Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Sah


__ADS_3

"Saya terima nikah dan kawin Shela Preswari dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"


"Bagaimana para saksi Sah"


"Sah"


"Sah"


"Alhamdulillah"


Shela menyalami punggung tangan Fahmi lelaki yang baru saja menjadi suaminya ini.


Dua kali sudah Fahmi mendengar kata sah untuk dirinya.


Pagi tadi Carla pamit terbang ke Singapura dengan teman-teman nya dan sore ini Fahmi melangsungkan pernikahan Siri nya dengan Shela, semua nya tampak sederhana,kakak Shela sempat curiga kenapa adik perempuan nya di nikahin Siri dan Fahmi beralasan kalau dia masih pegawai kontrak yang belum di berikan izin menikah jika sudah mendapatkan izin mereka akan menggelar resepsi dan mendaftar kan ke KUA.


Sedangkan kakak ipar Shela marah besar karena Shela menikah,dia juga menyukai Shela tetapi kenapa Shela memutuskan untuk menikah tiba-tiba, sudah beberapa kali dia mencoba menggoda ipar nya ini tapi tidak pernah berhasil dan kini Shela menikah lalu memutuskan pindah rumah.


"Kakak akan sering main ke rumah kamu ini nanti Shel,kamu juga sering mampir ya ke tempat kakak, kasihan Nisa tidak ada teman lagi sekarang" ujar Dea kakak Shela


"Iya kak,nanti sering saja ajak Nisa ke sini,kalau hari libur tinggal kan di sini saja untuk menemani ku"


"Mana bisa sekarang lah Shel,kamu masih pengantin baru nanti Fahmi malah keberatan, nikmati dulu mas bulan madu kalian" goda Dea membuat wajah Shela memerah dia yakin tidak akan ada malam pertama karena Fahmi sudah mengatakan pada nya kalau dia hanya akan memberikan nafkah lahir sesuai kemampuan nya tidak dengan Nafkah batin.


Fahmi hanya tersenyum kecil menanggapi godaan sang kakak ipar.


"Kalau begitu kakak pamit dulu Shel, sekali lagi selamat ya"


"Makasih kak" ucap Shela memeluk tubuh sang kakak.


Awalnya Shela tidak ingin meminta pertanggung jawaban dari Fahmi dia ingin keluar sendiri dari rumah kakak nya tapi jika dia tidak memiliki status akan mempermudah kakak ipar nya untuk mengganggu dirinya apalagi jika kakak ipar nya tau Shela hamil di luar nikah dia juga pasti akan terus membujuk Shela agar mau melayani nafsu bejat nya itu.


Jadi tak ada pilihan lain selain berlindung pada Fahmi lelaki yang sudah menghamili nya itu.


***

__ADS_1


"Aku kira nggak jadi datang" ucap Nia memeluk Sar dan Maya bergantian


"Kan udah janji ya datang lah,om Ben mana?" tanya Sari melirik kiri kanan tak ada batang hidung sang om


"Lagi di ruang kerja" jawab Nia


"Duduk mau minum apa?" tawar Nia


"Apa aja deh yang penting nggak ngerepotin bumil" sahut Maya


"Bentar ya" ucap Nia berjalan ke arah dapur


"Adem ya apartemen nya,mana besar lagi" ucap Maya


"Ini kalau nggak salah om Ben beli setelah bercerai dulu" sahut Sari


"Jadi si Ambar nggak tinggal di sini?" tanya Maya


"Nggak,om Ben kan setelah cerai baru tajir melintir makanya Ambar sekarang kepanasan dengan Nia"


"Ini di minum ya, cemilan nya juga ada"


"Makasih banyak loe Ni jadi ngerepotin kamu" ucap Maya tidak enak hati


"Udah...ayo di minum,gimana cerita kantor aman-aman aja?" tanya Nia


"Aman,cuma sedikit sepi nggak ada kamu" sahut Maya sambil meneguk minuman nya


"Air apaan tuh Ni,kaya' bir gitu?" tanya Maya yang penasaran melihat botol berwarna hijau.


"Air mineral May, nggak papa yuk di minum banyak manfaat nya ini May bukan air mineral biasa,ini air mineral alami dari mata air pegunungan diproses secara higienis. Dengan kandungan manfaat yang dapat menyehatkan tubuh, menyegarkan dahaga, serta menghidrasi tubuh kita kamu coba deh"


"Minuman sultan mah beda ya Sar dari kita,buah nya aja juga beda"ucap Maya lagi


"Itu strawberry ratu May,terus itu jeruk Dekopon" jelas Nia membuat Sari dan Maya saling pandang

__ADS_1


"Nggak ada jual di sini Ni?" tanya Maya


"Ada kok,cuma asalnya dari jepang gitu,aku juga nggak ngerti mas Ben suka beli nya kalau ke Mall gitu"


"Harga berapa nya?" tanya Maya penasaran


"Sekitar 1,2 juta lah untuk enam jeruk" jawab Nia sambil mengambil jeruk yang sudah dia kupas.


"Gila nih bini sultan aku biasa makan jeruk yang 20 ribu/kg Ni,takut nya malah nagih nggak mampu beli" canda Maya membuat Sari terkekeh geli


"Udah makan aja jangan banyak ngomel deh"


"Iya biasa di kantin kantor minum air mineral 7 ribuan itu udah berasa jadi nyonya aja eh ternyata si Nia minum yang harga 50 rb/botol kalah jauh lah"


"Kenapa jadi bahas itu deh, yang lain aja" potong Nia,dia memang tidak suka jika membahas tentang kekayaan sang suami nya, takut di bilang pamer padahal Sari dan Maya juga sudah tau kalau om Ben bukan pengusaha biasa.


"Kata oma Indah kamu mau pindah Ya Ni?"


"Rencana mas Ben itu Sar,kalau aku belum kepikiran tapi dia nya sudah beli rumah aja, kemarin kamo baru lihat rumah nya,mana gede lagi"


"Ya beruntung dong kamu ni" timpal Maya


"Aku takut May, takut di bilang matre orang baru nikah juga untuk minta macem-macem"


"Kalau aku jadi kamu mah santai aja, malahan minta beli Villa mewah aku nya,fose-fose di sana biar para deterjen kepanasan,kamu mah lemah Ni" ejek Maya


"Justru itu aku nggak jodohin om Aku sama kamu May" celetuk Sari membuat Maya tertawa terbahak-bahak


"Cuek aja lah Ni, orang kamu nggak ngerampok kan,om Ben sendiri yang ngasih,toh kamu juga cinta sama om Ben, anggap aja timbal balik kamu ngasih anak ke dia" jawab Sari santai


"Emang nya aku jual anak apa?"


"Bukan gitu Ni, sensi banget deh sejak hamil! gini kamu ngasih Om Ben keperawanan kamu,Cinta dan sekarang anak,nah dia kasih kamu kemewahan ya timbal balik kan,jadi nggak usah ketakutan gitu deh,kalau kamu manfaatin om Ben baru kamu ngerasa nggak enak, orang kalian saling cinta,jangan bodoh Ni di luaran sana banyak yang ngincer posisi kamu jangan lemah tunjukin kalau kamu pemilik sah dari Om Ben" ucap Sari menggebu-gebu


"Iya Ni,kita dukung kamu kok jadi jangan takut,selagi kamu di jalan yang benar,jangan sampai pelakor di luar sana kamu kasih celah karena ketakutan mu ini,Pede Nia kamu istri bos besar" sahut Maya dan diangguki Sari setuju.

__ADS_1


__ADS_2