
Halo readers tercinta, maaf author baru menyapa kalian kembali. Dan mohon maaf karena novel Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat ini belum bisa dilanjutkan karena author memang belum ada waktu/kepikiran melanjutkannya. Tapi nanti pasti lanjut kok, sekali lagi mohon maaf ya readers🙏🏻😩
Eits, walaupun novel ini belum bisa dilanjut, kalian bisa dukung novel author yang baru berjudul 'ELF PRINCESS'. Bisa langsung cari di pencarian judulnya, atau klik profil author Icha Yurianne, ya!
Berikut Sinopsis dan Judulnya :
Review awal eps :
"Baginda.." salah seorang pengawal melirih dengan kedua bola matanya yang berkaca kaca.
"Tidak ada harapan untuk kita menang lagi, Baginda. Mereka semua telah bersekongkol untuk menghancurkan Kekaisaran ini," ucap Sir Erward pada master sekaligus tuannya itu, Baginda Kekaisaran Goncalves, Kaisar Zachyre.
"Tidak ada kata kalah dalam kamus ku, kau tahu itu, kan, Edward?!" Zachyre menatap tajam netra mata pengawalnya itu. Hanya Edward lah satu-satunya yang mendukung Zachyre hingga masa kritisnya.
__ADS_1
Edwrad terdiam, tubuhnya yang sudah lemah tak berdaya itu bertekuk lutut di hadapan Zachyre. "Saya mohon hentikan peperangan ini dan serahkan diri, saya yakin masih ada kesempatan untuk mendapatkan kembali kekuasaan anda." ucap Sir Edward memohon. Ia tak ingin meninggalkan Zac, namun disisi lain ia juga tidak ingin mati dalam peperangan, karena ia masih mempunyai keluarga yang harus dijaga.
"Baiklah.." Zachyre tersenyum tipis, sangat tipis. Ia menunduk dan mengulur tangannya.
"Kau bukan Edward yang aku kenal, maka dari itu, kau boleh pergi dari sini dan selamatkan lah dirimu." ucap Zachyre tersenyum.
"A-apa maksud Baginda?" kedua bola mata Edward terbuka lebar menatap wajah Zachyre.
"Ini kan yang kau mau? Aku bukan orang yang pemaksa, maka dari itu pergilah sebelum aku berubah pikiran," sorot mata tajam Zachyre berubah menjadi kekosongan. Ia bahkan tidak tahu kemana arah tujuannya lagi setelah 10 kerajaan besar menyerangnya.
"Terima kasih sudah menepati sumpahmu pada Kekaisaran Goncalves selama 20 tahun ini, kuharap pilihanmu untuk menyerah pada sekutu adalah pilihan yang tidak merugikan dirimu sendiri," Zachyre menepuk pundak Edward dan terdiam, yang tersisa kini hanya dirinya seorang yang masih bertahan demi Kekaisaran yang sudah berdiri beratus-ratus tahun lamanya.
"Tidak, Baginda. Mana mungkin.. mana mungkin aku pergi sendiri tanpamu,"
"Edward!" Zachyre kembali menatap tajam pengawal kesayangannya itu. Edward hanya bisa terdiam dan tidak bisa membalas. Ia tahu pasti bahwa keputusan Zachyre tidak pernah bisa diubah.
__ADS_1
Edward tersenyum pahit, air mata perlahan turun dari pangkal mata pria itu. Ia berusaha bangkit dengan tubuh yang lemah dan berlari ke arah lawan.
Trang!
Baginda.. aku..
Edward menghempaskan pedangnya ke atas tanah begitu saja. Dengan tangan kosong, ia tertawa keras dan berteriak. "KEMARILAH SEBELUM KALIAN KALAH, LANGKAHI MAYATKU TERLEBIH DAHULU, MAKA KALIAN BOLEH MENYERANG BAGINDA!" serunya berteriak.
****
Kalau berkenan, mohon kehadiran dan tinggalkan jejaknya ya Readers! Author sangat berterima kasih bagi para pembaca yang mau mendukung semua karya author, termasuk novel ini.
Untuk novel ini, author akan mempersiapkannya dan akan dilanjut jika memang author sudah kepikiran melanjutkannya. Karena tidak mungkin novel Zelvia menggantung endingnya😊 Love You, guys!
__ADS_1