
Tak terasa waktu terus berlalu, Ardy kini tumbuh makin sehat dan Carla pun sudah melangsungkan pernikahan nya bersama Rendy kembali, Untuk Bianca kini sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf pada Rendy, Carla juga merasa bersalah pada Bianca dan dia meminta Rendy untuk mencabut laporan di kantor polisi karena bagaimana pun juga Carla turut bertanggung jawab atas apa yang di lakukan Bianca dia melakukan semua nya atas dasar cinta nya pada Rendy.
"Tok.....tok...."
"Ya sebentar" ujar Carla
"Tok...tok...."
"Ya.....sabar" pekik Carla lagi
"Clek"
"Kenapa yah?" tanya Carla yang melihat sang ayah mengetuk pintu dengan tergesa-gesa.
"Mama Dina"
__ADS_1
"Kenapa dengan mama Dina yah?" tanya Carla penasaran
"Mama Dina meninggal dunia la"ujar ayah Bahtiar lemah
"Apa? mama meninggal?"tanya Carla tak percaya
"Ya,ayah juga baru dapat kabar tadi subuh la, beliau di tabrak mobil karena menyebrang tidak lihat kiri kanan"
"Ayah bercanda?"
"Untuk apa ayah bercanda? ayo kita lihat dia sekarang la, untuk yang terakhir kali nya nanti mbak mu Nia menyusul dengan Ben" ajak ayah Bahtiar dan di anggukki Carla.
"Kamu hubungi Rendy dulu ayah tunggu di luar ya, Ardy tinggal kan saja dengan bibi, tidak baik di bawa"
"Iya yah, sebentar aku ganti baju" ujar Carla,dia segera berjalan cepat ke arah kamar, meskipun mama Dina dulu jahat padaa nya tapi Carla tak punya alasan untuk membenci perempuan itu,dia yang membesar kan Carla setelah kematian sang mama dan papa nya.
__ADS_1
Carla belum sempat meminta maaf tapi mama Dina sudah pergi untuk selamanya.
Dua puluh menit perjalanan meraka sampai di kediaman rumah yang cukup asri,Ben sengaja memberikan rumah yang sejuk agar mama Dina betah di sana.
Ada beberapa pelayat Tetangga sebelah rumah mama Dina.
Carla menangis sambil mendekat ke arah mayat sang mama, tetesan air mata jatuh begitu saja,Carla memeluk tubuh sang mama,Andai saja mama Dina bisa merubah sikap nya pasti semua ini tidak akan terjadi Carla tidak bisa mengenal kan mama Dina dengan Rendy karena keegoisan mama Dina sendiri.
"Maaf kan aku ma,aku sayang mama,maaf kan aku yang tidak bisa membahagiakan mama" bisik Carla sambil memeluk tubuh yang sudah terbujur kaku.
Carla dan ayah Bahtiar ikut ke pemakaman mama Dina untuk yang terakhir kali nya,baru saja semalam dia dan Rendy membahas tentang kabar mama Dina dan pagi ini dia mendapatkan kabar duka dari sang mama yang meninggal kan nya untuk selamanya, sedih pasti sedih tapi mau bagaimana lagi sudah suratan takdir yang harus di tempuh oleh mama Dina.
"Ma, Terimakasih Sudah membesar kan ku selama ini, terimakasih cinta kasih mama selama ini untuk ku, meskipun kita bukan ibu dan anak kandung tapi aku sudah menganggap mama seperti ibu kandung ku sendiri, terimakasih ma"batin Carla sambil menaburkan bunga di atas makam mama Dina.
"Semoga kamu tenang ma, kami semua menyayangi mu" ujar ayah Bahtiar.
__ADS_1
***
"Mohon maaf jarang up karena ada kesibukan di dunia nyata tapi Insyaallah akan saya tamat kan segera ya novel nya,dan untuk novel terbaru sudah rilis ya Terjebak rasa Cinta kalian bisa cek di profil nya,terima kasih yang tak terhingga untuk kalian pembaca setia semua nya"