
Selagi Rendy pulang ayah Bahtiar yang masuk kedalam ruangan dan berbicara dengan Carla dari hati ke hati, Rendy juga banyak bercerita dengan lelaki tua ini tentang pernikahan mereka dan perasaan nya pada Carla saat ini.
"Nak,,,"panggil Ayah Bahtiar lembut membuat Carla membuka mata nya perlahan
"Ayah senang kamu sudah sadar kembali,kamu tau ayah ketakutan saat mendengar kabar kamu masuk rumah sakit, ingatan ayah beralih saat kamu kehilangan anak pertama mu dulu, tubuh ayah serasa tak mampu bergerak lagi" ujar ayah Bahtiar
"Kamu tau kalau ayah sangat menyayangi mu nak sama seperti ayah menyayangi Nia anak kandung ayah sendiri,tapi hanya saja kamu sering menentang ayah,kamu keras kepala" ucap Ayah Bahtiar lagi sambil mengelus rambut Carla perlahan.
"Kamu tau ada seseorang yang juga mencemaskan mu di luar sana?" tanya Ayah Bahtiar dan di jawab gelengan oleh Carla.
__ADS_1
"Suami mu! bahkan untuk makan saja dia sulit karena mencemaskan mu,ayah sudah meminta nya untuk pulang tapi-" ayah Bahtiar tidak meneruskan ucapan nya,dia hanya tersenyum kecil mengingat betapa cintanya Rendy pada Carla
"Dia juga keras kepala sama dengan mu, seperti nya kalian cocok dan berjodoh" lanjut Ayah Bahtiar pelan
"Dia mencintai mu nak bahkan lebih tulus dari yang kamu tau,saat mendapatkan kabar kamu di rumah sakit saat itu juga dia di sini dan tidak mau pulang meskipun mbak mu sudah meminta nya pulang agar berganti pakaian tapi dia kekeh ingin di sini dan akhirnya sampai saat ini dia masih setia menunggu kamu sadar"cerita ayah lagi
"Ayah aku ta-kut" isak Carla menggenggam tangan ayah Bahtiar
"Jangan takut,ada Ayah,mbak mu Nia dan ipar mu Ben,yang terpenting kamu bahagia ya! ada suami mu yang siap menjaga kamu nak,jika ada yang berani menyakiti mu maka ayah duluan yang akan maju, kejar kebahagiaan mu! cukup sudah penderitaan mu selama ini,ayah berharap ini pernikahan mu yang terakhir"
__ADS_1
"Tapi Yah-"
"Sayang dengar kan penjelasan suami mu,jangan egois karena hanya akan menyengsarakan dirimu nanti nya,ada anak mu yang masih butuh dengan kamu nak, berjuang untuk rumah tangga kalian, tidak ada nama nya rumah tangga mulus, tidak ada nama nya rumah tangga damai itu hanya kamu temukan di dongeng,kamu lihat ayah bukan di hari tua saja bercerai tapi ayah tidak menyesal karena ayah juga berhak bahagia bukan dan ini kebahagiaan ayah di hari tua bersama anak dan cucu" jelas ayah Bahtiar lagi
" Turuti kata hati mu nak,jangan biarkan orang bahagia dengan penderitaan mu,ayah berharap kamu bisa mengambil sikap untuk semua ini"Ucap ayah Bahtiar lembut, lelaki tua ini memang sangat bijaksana, meskipun dia terkesan lemah memang itu sifat nya.
"Ayah keluar dulu ya,nanti ayah akan minta Rendy untuk masuk,kamu boleh marah, boleh nangis dan boleh apapun juga tapi ingat satu hal jangan sakiti dirimu sendiri" ujar Ayah Bahtiar sambil mengusap lembut kepala sang anak dan mencium kening Carla
"Semua sayang pada kamu" ucap Ayah Bahtiar lagi lalu tersenyum kecil dan segera keluar.
__ADS_1