
Seminggu sudah berlalu dan pernikahan Carla bersamaan Rendy pun sudah di laksanakan,mama Rendy sangat berubah drastis dia sangat menyayangi Carla, keluarga besar Rendy sudah kembali ke rumah mereka masing-masing sedangkan mama Rendy yang masih betah di sana.
"Mama juga akan berangkat saat kalian bulan madu nanti"
"Ma,di cancel saja sampai Carla melahirkan,aku rasa Carla tidak akan keberatan iya kan sayang?"tanya Rendy dan di anggukki Carla pelan
"Ren,bulan madu itu penting kenapa harus di cancel!"
"Tapi aku rasa Carla tidak akan kuat ma jika harus keluar negri dengan perut yang mulai membesar"alasan Rendy
"Mama rasa kuat karena selama di rumah Carla tidak mengalami masalah untuk kehamilan nya,kamu saja yang terlalu ketakutan berlebihan Ren,ibu hamil itu butuh refreshing biar nggak sumpek di rumah mulu,iya kan la"
"Hmm.... iy-a ma" jawab Carla gugup dia serba salah menolak mertua tidak berani karena sudah terlalu banyak kebohongan yang dia ciptakan pada sang mertua, apalagi mama Rendy sudah susah payah memesan kan mereka paket bulan madu.
"Sudah besok berangkat mumpung kandungan Carla belum terlalu besar, nikmati liburan kalian di sana rumah jangan di pikirkan ada bibi"
__ADS_1
Rendy hanya menghela nafas panjang menolak pun percuma karena tidak akan ada gunanya mama nya kekeh ingin memberi kan mereka yang terbaik tapi persoalan nya sekarang ada pada Bianca yang meminta Rendy menyusul nya sedang kan tiket pesawat yang di pesan mama nya tujuan Turki saat ini jadi berbeda jauh dengan tempat tinggal Bianca
****
"Aku rasa ayah sedang dalam masalah?"tanya Nia pada sang ayah yang akhir-akhir ini hanya diam seperti memikirkan sesuatu.
"Tidak,ayah hanya kepikiran mama Dina"jujur Ayah Bahtiar
"Mama Dina??"
"Mama Dina menjadi pengemis yah?" tanya balik Nia tak percaya dan di anggukki ayah Bahtiar
"Aku pernah bertemu Carla dan mertua nya di salah satu acara yah"
"Carla masih bersama Pieter?"
__ADS_1
"Seperti nya tidak yah mertua baru nya"
"Anak itu tidak pernah berubah,terus saja menikah yang tidak jelas,dan pada akhirnya bercerai"oceh ayah Bahtiar
"Yah,kita tidak boleh menghakimi orang lain mungkin ada sesuatu yang terjadi karena aku lihat Carla seperti memiliki beban juga hanya saja kami belum sempat bercerita lebih banyak"jelas Nia
"Tapi tidak semestinya dia meninggalkan mama nya dan membiarkan beliau mengemis di jalanan ni, bagaimana pun juga jahat nya mama Dina dia yang sudah melahirkan Carla, mengurusnya dan membesarkan nya,hanya Carla harapan mama Dina dan kini dia bersenang-senang menikah lagi sementara meninggal kan mama nya"
"Ayah tau dari mana cerita itu?"
"Mama Dina sendiri,dia mengatakan kalau Carla meninggal kan nya saat dia kecelakaan di rumah sakit hingga mama Dina berjuang hidup sendiri sekarang!"
"Yah,nanti aku cari tau kebenaran nya ya,jangan mengambil keputusan sepihak nanti ayah menyesal,cukup sudah kesalahan dulu menikah dengan nya yah,aku tidak melarang hanya mengingatkan ayah saja,saat ini aku ingin yang terbaik untuk ayah"jelas Nia dan di anggukki ayah Bahtiar
"Ayah tidak ingin kembali lagi Ni,hanya saja ayah kasihan pada kehidupan mama Dina"jelas pak Bahtiar cepat,dia takut anak perempuan nya ini salah paham
__ADS_1
"Nanti aku coba cari Carla yah agar ayah tenang" ujar Nia lagi mencoba menenangkan hati sang Ayah agar jangan terlalu mengkhawatirkan mantan istri nya itu.