Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 79. Kota Tersevane ( SEASON 2 )


__ADS_3

Beberapa hari kemudian...


Kereta kuda yang ditumpangi Zelvia, Clez dan Rero sudah tiba. Mereka menempuh sekitar 3-4 hari perjalanan ke Kota Tersevane.


"Terima kasih Pak" Ucap Zelvia pada Pak kusir.


"Iya non, sama-sama" sahut pak kusir yang bernama Yoni itu.


Pak Yoni turun dari kereta kuda, ia mengeluarkan barang-barang yang dibawa mereka sebelum beranjak pergi dari kediaman Calliorest.


"Hati-hati ya non," Ucap Pak Yoni seraya memberikan koper dan tas yang dibawa Zelvia, Clez, dan Rero.


"Iya pak, hati-hati juga ya" jawab Zelvia ramah.


"Makasih Non," Jawab Pak Yoni yang hendak kembali pulang ke kotanya.


Zelvia dan Clez berjalan lebih dulu di depan dengan membawa barang kebutuhannya masing-masing. Sedangkan Rero berjalan di belakang guna melindungi kedua wanita itu.


"Halo, permisi pak" sapa Zelvia pada salah seorang pria tua yang sedang mendorong gerobaknya.


"Iya, kenapa nak?" Sahut si pria tersebut.


"Mohon maaf sebelumnya pak, apa bapak tahu dimana penginapan yang dekat dari sini?" Tanya Zelvia sopan.


"Ohh penginapan. Lurus saja nanti juga akan ketemu penginapan di depan sana." Jawab pria itu.


"Terima kasih pak," Ucap Zelvia.

__ADS_1


"Iya sama-sama" sahut pria itu dan berlalu meninggalkan Zelvia.


"Ayo!" Ajak Zelvia pada Clez dan Rero yang sedari tadi menyimak pembicaraan Zelvia dan pria tadi.


Mereka bertiga terus berjalan lurus ke depan dan melihat ke arah berlawanan untuk menemukan penginapan.


"Huaaa...tolong!!!" Teriak seseorang dari dalam gang kecil di samping Zelvia.


"Siapa?" Batin Zelvia bertanya-tanya.


"Heh, gadis kecil! Sekalipun kau berteriak sampai tenggorokan mu pecah tidak ada yang berani menolongku jika sudah berada di genggaman ku!" Sahut suara lain dari dalam gang itu juga.


"Hiks... me-memangnya kau mempunyai masalah apa denganku?" Sahut gadis yang meminta tolong tadi kembali.


Karena penasaran, Zelvia menghampiri sumber suara tersebut untuk melihat kejadian sebenarnya.


"Apa ada penindasan disini?" Batin Zelvia.


"Hehe gadis kecil yang manis, mendekatlah.." pria itu mendekatkan wajahnya di wajah gadis tadi.


"Cukup!" Teriak Zelvia.


"Boss gawat! Ada orang.." Teriak seorang pria yang juga bertubuh kekar. Dari cara bicara dan kelakuannya, mungkin ia adalah anak buah pria yang sedang memaksa gadis itu. Dan pria yang memaksa gadis tersebut adalah ketuanya


"Siapa yang berani mengganggu ku disini?!" Kesal ketua geng itu.


"Aku!" Jawab Zelvia menantang.

__ADS_1


"Hey, ternyata ada gadis lainnya ya" Balas pria itu.


"Gadis, apa kau tidak tahu siapa aku?" Tambahnya.


"Tidak tahu dan tidak ingin tahu" Imbuh Zelvia cuek.


Pria dengan status ketua geng kejahatan yang sudah dikenali banyak orang di kota itu, adalah seorang pria bertubuh kekar yang mempunyai cukup banyak anak buah dan suka melakukan kejahatan dengan anggota gengnya. Pria itu bernama Minhao.


"Padahal aku sudah mencoba sabar pada gadis kecil sepertimu! Tapi kau malah melunjak!" Kesal Minhao.


"Boss sepertinya dia harus diberi pelajaran" Sela salah satu anak buah Minhao.


"Heheh, benar katamu!" Balas Minhao tertawa.


"Maju saja kalau berani" Ujar Zelvia menyepelekan.


"Walaupun di luar terlihat tubuhnya kekar dan sangat kuat, tapi titik meridian nya tidak sempurna. Dari kelihatannya ia sepertinya bahkan belum menyelesaikan salah satu bagian dasar dalam bela diri. Kek Hao dulu pernah mengajarkan ku bela diri, dan aku sudah menguasai semua bagian dasarnya. Semoga saja masih ingat!" Batin Zelvia sembari tersenyum.


"Nona, ini bahaya! Dulu dikabarkan bahwa di kota ini ada suatu kelompok kejahatan dengan ketua yang sangat ahli bela diri! Walau aku tidak tahu pasti itu siapa, tapi ini tetap saja bahaya!" Tanya Clez cemas.


"Nona, biar saya saja yang menghajar pria busuk itu" sela Rero.


"Huftt.." Zelvia menghela nafas.


"Kenapa kalian cemas sekali? Bahkan aku belum mengeluarkan jurusku?!" Tanya Zelvia.


"Ta-tapi nona.." bantah Clez dan Rero bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2