Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 97. Iblis


__ADS_3

Degg...degg... jantung orang-orang berdetak kencang, mereka takut keberadaan mereka diketahui oleh orang itu.


"Memangnya siapa dia? Kenapa semua orang kelihatan panik?" batin Zelvia bertanya-tanya.


"Haha, kau kira kau bisa bersembunyi dariku?" ucap orang itu tertawa besar.


"Jika kamu tidak keluar, maka semua orang disini tidak akan selamat, termasuk para pegawai!" ancamnya kembali tertawa.


Mendengar ancaman orang itu, pegawai yang tadi tersungkur di lantai berdiri dan menghampiri orang tersebut.


"Sebenarnya siapa yang anda cari, Tuan Yustaf?" tanya pegawai itu dengan sedikit gemetar.


Ya, orang itu adalah Yustaf Keiderth Belios, pangeran iblis yang suka mendatangi tempat yang ramai dan banyak manusia.


Namun, untuk apa dia ke tempat dimana manusia berada?


Sedikit cerita tentang Yustaf.....


Yustaf adalah pangeran mahkota iblis pertama setelah kematian kakak laki-lakinya yang disebabkan oleh manusia.


Yustaf berumur 142, dan termasuk iblis yang muda di dunianya. Yustaf memiliki sembilan orang saudara, dan ia adalah anak keempat sekaligus putra pertama ( sesudah kakak laki-lakinya meninggal ).


Suatu hari, saat ulang tahunnya yang ke 135, kakaknya meninggal tanpa sepengetahuan nya. Dari rumor yang beredar, sang kakak yang bernama Zeen itu meninggal karena ulah manusia. Suatu racun dari dunia sihir, yang dicampurkan dengan darah manusia membuat Zeen meninggal dunia.


Tetapi, mayat Zeen masih belum ditemukan, dan hanya terdapat gelang hitam pemberian Yustaf waktu masih kecil.


******


Kedatangan Yustaf di dunia ini, untuk mencari darah yang bisa menyembuhkan lukanya yang juga terkena serangan racun entah darimana.


Hanya darah tertentu yang bisa menyembuhkan lukanya. Luka itu terlihat biasa, namun sangat menyakitkan. Setiap tahunnya, tubuh Yustaf akan mengeluarkan darah hitam dan terdapat garis hitam yang muncul di tubuhnya.


Hari ini, ada salah satu bangsa iblis yang memberitahukan pada Yustaf bahwa ia menemukan darah segar yang bisa menyembuhkan luka dalam Yustaf. Yustaf yang mengetahuinya pun bergegas pergi ke dunia manusia dengan menggunakan sihir teleportasi yang ia miliki.


"Biar aku ingat ciri-cirinya!" pungkas Yustaf menjawab pegawai tadi.

__ADS_1


"Jika aku tidak salah ingat, Trexo memberi tahu ciri-ciri perempuan itu. Dia memakai jubah hitam, celana hitam.. Ah iya! gelang mutiara yang ia pakai!" batin Yustaf mengingat.


Dengan segera, Yustaf memberi tahu ciri-ciri orang itu pada si pegawai. Pegawai itu terdiam sejenak, ia lalu mengetahui siapa wanita yang dimaksud pangeran iblis.


Pegawai itu membuka kunci ruangan dalam dengan waspada, dengan cepat ia berteriak sekeras-kerasnya.


"HEY, APAKAH DIANTARA KALIAN ADA YANG MEMILIKI CIRI-CIRI SEPERTI INI?" tanya pegawai itu berteriak sambil menyodorkan kertas dengan ciri-ciri orang yang dimaksud Yustaf.


Semua orang menggeleng dengan cepat, kecuali Zelvia yang terkejut melihat ciri-ciri dirinya yang terdapat pada kertas.


"Ternyata ini maksudnya, rasa kekhawatiran ku sudah terjawab!" batin Zelvia.


Zelvia memilih untuk tidak membuka jubahnya, namun ia menjadikan sebagian jubah itu menjadi rok agar terlihat sedikit berbeda.


Di tulisan itu, ciri rambut si perempuan di kuncir panjang dan dikesampingkan. Melihat itu, Zelvia melepaskan kunciran rambutnya dan bergaya biasa. Ia juga menaruh gelang mutiaranya di saku jubah.


