
Hari ini kepulangan mereka Rendy selalu siaga menjaga Carla,mulai dari semua belanja mereka dan barang bawaan mereka Rendy membantu Carla dia tak membiarkan istri nya sendiri mengerjakan semua nya dan di Bandara Rendy selalu menggenggam tangan Carla,dia sangat hati-hati menjaga Carla.
"Kalau capek tiduran saja" ujar Rendy saat mereka sudah di dalam pesawat.
Carla hanya mengangguk pelan tapi mata nya enggan terpejam membuat Rendy menarik kepala Carla untuk bersandar di bahu nya, sambil mengusap lembut kepala Carla Rendy menatap kearah langit yang cerah di luar sana.
Semalam Rendy berpikir akan menjalani hidup bersama Carla dia sudah jatuh hati para perempuan ini,dia akan memutuskan untuk berpisah dari Bianca dan meminta Carla menjadi istri selama nya untuk dirinya tapi Rendy sengaja menunggu moment yang tepat agar Carla bisa merasakan kalau dirinya benar-benar jatuh cinta pada Carla untuk itu Rendy mulai merubah perlakuan nya pada Carla,Lewat perhatian yang dia tunjukkan.
Rendy berpikir jika dia bersama Bianca pasti akan selalu di warnai keributan karena sifat keras kepala Bianca yang selalu ingin di turuti kemauan nya sedangkan Rendy juga keras, Bianca ingin menjadi wanita karir, wanita hebat sedangkan Rendy butuh istri yang di rumah yang sepenuhnya mengurus dirinya dan anak-anak nya kelak, untuk masalah anak di perut Carla dia akan menyayangi anak itu seperti anak nya sendiri untuk itu dia mulai menjaga nya.
__ADS_1
Kehidupan Carla dulu Rendy tidak mau tau yang jelas dia akan menutup luka hati Carla dengan rasa cinta nya.
Rendy menatap perempuan di samping nya ini sedang tertidur pulas,di kecupnya kening Carla berkali-kali membuat siapa saja yang melihat menjadi iri, mereka bisa merasakan tulus nya cinta dokter tampan ini pada sang istri.
****
"Mas,maaf jika aku selama ini mengecewakan mu tapi aku minta satu kesempatan kedua mas" mohon mama Dina
"Mas,aku akan berubah,aku janji"
__ADS_1
"Terlambat,kenapa aku tidak mendengar kata-kata itu saat kita masih bersama!"
"Mas hiks....hiks....aku janji mas akan memperbaiki semua nya"Isak mama Dina
"Aku akan mintakan satu rumah pada Ben untuk mu, meskipun kecil tapi bisa untuk tempat kamu berteduh dari pada di bawah kolong jembatan tapi ini terakhir kali nya aku membantu mu anggap saja harta gono-gini dari pernikahan kita dulu,jika rumah yang kita tempati dulu yang kau minta itu rumah Nia,hak Nia bukan diriku" jelas Ayah Bahtiar
"Aku tidak butuh semua itu mas,aku hanya butuh kamu,kita kembali lagi seperti dulu"
"Maaf, sekali lagi maaf,aku tidak bisa! bisa membantu mu saja sudah syukur karena Nia akan marah pada ku,aku pun juga tak memiliki rasa apapun pada mu kecuali rasa kasihan"ucap Ayah Bahtiar lagi membuat mama Dina terdiam, memang dia aku dia dulu jahat tapi kini hidup nya sangat memprihatikan tidur di bawah kolong jembatan dan mengemis pekerjaan yang bisa dia lakukan untuk menyambung hidup.
__ADS_1
"Mas!!!!" pekik mama Dina saat ayah Bahtiar pergi tapi tak di hiraukan ayah Bahtiar.
Ayah Bahtiar tak sengaja bertemu dengan mama Dina saat dia keluar dari sebuah toko,dan mama Dina sedang mengemis di sana hingga dia tidak bisa lari lagi saat sudah bertemu muka.