
Di perpustakaan Calliorest
"Hmmm.....masa gak ada sih?" Tanya Zelvia yang kembali mencari buku mengenai sihir di perpustakaan.
"Hah...dicari kayak gimanapun juga tetep gak ada yang mengenai buku sihir! Apa buku sihir itu sangat di rahasiakan ya?" Batin Zelvia
"Atau...ada rahasi-- tunggu, waktu itu saat aku ke gudang dan menanyakan tentang buku sihir yang tidak disebar luaskan, tiba-tiba ekspresi Pak Qio langsung terkejut seperti menyembunyikan sesuatu. Apa memang ada rahasia ya?" Tanya Zelvia dalam hati.
"Tapi....itu apa?" Bingung Zelvia.
"Eh Zelvia ternyata ada disini ya! Hallo nak...." Sapa Pak Qio yang datang dari belakang
"Iya pak...Hallo, apa yang sedang bapak lakukan disini?" Tanya Zelvia ramah.
"Biasa....bapak naruh-naruhin buku. Lalu nak Zelvia kesini ngapain?"
"Emm...."
"Apa Zelvia ingin mencari tahu mengenai buku sihir lagi?" Tanya Pak Qio penasaran.
"Untuk masalah ini....walau Pak Qio sudah ku anggap sebagai ayah kandung ku sendiri, tapi kalau tentang buku sihir kayaknya aku tidak boleh memberi tahu kepada Pak Qio dulu deh. Soalnya.....gerak gerik nya kayak nyembunyiin sesuatu" Batin Zelvia berhati-hati.
"Ng...nggak pak! Aku cuman baca-baca aja, soalnya aku udah lama gak belajar!" Jelas Zelvia.
"Baguslah... belajar lah yang rajin ya, bapak percaya kamu pasti bisa menjadi wanita yang hebat seperti ibum--" Tiba-tiba omongan Pak Qio berhenti. Ia langsung pergi ke atas tanpa pamit terlebih dahulu dengan wajah yang berkeringat.
"Ada apa ya? Kenapa sikap Pak Qio berubah drastis saat membicarakan ibu?" Bingung Zelvia.
Zelvia makin penasaran dengan sesuatu yang disembunyikan oleh Pak Qio. Zelvia yakin bahwa itu pasti sangatlah penting sehingga orang yang tidak pernah berbohong seperti Pak Qio pun menyembunyikan sesuatu dengan sangat hati-hati.
"Aku harus mencari tahu!" Tegas Zelvia.
"Tapi bagaimana? Aku bahkan tidak mempunyai sebutir pun petunjuk!" Keluh nya.
__ADS_1
Setelah berpikir beberapa lama, Zelvia teringat tentang buku tebal di gudang yang mengeluarkan cahaya waktu itu.
Karena tidak tahan pada rasa ingin tahunya, Zelvia bergegas pergi menuju ke gudang dan mencari buku tebal itu.
"Pasti ada disini! Aku yakin!" pungkasnya.
Ia mencari selama kurang lebih setengah jam dan akhirnya berhasil menemukan buku itu.
"Oh tuhan.... selamatkan lah aku dari segala macam bahaya! Semoga buku ini bukanlah buku hitam yang menyesatkan!" Ujar Zelvia agak ragu.
Zelvia membuka buku yang berjudul Rahasia dibalik ini semua dan buku itu kembali mengeluarkan cahaya seperti sebelumnya yang bertuliskan Hanya keturunan ku yang bisa membuka buku ini.
Zelvia sempat ragu untuk membuka buku itu, tapi ia yakin dan percaya pada dirinya dan membuka buku itu.
Baru saja dibuka, giok pemberian Bu Suer tiba-tiba bercahaya. Itu membuat Zelvia semakin merinding dan penasaran pada semua rahasia ini.
"Tuhan... lindungilah aku!" Doa Zelvia.
"Jadi di dunia ini ada juga yang bereinkarnasi selain aku ya!" Serunya.
Di buku itu tertulis.....
*Benar-benar sebuah keajaiban...
Jadi inilah letak tempat itu!
Tempat dimana aku ----
Tulis buku itu dengan huruf modern ( seperti tulisan kehidupan pertama Zelvia*.
"Kenapa kata-kata nya berhenti?" Tanya Zelvia pada dirinya.
Zelvia memegang bagian yang kosong dan memperhatikan nya.
__ADS_1
"Rupanya sudah luntur...." Gumamnya.
"Buku ini sudah banyak yang robek dan luntur! Kalau begitu, aku baca halaman selanjutnya saja, siapa tahu masih bisa terbaca!" Senyum Zelvia.
Ia membalik halaman ke halaman selanjutnya.
Disitu tertulis....
Tak kusangka, tempat --- begitu indah.
Bagaimana keadaan keluarga ku disana ya?
Apa Mereka baik-baik saja?
Jujur...aku sangat merindukan mereka
Saking rindunya setiap malam aku hampir tidak bisa tidur.
Hah...istriku, anakku, cucuku, dan semuanya.
Aku rindu kalian!
"Sepertinya ia cukup perhatian pada keluarga nya ya!😔🥺" Haru Zelvia.
***
Semoga saja...kalian bisa berhasil ya!
Kuharap begitu.
Kuharap kalian baik-baik saja walau tidak bisa menghampiri ku!
Aku ingin kalian bahagia, Keluarga ku tercinta!
__ADS_1