
"Anda mencoba memeras saya!" marah Pieter
"Pilihan ada di tangan mu jika ingin di penjara lebih lama silahkan tapi jika tidak kamu bisa memberikan sebagian harta kamu untuk Carla karena dia sedang mengandung anak mu"
Pieter mengepalkan tangannya menatap sang mertua dengan wajah memerah penuh amarah, selama ini tak ada seorang pun yang berani mengancam nya tapi sekarang mama Dina terang-terangan ingin mengajak nya perang.
"Aku dan Carla hanya menikah siri dan tidak tercatat sah di negara jadi Carla tidak akan mendapatkan apapun dari ku, jangan coba-coba mengancam ku karena kau hanya seorang tikus kecil yang belum mengenali watak ku" jawab Pieter dengan tatapan tajam
"Terserah kamu yang jelas aku tidak ingin anak ku bercerai dengan tangan kosong,jika kau hanya menganggap ku tikus kecil itu urusan mu tapi aku bisa mengeluarkan taring ku kapan pun itu apalagi dengan keadaan mendesak "ucap mama Dina lalu pergi meninggalkan Pieter membuat Pieter sangat kesal.
Pieter meminta di hubungi pengacara nya untuk membahas masalah harta nya tapi harta Pieter tidak ada lagi dan surat cerai dia bersama Ambar pun sudah keluar ternyata Ambar sudah mengurus perceraian nya hingga Pieter harus membagi harta gono-gini sesuai dengan permintaan Ambar membuat kepala Pieter serasa ingin meledak di tambah lagi mama Dina yang datang menambah masalah baru.
__ADS_1
***
"Seperti nya aku tidak ingin kita terlibat lebih jauh lagi,tapi aku bisa membantu mu untuk bekerja di perusahaan teman ku asal kau benar-benar sadar tidak ingin menjadi kan pekerjaan sebagai alasan"
"Aku sudah sadar Ben,aku bukan Ambar yang dulu jadi kamu tenang saja"
"Bagus kalau begitu aku bisa tenang sekarang,dia akan menghubungi mu di ponsel ini" ujar Ben memberikan Ambar satu ponsel baru karena memang Ambar tak memiliki ponsel lagi, semua nya di tinggal kan di apartemen dia dan Pieter dulu.
"Maaf kan kesalahan ku di masa lalu Ben aku sadar aku salah,hanya mementingkan nafsu belaka dan sekarang aku sudah tidak ingin terlibat dengan lelaki asing dan terima kasih sudah membantu ku"
Untuk suami baru Ambar tak memikirkan soal itu saat ini,dia lebih fokus pada kehidupan nya kedepan,dia harus bekerja keras memulai semua nya dari nol.
__ADS_1
Ben bukan tak ingin membantu lebih lanjut tapi saat ini keluarga kecil nya yang lebih penting,Ben tak ingin menyakiti Nia karena Nia perempuan baik apalagi Nia sudah memberikan nya banyak hal.
Mungkin ini salah satu hukuman untuk Ambar karena terlalu lengah dengan kehidupan dunia.
****
"Wahhhh keren mas,aku suka terima kasih ya"
"Terimakasih sama papa sayang,dia yang memberikan kado ini untuk kita"
"Iya,,,tapi karena kerja keras kamu juga mas,aku bangga bisa jadi istri kamu dan bagian dari keluarga besar kamu mas" ujar Sela memeluk tubuh sang suami,dia bahagia karena rumah tangga yang awalnya kecelakaan bisa berakhir kebahagiaan karena kesabaran.
__ADS_1
Mereka sudah pindah kerumah baru yang di jadikan kado dari papa Fahmi, rumah bergaya minimalis modern yang menjadi idaman para perempuan di luar sana,Dea yang melihat kehidupan adiknya membaik pun ikut bahagia apalagi sekarang Dea sudah bekerja meskipun hanya sebagai OB tapi gajinya lumayan untuk kehidupan dia dan anak nya.
Pilihan yang sangat tepat menurut Dea meninggal kan Heru suami yang tidak bertanggung jawab kini dia dan anak nya bisa bahagia,Sela sering membantu mereka.