Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 134. Kedua pengantin


__ADS_3

"Benar-benar pria baji**an! Bisa-bisanya ia berduaan dengan wanita lain di kediaman tunangannya!" batin Zelvia kesal. Ia tidak habis pikir dengan sifat dan sikap Hans yang baginya sangat menyebalkan.


"Huh, nona memberi tahu kita untuk mengirim ini padanya?" suara terdengar dari arah belakang Zelvia. Diiringi dengan derap langkah beberapa orang disana.


"Cepatlah sembunyi di dalam lemari! Aku akan mengurusi para pengawal itu!" ucap Hans para wanita berpakaian seperti pelayan itu. Wanita itu tampak lebih muda daripada Hans.


"Tuan Hans!" panggil salah satu pengawal dari ketiga orang pengawal yang mendatangi Hans. Pengawal itu membawa sebuah nampan berisi secangkir teh hijau dan beberapa kue ringan.


"Ada apa?" tanya Hans dingin.


"Kami hanya ingin memberikan ini untuk anda, Nona Xie Ra yang menyuruh kami mengirimkan ini padanya." jelas pengawal itu dengan wajah datar.


"Ah iya.." salah satu temannya mendekati Hans, ia menyerahkan secarik kertas yang berisikan surat dari Xie Ra.


"Nona Xie Ra juga menyuruh kami memberikan ini padamu," ucapnya.


Hans memutar bola matanya malas, "Untuk apa ia memberikan semua ini? aku tidak butuh," ucapnya ketus.

__ADS_1


"Tuan, mohon anda menerima semua ini, karena ini adalah perintah dari Nona!" ucap pengawal itu pada Hans.


"Huhh.. Baiklah, taruh di meja itu! Jika aku lapar, aku akan memakannya!" ucap Hans sembari menunjuk ke arah meja yang berada di sebelah sofa.


Sedari tadi, Zelvia bersembunyi di balik kursi kayu yang berada di dekat sana. Ia masih menguping pembicaraan Hans dan melihat gelagat Hans di kamarnya.


Selepas menaruh nampan itu di atas meja, para pengawal pergi keluar dan berpamitan pada Hans. Beberapa saat kemudian, wanita itu kembali keluar dari dalam lemari. Tapi, kali ini Hans menutup pintu kamarnya, membuat Zelvia tidak bisa melihat hal apa yang terjadi di dalam.


"Haah, aku tidak akan bisa dengan cepat menangkap Hans jika seperti ini.." ucap Zelvia pelan.


"Para tamu yang terhormat, silakan kalian saksikan pertunjukan tari dari keempat Putri keluarga Meng." terdengar teriakan dari arah luar. Zelvia yang takut dirinya akan ketahuan, memilih untuk pergi ke bawah lebih dulu dan menyaksikan pertunjukan. Karena, sebentar lagi pun Xie Ra pasti akan mengunjungi tunangannya itu.


"Ah, ya?" Minhao segera menoleh.


"Apa urusan anda sudah selesai, nona?" tanya Minhao.


"Ehm, aku akan melakukannya nanti!" ucap Zelvia menyahut.

__ADS_1


"Setelah ini, kedua pengantin utama kita akan segera datang, bersiap untuk menyambut mereka di tempat masing-masing!" ucap pembawa acara.


"Biar kulihat, bagaimana wajah calon istrinya itu!" batin Zelvia.


Tak...tak...tak... langkah kaki yang saling beriringan terdengar, itu adalah kedua pengantin yang menjadi tokoh utama di acara kali ini. Xie Ra, putri dari pemilik serikat perdagangan, dan Hans, tunangannya.


"Woah, Nona Xie Ra memang selalu tampil cantik! Beruntung sekali tahanan seperti Hans mempunyai tunangan yang baik dan cantik!" bisik orang-orang disana.


Xie Ra tersenyum pada masyarakat yang ada disana, "Hai semuanya, apa kabar? Terima kasih sudah berkenan hadir di acaraku dan tunanganku hari ini," ucapnya dengan ramah.


"Hans, bagaimana kalau kau perkenalkan dirimu?" tanya Xie Ra


Hans memutar bola matanya malas, dengan wajah jengkel pada Xie Ra. "Salam kenal, saya Hans, tunangan putri Xie Ra!" ucapnya.


Acara demi acara pun berlanjut, baik menghibur, dan sebagainya


****

__ADS_1


Beberapa jam kemudian..


"Baik, karena kalian juga pasti sudah lelah, aku sudah menyiapkan acara jamuan makan-makan besar untuk kalian! silakan dinikmati!" ucap Xie Ra.


__ADS_2