Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Lupa


__ADS_3

Sudah pukul dua siang Shela masih setia menunggu sang suami di parkiran tapi jangan kan batang hidung Fahmi mobilnya pun sudah tidak ada tapi Shela masih berpikir positif dengan menunggu Fahmi dengan setia bahkan Shela sudah melewatkan jam makan siang nya.


***


"La,aku bekerja bukan nya main-main kamu harus mengerti itu"


"Mas, lebih penting pekerjaan apa aku?"


"La... tidak -"


"Mas.....pekerjaan apa aku!" bentak Carla membuat Fahmi menghela nafas panjang,dia tak bisa berdebat dengan Carla karena perempuan ini baru saja sembuh


"Terserah kamu la" jawab Fahmi kesal


"Mas aku ingin liburan"pinta Carla


"Kamu gila La, operasi mu saja baru berjalan dua Minggu dan sekarang kamu minta liburan, pemikiran apa ini"


"Aku bosan mas,aku ingin kita liburan berdua, siapa tau kita bisa punya anak lagi lagi pula yang merasa kan semua nya aku dan sekarang tubuh ku sudah membaik"


Fahmi hanya menggeleng kecil melihat sikap Carla yang makin hari membuat nya lelah


"Aku tidak bisa pekerjaan ku menumpuk la,nanti Mr.Pieter marah


"Aku yang akan minta izin pada Mr.Pieter mas, pasti dia tidak akan marah"

__ADS_1


"Tidak usah La,aku banyak pekerjaan"


"Ayo lah mas" rengek Carla


"Jadi kamu meminta ku pulang hanya untuk itu la,gila kamu"


"Mas,aku sudah berusaha ya menjadi istri yang berdiam diri di rumah yang penurut dan kini aku hanya minta liburan mas, berdua dengan mu kenapa sulit sekali kamu kabulkan"


"Ini bukan saat yang tepat La,kamu belum pulih dan aku memiliki banyak tanggung jawab"


"Mas....aku benci kamu,kalau kamu tidak mau membawa ku liburan pergi saja kamu" usir Carla, sifat lama Carla kembali lagi, apapun yang dia minta jika tidak di penuhi pasti dia akan mengusir Fahmi.


Fahmi memilih pergi karena meladeni Carla tidak akan ada habis nya, seperti biasa Carla hanya ingin menang sendiri.


Fahmi memilih pulang ke rumah mama nya untuk menenangkan diri.


Fahmi menggeleng pelan,dia menjatuhkan tubuhnya di sofa sebelah mama nya duduk.


"Ada apa?"


"Ma, semakin lama aku bersama Carla membuat ku semakin gila ma"


"Kenapa?"


"Dia selalu saja meminta yang aneh-aneh pada ku, seperti sekarang dia minta liburan sedangkan bekas jahitan di perutnya saja belum hilang"

__ADS_1


"Liburan! benar-benar stress dia,bukan nya berduka malah mau bersenang-senang"


"Aku nggak sanggup menghadapi nya ma, kemauan Carla begitu besar membuat ku kewalahan"


"Bantu aku ma"


"Mama juga bingung dengan Carla itu Mi, sebenarnya mama setuju saja kamu menikah lagi dan menceraikan nya karena sudah tidak ada anak di antara kalian tapi mama takut justru Shela yang menjadi korban keegoisan Carla"


"Shela!!"


"Ya Shela"


"Astaga aku ada janji dengan Shela ma,kenapa aku bisa lupa" ujar Fahmi mengusap wajah nya kesal lalu segera pergi


Fahmi meraih ponsel nya tapi Shela tidak bisa di hubungi apa Shela marah pada nya,ini sudah pukul empat sore apa Shela sudah pulang?.


Fahmi segera mengarahkan mobil nya ke arah rumah mereka tapi pintu rumah masih terkunci menandakan tidak ada orang.


"Shela...sayang" panggil Fahmi tapi sepertinya Shela memang belum pulang Fahmi pergi kembali ke kantor.


"Ada apa pak?" tanya security yang masih berdiri di pos


"Apa ada yang lembur?"


"Tidak pak seperti nya ruangan sudah kosong semua tidak ada lagi orang"jawab sang security membuat Fahmi cemas,dia meraih kembali ponsel nya tapi nomer Shela tetap tidak bisa di hubungi,Fahmi memutar mobil nya ke arah parkiran ujung tempat di mana dia dan Shela janjian tapi tidak ada sosok istri nya di sana.

__ADS_1


"Kamu di mana Shel,maaf kan aku sayang karena mengabaikan mu"gumam nya pelan


Fahmi memukul stir mobil nya karena kesal pada dirinya sendiri bisa-bisa nya dia melupakan Shela karena Carla ingin bicara hal yang sama sekali tidak penting menurut Fahmi.


__ADS_2