Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 14. Membongkar niat busuk Caily


__ADS_3

"Silahkan duduk nona!" Kata Caily mempersilahkan Zelvia duduk di sofa dekat tempat tidur nya.


"Oh ok"


"Nona, tadi kata nona ada yang ingin nona bicarakan. Apakah saya boleh tau itu?" Tanya Caily.


"Nggak kok..... Aku cuma mau bahas tentang keluarga Marquess Sheink, keluarga mu" Ucap Zelvia.


"Keluarga ku?" Tanya Caily bingung.


"Iya....jadi keluarga mu ingin berinvestasi dengan pihak keluarga besar PPAN ( Pihak Pendidikan Antar Negara ) di Negara sebelah"


"Benarkah? Apa itu terlaksana dengan baik?" Tanya nya.


"Sayangnya tidak... keluarga mu mengalami rugi besar dalam sebulan sehingga investasi diberhentikan" Ucap Zelvia.


"Apa? keterlaluan!! Memang apa kurangnya keluargaku" Ujar Caily kesal.


"Tenanglah, katanya raja sudah memberi perhatian pada negara sebelah untuk tidak membatalkan nya"


"Syukurlah"

__ADS_1


"Emm...Caily, apa kau sudah mendengar rumor yang beredar luas akhir2 ini?" Tanya Zelvia.


"Rumor? memangnya rumor apa itu nona?" Tanya Caily kembali.


"Hah....aku tahu itu rumor yang tidak benar. Sekarang ini sedang populer di kalangan bangsawan serta para pelayan tentang hubungan istimewa mu dengan pangeran mahkota"


"A...apa?"


"Iya, tapi aku tahu bahwa itu tidak mungkin benar karena pangeran kan hanya menyukai satu orang wanita, yaitu Nona Nuriel" Ujar Zelvia.


"Nona Nuriel? siapa dia?" Muka Caily merah pucat, ia takut orang yang disukai nya dimiliki oleh orang lain.


"Kau takut punyamu diambil orang lain? Caily....Caily....kau benar-benar serakah" batin Zelvia.


"Ummm...tidak, dia hanya keluarga Baronet Soulmates di ibu kota" Jawab Zelvia.


"Apa? hanya Keluarga Baronet? Apa dia bercanda ingin menjadi kekasih pangeran?" Seru Caily.


"Lagi pula, nona mendengarnya hanya dari rumor kan?" Lanjutnya.


"Ya itu salah satunya. Tapi saat pesta beberapa hari yang lalu, aku melihatnya sendiri pangeran membela Nona Nuriel daripada diriku" Ucap Zelvia.

__ADS_1


"Apa? Dasar pangeran rendahan, pangeran murahan, cih bodoh!" Kata Caily kesal.


"Baiklah, mumpung kau sedang emosi. Masuklah ke jurang ku, Wahai Caily" Dalam hati Zelvia.


"Caily, tapi bukan nya tadi kau menghina pangeran mahkota itu murahan karena memilih wanita rendahan daripada dirimu?" Tanya Zelvia.


"Oh itu, dia adalah Nona Kikinan. Nona tahu kan kalau Nona Kikinan hanya Keluarga Viscount Lobele? Cih...bukan hanya Viscount, lebih parahnya lagi ternyata Pangeran memilih Keluarga Baronet yang rendahan itu? Selera pangeran memang murahan" Jawab Caily tanpa tahu yang dia ucapkan adalah rahasia terbesar nya yang bisa membuatnya mati seketika menjadi daging cincang.


"Teruslah beri tahu rahasia mu Caily. Makin banyak kau beri tahu, maka akan semakin mudah kau masuk ke dalam jurang ku. Keserakahan akan membuat mu terlelap dalam tindakan mu sendiri dan membuat mu terjatuh ke dalam badai yang besar" Ucap Zelvia dlm hati.


"Owh gitu, tapi Caily....aku hanya ingin menasehatimu, bukankah kurang sopan jika kau mengatakan hal itu pada orang yang Keluarganya sudah menyelamatkan keluargamu dari kerugian yang sangat besar?"


"Eh...itu, bukan begitu maksud saya nona!"


"Bukan? jelas-jelas aku mendengarnya sendiri kok" Ucap Zelvia tersenyum.


"Nona....saya mohon jangan beritahu siapapun. Maklumi saya ya nona. Lagipula nona kan juga sangat tergila-gila dengan pangeran" Ucap Caily menahan air mata.


"Ya benar. Tapi itu dulu, sekarang aku sudah tidak menyukai pangeran mahkota karena kupikir itu tidak berguna. Putri Cintia pun sudah tahu itu jadi tidak ada yang aku sembunyikan lagi. Tapi kau..... bagaimana jika sampai kuberitahu pangeran atau raja tentang ucapan busukmu itu?"


"Tapi nona, nona kan tidak mempunyai bukti yang jelas. Apa semudah itu memberitahu yang mulia raja dengan bukti tidak pasti?" Seru Caily.

__ADS_1


"Memangnya kau kira aku tidak membuat persiapan? Caily kau sungguh lebih bodoh dari yang kukira" Batin Zelvia.


__ADS_2