
"Clez....ikutlah denganku sebentar" kata Zelvia.
"Ah...iya nona, ada apa?" kata Clez bingung.
Zelvia mengajak Clez ke tempat perhiasan nya untuk memberikan beberapa permata miliknya pada Clez.
"Clez, sebenarnya permataku begitu banyak sampai tidak tahu harus kuapakan. Karena kau adalah pelayan pribadi ku, maka ambilah beberapa permata ini untukmu!" Kata Zelvia.
"Ta....tapi nona, ini terlalu berlebihan" Jawab Clez.
"Clez, kau tahu bukan kalau kau adalah pelayan kesayanganku? Apa kata orang-orang nanti melihat pelayan kesayangan Nona Calliorest sebenarnya hanya sebuah barang mainan baginya?" Kata Zelvia.
"Nona.... Apa hubungannya itu? Nona kan selalu memperlakukan saya dengan baik!"
"Ya tentu, tapi kau tahu sendiri pandangan para bangsawan terhadap ku kan?! Jika ini terjadi, bukan hanya aku yang dirugikan tapi juga kamu bisa dianggap pelayan rendahan seperti sebuah mainan!" Kata Zelvia tegas.
"I...iya nona, itu benar. Tapi...."
"Ambillah beberapa permata dan perhiasan yang ada di dalam kotak berwarna perak itu! Jangan membantah!"
"Baik nona"
Saat membuka isi kotak itu, betapa terkejutnya Clez melihat begitu banyak perhiasan dan permata yang bernilai.
"Nona, ini benar untuk saya?"
"Tentu saja!"
"Te...terima kasih banyak nona!" Kata Clez
"Hmmm" jawab Zelvia
"Clez, bisakah kau membantuku?" Tanya Zelvia
"Tentu saja nona! Kapanpun nona membutuhkan ku, akan kubantu!"
__ADS_1
"Bagus.... Kalau begitu, bersiaplah Clez. Hari ini kita akan membuat sedikit drama!"
"Drama?"
"Ya....tapi, sepertinya kita harus menghasut si muka dua itu"
"Caily? Tapi kan...dia gak bisa dipercaya"
"Belum tentu!" Jawab Zelvia
"Emmm tapi, bagaimana caranya?"
"Tenanglah. Biar aku yang urus masalah itu. Tugasmu hanya membujuk temanmu ikut dalam rencana kali ini!" Kata Zelvia sambil tersenyum sinis.
"Teman? Teman saya yang mana?"
"Tentu saja teman yang mengajakmu pergi ke festival malam ini"
"Oh Molyin"
"Iya nona. Dia adalah teman yang membantu saya pertama kali saat keluarga saya jatuh miskin dan akhirnya saya bisa bekerja di kediaman Duke Calliorest ini" Jawab Clez.
"Baguslah. Pergilah minta ia bertemu denganku nanti siang di restoran Fansei"
"Baik nona" Clez membungkuk hormat.
Cleznia bergegas meninggalkan ruangan Zelvia dan pergi menemui temannya itu.
"Huh....masalah yang pertama sudah selesai. Sekarang tinggal masalah paling sulitnya, melawan bawahan sekaligus penggemar setia Pangeran Hard" Kata Zelvia berpikir.
"Jika aku hanya memberikan nya perhiasan dan permata, pasti dia tidak akan tertarik karena atasannya adalah sang pangeran mahkota yang sangat kaya raya" Lanjut Zelvia sembari berpikir.
2 jam kemudian
"Nona!!!!"
__ADS_1
"Hmmm? Ternyata kau sudah pulang. Apa kau berhasil membujuk temanmu itu?" Tanya Zelvia penasaran.
"Iya nona. Awalnya, ia menolak karena merasa dirinya hanya kaum rendahan yang tidak pantas bertemu nona dan mengunjungi restoran mewah. Tapi karena aku menceritakan kebaikan hati nona selama ini padaku, akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke restoran Fansei untuk bertemu nona" Jawab Clez.
"Hah...aku tahu kau memang bisa diandalkan!" Kata Zelvia.
"Tapi nona, apakah nona sudah berhasil membujuk Caily?"
"Belum. Itu yang membingungkan, uang, perhiasan, dan permata tidak bisa dibandingkan dengan majikannya, pangeran mahkota!"
"Jadi begitu ya. Apalagi dia sangat tergila-gila dengan pangeran mahkota bukan?" Kata Clez kesal.
"Ah....aku tahu apa yang harus kulakukan. Terima kasih Clez, ini semua berkatmu" Ucap Zelvia.
"Berkatku? Memang apa yang sudah kulakukan?" Tanya Clez bingung
"Clez.... Bukankah kau tahu sendiri kalau Caily tergila-gila dengan ketampanan pangeran mahkota?" Tanya Zelvia.
"Iya nona"
"Maka dari itu, kita tinggal membuatnya jatuh kedalam perangkap kita dengan berpura-pura memenuhi hasrat nya menjadi kekasih pangeran mahkota"
"Tapi nona, bukannya itu malah menguntungkan dia?"
"Bukankah tadi aku bilang ingin menjatuhkan nya kedalam perangkap?!" Tanya Zelvia dengan senyum jahatnya.
"Itu benar. Tapi kita tidak boleh membiarkan nya menjadi kekasih pangeran mahkota!"
"Memang tidak boleh. Clez, Caily tidak sepintar seperti yang kau duga. Terkadang seseorang pun bisa di bodohi karena hasratnya. Bahkan banyak orang yang mati karena keserakahan nya sendiri" kata Zelvia menasehati Clez.
"Ma....maksud nona kita bisa membohonginya dengan alasan membuatnya bisa menjadi istri putra mahkota"
"Ya benar sekali! Dengan begitu ia bukan hanya menuruti permintaan kita tentang rencana kali ini. Perlahan-lahan...yang akan menjadi majikannya bukanlah pangeran mahkota, melainkan aku!" Ucap Zelvia.
"Woahhh....sudah saya duga, nona memang yang terbaik untuk setiap rencana😳" Kata Clez kagum.
__ADS_1
"Tunggulah aku disini Clez. Aku akan memulai drama dengan Caily yang sebentar lagi akan menjadi bawahan yg setia ku!"