Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 17. Berdiskusi


__ADS_3

"Anda ingin meminta bantuanku?" Tanya Molyin bingung.


"Iya, tapi aku tidak mengekangmu untuk menurutinya. Terserah apa kau ingin melakukan nya atau tidak" Jawab Zelvia.


"Nona, jika bukan karena nona nyawa saya mungkin sudah hilang. Untuk membalas jasa nona, apapun itu pasti akan kulakukan!" Tegas Molyin.


"Baiklah, tapi tunggu dulu!" Kata Zelvia senyum.


"Pelayan.....kemarilah" Panggil Zelvia.


"Iya nona apa ada yang perlu saya bantu?" sahut pelayan.


"Aku ingin pesan beberapa makanan. Bisakah kau memberi daftar menu nya padaku?" Jawab Zelvia.


"Baik"


"Clez...Molyin, lihatlah beberapa menu ini. Jika ada yang kalian suka beritahu padaku" Seru Zelvia.


"Tapi nona, ini berlebihan! Harganya terlalu--" Ucap Clez dan Molyin bersamaan.


"Pilihlah. Aku tidak mau berhutang budi pada orang lain"


Zelvia, Clez, dan Molyin memilih makanan yang mereka sukai.


"Ah, dulu saking miskinnya aku gak bisa makan mewah seperti ini. Jangankan mewah, bahkan untuk sarapan bubur ayam saja susah sekali" Batin Zelvia.


"Pelayan, aku pesan salmon steak, cheese cake, chocolate Parfait, dan jus Mangga" Pinta Zelvia.


"Baik nona"


"Emm...nona, bukannya nona tidak suka makanan seperti itu? Setiap disajikan makanan seperti itu, nona selalu marah" Bisik Clez.


"Oh iya, gak papa kok. Itu dulu, kau tahu kan sekarang aku sudah berubah" Senyum Zelvia.


"Hah.... Aku gak boleh lewatin kesempatan langka gini! Kan sayang bisa makan kayak gini" Tawa Zelvia dalam hati.

__ADS_1


"Clez, Molyin, pesanlah apa yang ingin kalian makan"


"Baik nona" Jawab Clez dan Molyin.


"Saya pesan beef steak dan es jeruk nya ya pak" Ucap Clez.


"Saya pesan ayam teriaki dan segelas air putih ya" Pesan Molyin.


"Dikit sekali? Pesan sepuasnya, jangan malu!" Sahut Zelvia.


"Ini juga sudah banyak kok" Kata Molyin


"Iya nona. Daripada makanan pelayan ini jauh lebih baik" Tawa Clez.


"Kalian ini!" Ujar Zelvia menggelengkan kepalanya.


Beberapa jam kemudian, pelayan menghidangkan makanan yang tadi dipesan dan berlalu pergi.


"Wah kelihatan nya enak" Ucap Clez.


"Terima kasih nona! nona memang yang terbaik" Puji Clez dan Molyin


Mereka semua segera menghabiskan makanannya lalu melanjutkan diskusi kerja samanya.


"Ugh....kenyangnya! Oh ya Molyin, setahuku keluarga mu beternak kelinci" Ucap Zelvia.


"Ya benar Nona"


"Aku minta bantuan mu untuk menjual beberapa kelinci itu di festival malam ini. Apakah boleh?" Seru Zelvia.


"Tentu boleh nona, hanya saja nona adalah keluarga terpandang. Tidak mungkin kan kalau Nona membeli kelinci murahan milik keluarga saya?" Tanya Molyin.


"Kelinci milik keluarga mu sangat bagus dan bersih kok. Hanya saja belum dipromosikan. Tapi percayalah malam ini ternak kelinci keluarga mu akan memiliki kejayaan! Percayalah" Tegas Zelvia.


"Nona.... apa yang nona ingin lakukan?" Tanya Molyin.

__ADS_1


"Lihatlah malam nanti!" Jawab Zelvia tersenyum.


Setelah 1 jam berdiskusi, Zelvia dan Clez bernajak pergi untuk kembali ke kediaman Duke Calliorest.


"Tunggu, ada taman disitu! Aku ingin mampir sebentar ya!" Sahut Zelvia.


"Tapi nona, ini sudah hampir sore!" Kata supir


"Aku cuma mau lihat sungai disana 10 menit aja kok. Bentar ya, tolong!" Kata Zelvia memohon.


"Ok" Jawab supir.


"Mau saya antar nona?" Tanya Clez.


"Nggak usah. Cuma 10 menit kok" Zelvia segera turun dari kereta kuda dan pergi ke sungai


10 menit kemudian, Zelvia kembali ke kereta kuda dan pulang ke kediaman Calliorest.


Di kamar


"Ah hari ini sangat melelahkan!" Gumam Zelvia.


"Nona, sebenarnya apa yang ingin nona lakukan? saya benar-benar penasaran nona" Tanya Clez.


"Hah... baiklah akan kuberitahu ini padamu. Nuriel sangat menyukai kelinci. Jika dia melihat ada seseorang yang menjual kelinci, dia pasti akan membelinya"


"Tapi apa hubungannya kelinci dengan Nona Nuriel?" Tanya Clez kembali.


"Nuriel adalah pecinta hewan kelinci. Jika ada kelinci, ia pasti akan sangat senang dan semakin menghebohkan festival. Disitulah aku akan mempunyai alasan untuk pergi festival" Jawab Zelvia santai.


"Lalu apa yang nona rencanakan untuk Caily?"


"Aku menyuruhnya menyebarkan berita keadaan festival yang menyenangkan. Jika berita itu sampai ditelinga Nuriel maka dia mungkin akan tertarik dengan itu"


"Tapi nona....walau dia kekasih pangeran mahkota, tapi tetap saja apa Pangeran mengizinkan Nona Nuriel untuk pergi kesana?"

__ADS_1


"Tenanglah...Nuriel yang sok polos itu pasti akan merengek bukan?" Jawab Zelvia tertawa kecil.


__ADS_2