Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 61. Sumpah kesatria dan majikan nya!


__ADS_3

"Tentu saja, aku memperbolehkan mu menjadi kesatria penjaga pribadi putriku ini!" Kata Ester gembira.


Zelvia tersenyum senang.


"Putriku...ambillah pedang ini!" Tutur Ester pada Zelvia.


Zelvia kurang yakin apakah dirinya bisa melakukan hal itu atau tidak. Tapi dengan penuh keyakinan, ia akhirnya memantapkan hatinya untuk mengucapkan sumpah bersama Rero.


"Nak, siapa namamu?" Tanya Ester.


"Firex Afzaen" Jawab Rero.


Sesuai kesepakatan sebelumnya, identitas Rero saat mejadi manusia akan berganti nama menjadi "Firex".


"Baiklah" Jawab Ester.


Rero hendak menghampiri Zelvia untuk mengucapkan sumpah antara kesatria dengan majikan ( atasannya ).


"Tunggu!" Ucap Ester mengehentikan langkah Rero.


"Ingat! Jangan pernah macam-macam pada putriku!" Bisik Ester yang tiba-tiba berubah menjadi dingin.


"Eumm..iya" Sahut Rero pelan


"Oh Nonaku...benarkah ini sifat ayahmu yang kau bilang tidak pernah peduli padamu itu? Jelas-jelas dia adalah seorang ayah yang sangat posesif!" Batin Rero tak percaya.


Rero berjongkok di hadapan Zelvia. Sementara Zelvia mengangkat sebilah pedang itu dan menempelkan nya pada bahu Rero.


"Mulai sekarang dan seterusnya...aku, Zelvia Yederina Calliorest mengangkat Firex Afzaen menjadi kesatria penjaga pribadi ku! Muda ataupun tua, ia harus tetap menuruti perintah tuannya. Hidup dan mati sang kesatria juga tergantung pada tuannya. Jika ada bahaya pada tuannya, sang kesatria harus siap sedia membantu sang tuan!" Teriak Zelvia tegas.

__ADS_1


"Hah..." Batin Rero gugup.


"Mulai sekarang dan seterusnya...aku, Firex Afzaen akan menjadi kesatria penjaga pribadi Nona Zelvia Yederina Calliorest! Muda ataupun tua, aku akan tetap menuruti perintah dan selalu menjaga tuannya. Hidup dan mati sang kesatria juga tergantung pada tuannya. Jika ada bahaya pada tuannya, sang kesatria harus siap sedia membantu sang tuan!" Sumpah Rero menunduk.


Perjanjian sumpah itu pun selesai. Ketegangan yang ada di tempat itu berubah menjadi ketenangan.


"Hah akhirnya.." Gumam Zelvia lega.


"Baiklah Firex, karena kau sudah resmi menjadi kesatria penjaga pribadi putriku, maka ruangan mu akan disediakan secara khusus!" Jelas Ester.


"Nak ayo kita masuk!" Ajak Ester.


"Iya ayah.." Jawab Zelvia mengangguk.


"Ingatlah perkataan ku tadi!" Bisik Ester pada Rero tegas.


"Astaga...dia terlalu posesif! Lagipula...aku ini hewan mana ada kepikiran hal lain pada manusia!!!" Ucap Rero dalam hatinya.


"Nak, ayah masih ada urusan. Kau sendiri dulu ya!" Ucap Ester.


"Baik ayah, " Jawab Zelvia.


"Nona...bagaimana? Apa anak laki-laki tadi itu beneran jadi kesatria pribadi mu?" Tanya Clez sembari menata buku-buku di meja.


"Iya Clez..."


Brukk...


"Ah..." Pekik Clez yang tidak sengaja menjatuhkan buku-buku.

__ADS_1


"Ada apa Clez?" Tanya Zelvia.


"Eumm...maaf nona, saya tidak sengaja menjatuhkan bukunya!" Sahut Clez.


"Iya tidak apa Clez.." Jawab Zelvia.


Zelvia menghampiri Clez dan membantunya merapikan buku-buku tersebut.


"Nona, memang siapa nama pemuda itu?" Tanya Clez.


"Firex Afzaen, itulah nama kesatria pribadi ku!"


"Nona, memang kesatria mu itu melawan siapa? Setahuku, kalau menjadi kesatria pribadi seorang bangsawan itu harus dilatih terlebih dahulu" Ucap Clez penasaran.


"Kesatria Aren! Itulah lawannya!" Balas Zelvia.


"A...apa?" Tanya Clez tak percaya.


"Walau aku tidak menyukai si kesatria Aren itu, tapi kuakui bahwa dia sangat kuat sehingga diangkat menjadi tangan kanan Yang Mulia Tuan Besar!" Tambahnya.


"Iya..makanya tadi Firex terluka cukup parah. Mungkin sekarang juga sedang diobati." Ucap Zelvia cemas.


"Te..terluka?" Seru Clez kaget.


Clez berdiri tegap.


"Apa? Apa lelaki itu tidak punya hati? Dia bahkan tidak punya belas kasih pada orang yang lemah! Dasar!!!" Batin Clez yang bertujuan pada Aren.


"Nona...karena buku-buku nya sudah rapi, ayaa izin pamit dulu ya!" Ucap Clez membungkuk hormat.

__ADS_1


"Iya..." Sahut Zelvia.


__ADS_2