Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Semakin membaik


__ADS_3

"Mas lain kali jangan lagi di ladeni aku tidak suka kamu berdebat dengan mama mas, memang dia mama tiri ku, bahkan sudah menjadi mantan tapi kamu tetap tidak usah berurusan dengan dia" oceh Nia saat mereka sampai di rumah.


"Kenapa?"


"Nanti dia malah mengincar mu mas,kamu tau sendiri kan watak mama seperti apa"


"Mengincar bagaimana? "


"Ya nanti dia mencoba mendekati mu dengan Carla,apa kamu mau?"


"Hahahah....kamu takut sayang? aku tidak akan mungkin mau dengan Carla,tenang saja sayang aku masih waras"


"Aku percaya kamu mas tapi tidak dengan mama Dina dia punya seribu macam cara untuk menjebak kamu nanti nya jadi jangan ladeni dia jika kalian bertemu seperti tidak kenal saja mas,aku juga pusing jika harus mendengar ocehan tak berbobot nya"


"Iya...iya habisnya aku gemes sayang pengen nabokin mulut dia tapi belum kesampaian"


"Husfff nggak boleh gitu mas, durhaka! dia orang tua,udah ah aku mau lihat Juna dulu udah tidur atau belum"


"Kalau sudah langsung ke kamar sayang giliran kamu tidurin aku" goda Ben dengan mengedipkan sebelah matanya.


****


"Alhamdulillah ya mas hubungan kita dengan mbak Nia dan pak Ben semakin baik,aku berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di antara kita"

__ADS_1


"Bukan salah paham sayang, memang salah ku dulu menghamili perempuan itu dan meninggalkan Nia"


"Kamu menyesal mas?"tanya Shela penuh selidik


"Bukan begitu sayang, menyesal karena sudah menikahi perempuan matre itu dan bersyukur dengan hikmah nya hingga aku menghamili kam" jawab Fahmi cepat dia takut kalau Shela yang salah paham dengan ucapan nya.


"Mas semua perbuatan ada resiko nya, semua tindakan ada penyelesaian nya dan semua musibah ada hikmahnya,kita harus banyak-banyak bersyukur mas agar hidup semakin lebih baik"


"Amiin"


"Kapan aku boleh pulang mas?" tanya Shela


"Pagi besok juga sudah boleh sayang, kamu kan lahiran nya normal,besok mama dan papa akan kesini dulu membantu beres-beres,tadi kata mama sementara waktu kita tinggal di sana saja tapi aku menolak takut kamu tidak terbiasa dan aku meminta mama saja yang sering-sering datang menjenguk" ucap Fahmi


"Nggak, Alhamdulillah nya mama ngerti,kata papa kalau butuh sesuatu langsung beritahu nanti akan dia wujudkan permintaan menantu kesayangan nya ini" ucap Fahmi membuat Shela tersenyum malu


"Mas jangan banyak meminta,aku takut nya papa keberatan mas"


"Mana mungkin dia keberatan dengan permintaan kamu sayang, apalagi kamu sudah memberikan nya cucu yang sangat tampan"


"Ya tetap saja kita harus tau mas mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan jangan mubazir kasihan kan kamu sudah bekerja capek-capek untuk kami"


"Asalkan kalian bahagia aku tidak masalah, terimakasih sudah memberikan aku kado yang aman indah sayang" ujar Fahmi sambil mengecup kening Shela pelan,dia sangat bahagia dengan kelahiran anak lelakinya ini

__ADS_1


"Terimakasih juga sudah jadi suami terbaik mas,dan semoga kedepannya kamu tidak berubah"


"Pasti tidak akan ada yang berubah sayang justru aku semakin cinta pada kamu dan anak kita"jawab Fahmi tersenyum kecil


***


"Apa ini" kesal Pieter pagi ini dia mendapatkan surat pemanggilan dari kepolisian


"Ambar tuan,ibu Ambar yang melakukan nya"


"Dia berani bermain-main dengan ku rupanya,berani sekali dia,di mana dia sekarang?" tanya Pieter


"Kami tidak bisa melacak keberadaan nya tuan"


"Arrggh.... bodoh cari dia sampai dapat"


"Bu Ambar menyewa pengacara hebat untuk menjebloskan anda ke Penjara"


"Dari mana dia mendapatkan uang,apa dia sudah berani mencuri uang ku?"


"Kami belum bisa memastikan apapun tuan karena Bu Ambar memang benar-benar tak terlacak bahkan untuk uang di rekening nya pun sekarang kami tidak tau, semua nya privasi seperti nya ada orang yang membantu nya"


"Siapa? cari sampai ke akar-akarnya tidak ada yang bisa melawan ku" marah Pieter dia merasa Ambar mengkhianati nya saat ini.

__ADS_1


"Bodoh kenapa aku bisa lengah dengan Ambar,aku sibuk dengan perusahaan ku hingga melupakan keberadaan nya" umpat Pieter kesal.


__ADS_2