Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 11. Meminta Izin


__ADS_3

Keesokan paginya


Brakkk.....


"Apa katamu? Seorang Putri Duke ingin pergi ke festival rendahan itu?" Kata Ayah Zelvia ( Ester Calliorest ) yang marah karena mendengar berita bahwa anaknya, Zelvia ingin pergi ke festival.


"Iya Tuan, Nona Zelvia ingin pergi ke festival yang diadakan tahun ini" Jawab ketua bagian keuangan sekaligus tangan kanan Duke Calliorest ( Goo Hein ).


"Hein, perintahkan Zelvia untuk menemuiku! cepat!" Kata Ester.


"Baik tuan" Jawab Hein sambil membungkuk.


......................


......................


......................


Ruang kerja Zelvia


Tok....tok....tok...


"Ya masuk!" Ucap Zelvia


"Nona ini saya, Goo Hein ketua bagian keuangan πŸ™‡πŸ»β€β™‚οΈ"


"Ada apa kau kesini?"


"Nona, Tuan Ester meminta nona agar datang ke ruang kerjanya"


"Oh gitu. Ya sudah, aku akan pergi!" Kata Zelvia


"Saya pamit undur diri, nonaπŸ™‡πŸ»β€β™‚οΈ" Ucap Hein


"Hmmmm" Jawab Zelvia


"Nona..... bagaimana ini? tuan besar memanggil nona apa jangan2 karena festival? Jika itu terjadi, maka salahkan saja saya nona! saya pantas dihukum" Ucap Clez gemetaran


"Sudah....jangan begitu. Apapun yang ditanyakan oleh ayah, aku siap menerimanya" Jawab Zelvia sambil tersenyum.


"Te....terima kasih nona"


Ruang kerja


"Ayah..kenapa ayah mencariku? Kata Zelvia

__ADS_1


"Ayah ingin bicara hal penting padamu!" Jawab Ester


"Hmmmm?" Kata Zelvia


"Apa benar kau ingin pergi ke festival?" Tanya Ester


"Jadi ini hal penting nya? Haisss.... sudahlah?" Kata Zelvia dlm hati


"Iya ayah....itu memang benar!" Ucap Zelvia


"Bukannya dari dulu kau paling benci festival? kenapa sekarang kau ingin pergi kesana?" Tanya Ester


"Ayah, sifat manusia tidak selamanya sama. Terkadang sifat manusia bisa saja berubah. Aku sudah berubah ayah. Aku tidak ingin menjalani hidup seperti dulu lagi!" Jawab Zelvia


"Tapi festival adalah tempat kotor yang hanya ditempati kaum rendahan! Jika kau pergi kesana, martabat keluarga Duke Calliorest akan hancur!" Kata Ester.


"Iya ayah....aku tahu ini pasti menyulitkan ayah dan yang lainnya. Akan tetapi aku tetap ingin pergi kesana! Jika tempat itu adalah tempat yang kotor karena didatangi kaum rendahan, lalu kenapa Keluarga Vionse mau festival diselenggarakan di tempat air terjun Vionse ciptaan mereka?" Tanya Zelvia.


"Uh.....kau tidak akan mengerti itu!" Kata Ester


"Aku mengerti ayah...aku tahu itu akan menodai nama baik keluarga. Tapi....."


"Tapi apa?"


"Huh.... sudahlah, aku memohon kayak gimanapun juga gak akan dibolehin!" Ucap Zelvia dalam hati.


"Zelvia pergi dulu ayah. Salam.."


"Ya..." Jawab Ester.


Klek..... Zelvia lalu pergi keluar ruangan Ayahnya.


"Apa aku tidak terlalu kasar ya? bagaimanapun umurnya masih 16 tahun. Wajar saja dia ingin pergi ke festival itu. Tapi disisi lain aku juga tidak mau harga diri keluarga Calliorest ternodai! Tapi, melihatnya yang menyedihkan seperti itu..... hmmmmm" Ucap Ester


Di kamar


"Nona....anda sudah kembali. Bagaimana? Apa tuan menanyakan tentang festival itu?" Tanya Clez.


"Iya...." Jawab Zelvia


"Lalu bagaimana nona? Apa nona bisa pergi kesana" tanya Clez.


"Tidak....aku sudah mencoba segala cara tapi tetap saja tidak bisa. Maafkan aku ya Clez" Zelvia menggeleng.


"Ah...nona, anda tidak perlu minta maaf, saya tidak apa-apa" Ucap Clez

__ADS_1


"Ya...kalau begitu boleh tolong siapkan teh hijau untukku? aku benar-benar haus! dan juga....jangan lupa cemilan untukku ya" Ucap Zelvia


"Baik nona" Jawab Clez


Clez kemudian menyeduh secangkir teh hijau dan membuat beberapa cemilan untuk diberikan kepada Zelvia.


Tok....tok...


"Hmm? siapa yang datang pagiΒ² begini ya?" Ucap Zelvia


"Nona, ini saya Caily"


"Aduh....ternyata si muka dua itu yang datang toh" kata Zelvia dalam hati.


"Ya masuklah" Kata Zelvia


"Nona!" panggil Caily


"Ya ada apa?" Tanya Zelvia


"Kali ini drama apa lagi yang dia buat?" batin Zelvia muak.


"Nona....saya mendengar rumor bahwa Nona tidak boleh pergi ke festival padahal nona sangat menginginkannya. Saya turut berduka nona!" Kata Caily.


"Sudahlah....aku juga gak apa-apa" Kata Zelvia.


"Nona.... padahal festival benar-benar seru loh nona!" Kata Caily


"Oh....makasih. Tapi aku gak akan pergi kesana!" Jawab Zelvia tegas.


"Tapi nona!"


"Cih....dia pasti dia ingin agar aku datang ke ruang kerja ayah dan merengek marah kan? dasar muka dua!" dalam hati Zelvia.


"Aku bilang gak perlu! udah sana pergi!"


"I...iya nona!" Jawan Caily.


"Ada apa sih sama nona. Kok kayak bener2 bukan dia! Ah.... bagaimanapun juga orang bodoh tetaplah bodoh! dia pasti hanya beralasan saja. Nantinya dia akan merengek marah pada ayahnya itu!" Ucap Caily dalam hati.


"Kau kira aku seperti Zelvia yang asli? di kehidupanku yang dulu, aku sudah sering mengalami ini. Jadi aku terbiasa dengan taktik licik orang-orang" batin Zelvia.


"Tapi....mau bagaimana pun, aku tetap ingin pergi ke festival itu. Tapi, aku juga tak mau dimarahi atau lebih parahnya lagi harga diriku jatuh serta diejek para bangsawan!" Kata Zelvia.


"Nona...ini teh hijau dan cemilan anda!" Kata Clez yang tiba-tiba datang ke kamar Zelvia.

__ADS_1


"Oh...iya, taruh saja disitu!" Jawab Zelvia sambil menunjuk ke arah meja.


"Kebetulan sekali aku memerlukan nya! Ya, aku tahu bagaimana aku bisa kesana tanpa harus menodai harga diriku!" Kata Zelvia dlm hati.


__ADS_2