
"Bagaimana jika benar-benar terjadi apa Rendy siap untuk kehilangan Carla? apa yang terjadi dengan Rendy nanti,apa akan gila?" batin mama Veni khawatir dengan nasib anak lelaki nya itu.
"Apa yang harus ku perbuat,apa aku harus memaksa Rendy menikah dengan perempuan lain? bagaimana jika pernikahan nya tidak berjalan mulus,jika Rendy bercerai, image nya sebagai dokter bisa hancur karena kawin cerai" lanjut nya lagi sambil membolak-balik kan majalah
"Nyonya"
"Nya" panggil sang bibi sedikit kuat
"Ya bik,,,"jawab mama Veni kaget
"Maaf nya ada tamu di luar"
"Siapa lagi bik yang datang malam-malam begini,apa dia tidak tau kalau Rendy tidak ada di rumah?"
__ADS_1
"Itu nya keluarga nya,ada mama Papa nya non Bianca"lapor nya lagi
"Ha keluarga Bianca!! ,kenapa dia datang kemari bik? mau cari ribut lagi malam-malam begini,bikin repot saja"
"Saya tidak tau nya, lebih baik nyonya lihat dulu di luar,apa perlu di buat kan minum nya untuk mereka?"tanya sang bibi
"Tidak usah bik, tidak perlu! bibi di belakang saja,biar saya saja yang di temui mereka " jawab mama Veni cepat dia sudah muak berurusan dengan keluarga Bianca ini.
"Ada apa lag kalian datang kemari? apa kurang bertengkar di rumah sakit dan kantor polisi kemarin?" ujar mama Veni ketus
"Kami ingin minta maaf bu, tolong temukan kami dengan Rendy,kami ingin meminta Rendy mencabut laporan nya"mohon mama Bianca
"Buat apa? toh kalian yang membuat genderang perang ini bukan! kenapa sekarang malah kuncup tanpa perlawanan begitu?"
__ADS_1
"Itu karena Bianca sangat mencintai Rendy buk,dia rela melakukan apapun demi tidak berpisah dari Rendy" jelas mama Bianca
Mama Veni terdiam sejenak, lagi-lagi karena cinta membuat seseorang jadi buta, Bianca bisa melakukan apa saja karena dia sangat mencintai Rendy, wajar Rendy bisa gila jika jauh dari Carla semua itu karena cinta,apa dia harus merestui Carla dan Rendy pikir nya.
"Saya betul-betul minta maaf bu dengan kejadian ini, Bianca sangat menyesal saya jamin dia tidak akan menganggu Rendy lagi bu,saya mohon"
"Kalian bicarakan saja pada Rendy langsung dia tidak di rumah saat ini, kalian bisa bertemu Rendy di rumah sakit sekalian kalian jelaskan pada pihak rumah sakit kalau anak saya tidak bersalah dalam kasus ini murni karena di fitnah oleh anak kalian" pinta mama Rendy
"Tapi"
"Kalian boleh pergi saya capek ingin istirahat,besok saja" potong mama Veni membuat keluarga Bianca pergi, mereka mengaku salah karena Bianca sudah memfitnah Rendy dan mereka bersedia minta maaf pada pihak rumah sakit.
Setelah kepergian Keluarga Bianca mama Rendy segera kelantai atas tepatnya kamar Rendy sudah lama sekali anak lelakinya itu meninggal kan rumah sejak kepergian Rendy memang rumah terasa sepi,mama Veni membuka pintu kamar Rendy dan melihat foto pernikahan Rendy dan Carla yang terpanjang besar serta foto mereka berbulan madu, terlihat jelas raut bahagia mereka berdua, Rendy benar-benar lelaki baik dan bertanggung jawab dia bisa menjaga Carla hingga melahirkan tanpa menyentuh nya sekali pun,anak lelakinya itu benar-benar sukses untuk urusan akhlak,wajar Rendy menuntut Bianca,Carla saja yang sudah sah mampu Rendy tahan apalagi Bianca yang hanya sebatas pacaran.
__ADS_1