
Carla merenggangkan kedua tangan nya tidur nya malam ini terasa sangat nyenyak, sudah lama sekali Carla tidak merasakan tidur di ranjang empuk dengan kamar ber-Ac seperti ini bahkan dia sampai lupa kapan terakhir kali menikmati kenyamanan ini.
"Sudah bangun, seperti nya tidur mu nyenyak sekali semalam"ujar Rendy membuat Carla segera bangkit
"Santai saja hari ini tidak usah ke rumah sakit,mama ingin kamu temani dia di rumah"
"Tapi aku tidak mengerti nanti harus bersikap bagaimana mana mas,aku juga baru kenal dengan pelayan di sini"
"Bersikap baik lah karena mama bisa saja ingin menilai kamu untuk para pekerja mereka sudah aku atur jadi tidak ada masalah untuk itu"
"Tapi-"
"Jangan membantah ra,aku harus segera berangkat sekarang, sudah tidak ada waktu lagi"
"Aku antar keluar mas"
"Tidak perlu aku bisa sendiri,kamu di kamar saja! segera mandi dan temani mama, beliau sudah di meja makan" ucap Rendy segera mengambil tas dan keluar dari kamar bersiap untuk pergi.
"Apa begini setiap hari nya istri kamu Ren? di saat suami ingin kerja pun dia belum juga bangun, istri macam apa itu" ketus mama Rendy
__ADS_1
"Ma,Clara sedikit lelah ma! maklumi saja lah nama nya juga kami pengantin baru jadi itu hal yang biasa"
"Tapi ada tata cara jika sudah bersuami Ren, tidak mementingkan diri sendiri"
"Ma,jangan di perpanjang lagi,aku yang meminta Carla tidak perlu mengantarkan ku bukan nya hari ini mama meminta Carla di rumah saja menemani mama"
"Iya,tapi mama tidak suka jika seorang istri bangun siang Ren, istri mu perlu di kasih tau dan perlu di tatar agar bisa membedakan semasa gadis dan bersuami"
"Jangan terlalu keras ma, Carla masih baru"
"Sudan pergi sana biar istri mu jadi urusan mama,kamu tidak perlu ikut campur ini urusan perempuan" ucap mama Rendy
****
"Belum bu, mungkin masih ada pekerjaan lain tapi sebelum ibu siuman anak ibu rutin datang kemari bahkan mengurus keperluan ibu" jawab sang suster
"Lalu bagaimana dengan kaki saya sus, kenapa belum juga bisa bergerak,saya harus mengurus semua urusan saya sus,banyak sekali yang terbengkalai karena kecelakaan sialan ini"ujar mama Dina kesal,dia berpikir tentang gugatan perceraian Carla yang baru saja dia ajukan setelah mengurus sidang pengesahan pernikahan Carla di pengadilan karena Carla yang meminta cerai sedangkan Pieter tidak mau menceraikan Carla sampai saat ini,Pieter tidak mau melepaskan Carla begitu saja setelah melepas kan Ambar yang kini sudah bahagia menata hidup nya.
"Bu,ibu masih dalam tahap pemulihan jadi jangan banyak bergerak ya bu kalau tidak nanti tulang nya akan bergeser dan harus di operasi ulang bu"
__ADS_1
"Tapi saya harus bertemu anak saya sus"
"Sabar bu pasti beliau akan datang"
"Kenapa sus?" tanya Rendy yang baru datang melihat mama Dina sedikit berontak
"Ibu ini ingin bertemu anak nya dok"
"Carla bu?"
"Iya dok, dokter kenal?" tanya mana Dina
"Kebetulan beliau sedang bekerja bu dalam beberapa waktu ini tidak akan bisa datang tapi dia sudah menitipkan ibu pada kami dan sudah membayar semua biaya ibu selama di rumah sakit ini"jelas dokter Rendy
"Tidak mungkin dia meninggal kan saya dok?"
"Kemungkinan beliau akan melihat ibu tapi tidak dalam waktu dekat ini bu,dia bekerja"
"Dimana dok? saya harus bertemu dia dan bicara sesuatu"
__ADS_1
"Saya kurang tau bu"
" Kerja di mana Carla sekarang,apa dia sudah mendapatkan lelaki kaya raya hingga bisa membayar biaya rumah sakit ini,kalau iya aku harus segera bertemu dengan nya" batin mama Dina.