
Malam ini Carla benar-benar sendiri di apartemen sang suami tidak pulang membuat rasa cemburu di dada Carla semakin menjadi-jadi padahal dia sudah tau konsekuensinya menjadi yang ke dua tetap saja Carla ingin menguasai Mr.Pieter sendiri tanpa memperdulikan Ambar.
"Baru juga menikah kamu sudah nggak pulang Mr, apalagi bertahun-tahun bisa-bisa kamu punya istri tiga atau empat" keluh nya
Tiba-tiba terlintas di benak Carla untuk memakai Lingerie merah nya dan berdandan secantik mungkin lalu Carla merekam dirinya dengan pose yang menggoda dan mengirimkan pada sang suami berharap Mr.Pieter membuka nya dan segera pulang bagaimana pun juga Carla ingin menguasai Mr.Pieter sendiri dia tidak mau berbagi dengan yang lain meski pun itu Ambar istri pertama nya,sifat tamak Carla akan keluar jika berhadapan dengan harta.
"Pasti kamu akan pulang mas" ujar Carla dengan tersenyum manis,dia tak mengganti pakaian nya,Carla hanya menutupi tubuh nya dengan selimut agar nanti Mr.Pieter pulang bisa langsung menerkam nya di ranjang.
****
"Sayang besok aku mengundang Fahmi dan istri nya untuk makan malam di sini"
"Mas Fahmi?" tanya Nia memastikan
"Hmmm...kamu keberatan?"
"Ti-dak hanya saja tumben kamu mengundang mereka"
"Sebagai permintaan terimakasih sudah menyelamatkan malaikat kecil kita dan kamu,kalau saja istri Fahmi tidak ada ntah apa yang terjadi sayang"ujar Ben sambil memeluk tubuh Nia
__ADS_1
"Kamu tidak cemburu lagi?" goda Nia
"Cemburu hanya untuk orang yang tidak percaya diri,aku sangat percaya diri dan aku juga percaya kamu akan menjaga cinta kita meskipun aku tak percaya penuh pada Fahmi awal nya,tapi setelah aku lihat kehidupan rumah tangga mereka juga harmonis jauh berbeda dengan Carla dulu,aku rasa Fahmi juga mencintai istri nya yang tengah hamil tua itu"
"Mas, tidak ada alasan bagi ku untuk lari dari kamu,kamu lelaki sempurna bahkan Juna sudah melengkapi hidup kita,tak ada lagi yang kurang mas"
"Ada sayang!"
"Apa?" tanya Nia cepat
"Kurang anak perempuan dan kita harus cepat membuat nya"
****
"Mas sakit, pelan-pelan" ujar Carla sedikit meringis karena Pieter menyetubuhi nya dengan kasar jauh di luar ekspektasi nya yang menginginkan suasana romantis.
satu jam setelah Carla mengirimkan pesan pada Pieter dia sedang pulang dengan keadaan setengah mabuk dia di antar oleh bodyguard nya,Pieter langsung menghampiri Carla di kamar dan memaksa Carla untuk melayani nafsu nya yang sudah di ubun-ubun.
"Kau sudah memancingku ****** jadi kau tanggung sendiri akibatnya" ucap Pieter sambil menarik rambut Carla dan menyetubuhi nya tanpa ampun.
__ADS_1
"Mas sakit....lepas mas! aku tidak mau begini" teriak Carla tapi tak di hiraukan Mr.Pieter
"Plak" Mr.Pieter memukul bokong Carla keras hingga meninggal kan bekas merah membuat Carla terpekik kesakitan.
Carla tak menikmati sama sekali penyatuan mereka kali ini, bahkan Mr.Pieter hampir tak memberikan nya ruang untuk bernafas saat mereka berciuman.
Persis seperti binatang saat ini Carla di perlakukan oleh Mr.Pieter membuat nya menangis tapi Mr.Pieter tak peduli dia terus menusuk kasar milik nya hingga dia puas dan terbaring lemah di ranjang sedangkan Carla merasa kan kesakitan di area sensitif nya.
****
"Bosan juga berdiam diri di sini" gumam Ambar
Ambar ingin keluar tapi dia tidak bisa sembarang karena bisa saja akan bertemu orang suruhan Pieter ataupun Pieter sendiri dan Ambar tidak mau ambil resiko untuk itu.
"Nonton saja deh dari pada aku harus menderita lagi" ucap Ambar menghidupkan televisi
Ambar ingin sekali Ben mengunjungi nya tapi sayang nya lelaki itu tidak pernah menampakkan batang hidungnya lagi sampai saat ini, hanya orang suruhan Ben yang mengantar kan bahan makanan untuk Ambar membuat Ambar sedikit kecewa tapi dia cukup tau diri dengan status nya saat ini,di bantu oleh Ben saja sudah membuat nya lega,jika ingin lebih berarti dia harus kehilangan nyawa nya seperti yang di katakan Ben tempo hari.
"Bahagia sekali perempuan itu , pasti ben membuat nya seperti Ratu" batin nya
__ADS_1