Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 37. Apa ini surga?


__ADS_3

Di perjalanan


"Hari ini benar-benar memuaskan sekaligus melelahkan!" Gumam Zelvia di dalam kereta kuda.


"Sudah lama sekali ya aku pindah dimensi ke dunia ini! Bagaimana keadaan orang-orang yang kusayangi ya?" Batin Zelvia.


Zelvia terus melihat pemandangan lewat kaca jendela agar tidak sedih lagi. Tak lama kemudian ia tidak sengaja melihat sebuah taman, lebih tepatnya taman liar yang tidak dibersihkan serta dikunjungi lagi. Ia meminta pak kusir untuk menghentikan kereta kuda itu sebentar agar ia bisa melihat taman liar itu.


"Pak tolong tunggu saya disini ya! Saya akan segera kembali" Pinta Zelvia.


"Iya nak pergi saja. Bapak akan menunggu disini" Sahut pak kusir itu.


Zelvia meninggalkan pak kusir dan pergi ke taman itu. Taman itu sangat kotor, banyak pohon rindang, daun-daun berserakan dimana-mana.


"Hah siapa pemilik taman ini sih? Walau gak dikunjungi, paling gak dibersihin kali!" Kesal Zelvia yang memungut daun-daun berserakan.


Tiba-tiba terlihat cahaya berwarna putih berkilau di depan Zelvia. Zelvia mencoba masuk ke dalam cahaya itu dan betapa terkejutnya ia melihat sungai yang mengalir jernih dengan bunga-bunga mekar di sampingnya.


"Wah....apa ini surga? Indah sekali!" Seru Zelvia.


Ia duduk di tepi sungai dan melepaskan sepatunya lalu menaruh kedua kaki nya di sungai itu agar rileks.


"Sungguh kenikmatan yang harus disyukuri! Baru pertama kalinya aku merasakan kenyamanan seperti ini!"


Zelvia juga mengambil setangkai bunga dan mencium harumnya bunga itu. Rasa kenyamanan dan kesegaran membuatnya tidak ingin pergi dari tempat itu.

__ADS_1


Tiba-tiba.....


Meong.... Suara kucing merengek terdengar di telinga Zelvia.


"Kenapa ada suara kucing ngerengek yah? Apa jangan-jangan..... ah bodo lah, gak ada urusannya denganku!"


Meong....meong...meong....


"Tuh kucing merengek gak berhenti-berhenti sih🙄 Apa ada sesuatu ya? Ya udah lah karena aku masih punya hati nurani jadi aku samperin dia!" Kata Zelvia sedikit mengeluh.


Saat Zelvia sampai di sumber suara tersebut....


Meonggg....


Kata kucing itu mendekati kaki Zelvia dan sembunyi di belakang nya.


Kucing itu mengajak Zelvia ke arah dalam semak. Zelvia yang kasihan pada kucing itu mengikuti langkah kaki anak kucing.


Seketika Zelvia terkejut....


"Ini....kenapa ada kucing yang terluka disini? Apa ini induknya?" Bingung Zelvia.


"Baiklah...tahan sedikit saja ya!" Kata Zelvia sambil merobek sedikit bajunya, guna menutup luka induk kucing agar tidak infeksi.


"Apa disini ada binatang buas ya? Kasihan sekali kucing ini😟"

__ADS_1


Zelvia memindahkan anak beserta induk kucing ke tempat yang lebih aman yaitu di goa gelap.


"Ini akan jauh lebih aman! Lain kali berhati-hatilah ya" Nasehat Zelvia.


Zelvia kembali ke kereta kuda dan duduk di kursinya. Ia meminta pak kusir kembali melajukan kendaraannya itu.


Sesampainya di kediaman Calliorest


"Nona, apa jamuan teh yang dilaksanakan Nona Nuriel berhasil anda kacau kan?" Tanya Clez penasaran.


"Ya...sa~ngat berhasil! Tadinya aku hanya ingin mengatakan tentang pertunangan yang dibatalkan akibat wanita polos. Tapi ia malah makin membuat dirinya dibodohi dengan berkata aku tidak pernah makan kue buah Arbelic...pft" Tawa Zelvia.


"Kue itu ya? Yang dalam dan luarnya dipenuhi buah Arbelic😋" Sahut Clez.


"Iya, dia sombong sekali hanya karena kue😒"


"Oh iya Clez...tadi aku menemukan sesuatu yang menarik di perjalanan!"


"Apa itu nona?" Tanya Clez penasaran.


"Tadi ada taman liar di jalanan. Tamannya sangat kotor dan tidak terawat. Tapi saat aku sedang memungut daun yang berserakan, aku melihat cahaya putih yang berkilau. Di dalamnya tampak sungai dan bunga-bunga disampingnya! Sangat indah~" Jelas Zelvia.


"Owh itu. Rumornya, terdapat taman liar seperti yang nona katakan itu! Tapi katanya orang yang kesana tidak pernah balik lagi. Jadi taman itu taman pelahap manusia!" Kata Clez histeris


"Ah mungkin saja orang yang kesana begitu suka berada di tempat yang aku temui tersebut! Makanya disebut seperti itu😁" Jawab Zelvia mencubit pipi Clez.

__ADS_1


"Awww nona!!!" pekik Clez.


__ADS_2