Carla sebelum nya.
"Hmmm...i-tu ma,di- ru-mah,itu ma di rum-ah"
"Rumah siapa? nenek kamu?"
"Iy-a ma di rumah nenek"
"Nenek kamu masih hidup la?"
"Nggak ma,aku numpang dan sekarang rumah nya udah di jual sama keluarga mama ku"
"O....jadi kamu masih punya keluarga la, bagus itu nanti saat kalian nikah ulang di undang aja biar mama bisa kenalan"
"Aduh.... salah ngomong lagi" batin Carla
"Jauh ma, mereka jauh semua nggak ada di Jakarta"
__ADS_1
"Jadi kamu sebatang kara di sini la?"
"Iya ma"
"Kasihan kamu la,maaf mama sempat jahat sama kamu ya la, sekarang kamu nggak usah takut sendiri lagi, ada mama nanti mama kenalin sama adik dan kakak Rendy pasti kamu suka apalagi Yuni orang nya baik la"
"Iy-a ma"jawab Carla mengangguk kecil, jujur saat ini dia tidak nyaman terus berbohong pada sang mertua.
"Itu butik nya la,kita turun di sini saja ya nanti biar pak Udin jemput kalau sudah selesai"ujar mama Veni lagi
Carla turun dan melihat banyak nya pengunjung butik, memang butik nya sangat besar.
"Ayo,sini pegangan sama mama"Ucap mama Veni menarik tangan Carla untuk berpegangan dengan nya, dengan sedikit gugup Carla berjalan fia tidak pernah ikut ke acara seperti ini.
"Ya begitulah la,tapi masih standar lah dengan kita nggak kalah-kalah amat"jawab mama Veni sambil tertawa kecil
"Jeng Veni,kapan ke sini?" sapa salah satu sahabat mama Veni
"Sudah dua Minggu jeng Ratih"
"Apa kabar jeng, udah lama ya nggak ke Jakarta, tambah cantik aja,masih perawatan kulit ya, kelihatan kenceng nya"
"Baik jeng,Masih lah jeng meskipun janda perawatan nomer satu lah"
__ADS_1
"Memang dari dulu penampilan Jeng Veni nomer satu ya, tambah muda! ini siapa jeng?"
"Ini Menantu saya Jeng,nama nya Carla"
"Menantu? Rendy udah nikah ya? kok nggak ngundang-ngundang sih jeng,mana udah isi aja lagi"
"Iya jeng,belum resepsi nanti saat resepsi di undang deh"
"Iya jangan lupa ya jeng,makan enak sendiri aja" goda sahabat mama Veni sedangkan Carla hanya diam sambil memperhatikan beberapa orang lalu lalang tiba-tiba mata Carla tertuju pada satu perempuan yang baru datang.
"Mbak Nia" gumam nya pelan
"Siapa la?"
"Nggak ma,kaya' nya aku kenal aja tapi sepertinya salah orang deh" elak Carla
"Ayo jeng masuk,banyak model baju terbaru deh seperti nya jeng harus borong nanti"
"Boleh-boleh,la ayo masuk sayang" ajak mama Veni,tapi Carla tetap memperhatikan Nia yang dari kejauhan,ya dia tidak salah lihat perempuan cantik yang berjalan itu Nia tapi tak lama kemudian ada satu perempuan lagi yang datang dan mendekat pada Nia yaitu Shela istri Fahmi membuat Carla semakin gugup ,Carla belum siap bertemu mereka apalagi ada mama Veni sudah pasti banyak pernyataan yang muncul dari sang mertua nanti.
"Ma,kita pulang aja yuk" bisik Carla
"Acara belum mulai la, kenapa pulang? kamu grogi? jangan grogi kamu itu istri dokter harus PD la, Rendy orang penting di rumah sakit jadi jangan takut, sudah kamu ikut saja kemana mama jangan pergi-pergi nanti nyasar lagi" jawab mama Veni ikut berbisik
__ADS_1
"Mama mau kenal kan kamu dengan sahabat-sahabat mama nanti,biar mereka tau kalau Rendy sudah menikah dan akan punya anak" ujar mama Veni lagi membuat Carla pasrah dia tidak bisa membantah ucapan sang mertua.