Tak hanya itu, Zelvia juga meminta pada Clez untuk melakukan hal yang serupa dengannya. Clez pun mengangguk dan menuruti perkataan Zelvia. Karena selama ini, perkataan dan perintah dari Zelvia selalu masuk akal dan membantu. Itulah salah satu alasan Clez mengabdi pada Zelvia. Ia yang tidak mendapat kasih sayang keluarga, menganggap Zelvia sebagai saudaranya sendiri.


"Nona, kenapa kita melakukan hal ini?" tanya Clez heran.


Clez yang ada di posisi belakang, tidak bisa melihat jelas ciri-ciri yang dimaksud. Namun setelah mendengar perkataan Zelvia, ia menjadi lebih waspada dari sebelumnya.


Disisi lain, tepat dimana pegawai yang menyodorkan sebuah kertas sambil teriak itu didatangi tuan pemilik kedai itu.


"Apa kau gila? Untuk apa kau berteriak-teriak seperti itu? Apa kau mau pangeran iblis itu mengetahui keberadaan kita, hah?!" kata Chers kesal.


"Tuan, tapi ini demi keselamatan semua orang! Apa anda rela menyelamatkan orang yang dicari oleh Pangeran Yustaf, dan membahayakan semua orang? Lagipula masalah tempat ini.. saya sudah memberitahukannya kok!" ujat pegawai bernama Rupee itu yang membuat Chers ternganga melihat bawahannya.


Chers mengernyitkan dahinya, "Apa kau lupa, apa hal yang paling dibenci Pangeran Yustaf?" tanyanya dengan nada tinggi.


"Ya tentu saya tahu, dia paling benci manusia!" jelas Rupee.


"Lalu, sekarang kamu ingin mencari orang yang dimaksud Pangeran Yustaf itu dan membuatnya mati?!" tanya Chers kesal.


"Tapi tuan..." belum selesai berbicara, pintu ruangan itu dipaksa terbuka oleh Yustaf. Ia lalu berteriak seperti halnya orang gila.

__ADS_1


"KELUAR KAMU, KELUAR!!!" teriak Yustaf.


Semua orang menunduk ketakutan, muka mereka pucat tak bertenaga.


"Tuan, ki-kita bisa bicarakan baik-baik!" ucap Chers memohon.


"Aku tidak punya waktu untuk berbicara omong kosong denganmu!" seru Yustaf.


"Baunya...semakin dekat! Aku yakin dia pasti ada diantara orang-orang ini!" ucap Yustaf membatin.


Tangan Clez gemetar, ia takut tapi ia tidak mau terjadi sesuatu pada nonanya. Jadi dia memberanikan diri agar tidak takut dan melindungi Zelvia.


Yustaf mendekati setiap orang dan mencari keberadaan orang yang ia maksud. Walau Chers sudah melarangnya, namun Yustaf tidak menurut dan dengan nekat Yustaf mengurung Chers di sangkar sihirnya dan tetap mencari keberadaan wanita itu.


Semua orang menutup matanya, menunduk takut atas kehadiran Yustaf.


Dimana dia? batin Yustaf bertanya-tanya.


"Semoga saja orang itu cepat ditemukan agar aku dan orang-orang lainnya selamat!" ucap Rupee dalam hatinya.


Yustaf terus menyusuri setiap jalan dan melihat orang-orang dengan tatapan tajam, ia ingin segera menemukan manusia itu.


"Apa Trexo memberikan informasi yang salah padaku? Tapi... akhhh" batin Yustaf frustasi.


Di tengah keputusasaan nya, akhirnya ia mendapatkan jawaban atas keinginannya tadi. Ia menatap lekat Zelvia dan Clez, ia yakin salah satu dari keduanya memiliki darah segar yang istimewa, darah yang bisa menyembuhkan luka yang ia miliki selama beberapa tahun ini.


Zelvia dan Clez mencoba untuk tenang, mereka memejamkan matanya dan menunduk mengikuti orang-orang di sekeliling mereka.


"Ingin kabur lagi, penyembuhku?" tanya Yustaf menghampiri Zelvia.


"Setelah sekian tahun lamanya, akhirnya luka ini akan segera hilang! Hahaa...aku harus memberi Trexo penghargaan nantinya!" batin Yustaf senang.


Mata Zelvia membulat sempurna, jantungnya berdetak tak karuan. Apa yang mau dia lakukan? itulah pikiran dalam benaknya saat ini.


"Kembalilah ke sisiku, dan berikan darahmu! Jika kau berhasil menyelamatkanku, maka bayarannya juga pasti setimpal!" ucap Yustaf dengan senyum liciknya.

__ADS_1


__ADS_2