Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 22. R?


__ADS_3

Zelvia kembali ke tempat penjualan sate dan menemui Clez serta Molyin.


"Clez, Molyin, maaf sudah membuat kalian menunggu" Ucap Zelvia.


"Nggak papa kok, lagi juga semua makanan ini nona yang kasih" Ujar Clez sambil tersenyum.


"Ya sudah, ayo cepat kita makan sate nya sebelum para pengawal bangun, lagipula banyak yang harus kita lakukan!" Ajak Zelvia.


"Benar nona!!! tenang saja, hari ini kita akan melakukan hal yang sa~ngat menyenangkan" Tegas Clez.


"Iya nona, serahkan saja pada kami!" Kata Molyin.


"Iya iya.... ayo cepat makan! nanti dingin"


"Baik nona!"


Semua menikmati sate berbumbu biji vlop yang dijual kakek tua itu. Mereka juga pergi ke banyak tempat bermain dan sangat senang karena bisa bersenang-senang serta bercanda ria hari itu.


3 jam kemudian


[ Di tempat lain saat pengawal tertidur ]


"Hoammmmm..... segarnya!" Kata salah satu pengawal.


"Tunggu, kenapa aku bisa ketiduran di kursi ini? Gawat!! habislah, jika ketahuan Tuan Duke pasti tamat sudah riwayatku! Aku harus segera mencari Nona! Hei pemalas...bangunlah" Kata pengawal itu sambil membangunkan temannya yang tertidur pulas.


"Uhmmm....bisa tidak sih gak gangguin! ngantuk tau" Kesal pengawal yang satu lagi.

__ADS_1


"Eh, kau lupa kita ditugaskan buat jagain nona? kenapa malah tidur sih?" Sesalnya


"Apa? Gawat, aku sampai lupa. Ayo cepat pergi cari nona!"


"Hei, kenapa kalian teriak-teriak seperti itu? Apa yang kalian takutkan? Aku disini kok" Seru Zelvia yang datang dari arah kamar mandi dan sudah mengganti pakaian nya seperti semula.


"Ehh...nona๐Ÿ˜" Kata dua pengawal itu.


"Ya sudah kita balik" Kata Zelvia.


"Oh siap nona!"


"Eh....untung kita cepet2 bangun sebelum nona balik dari toilet, kalau nggak habislah kita!" Bisik salah satu pengawal.


"Iya ya...untung saja! Tapi anehnya, kenapa aku merasa segar seperti sudah tertidur lama ya?" Jawab pengawal yang lain.


"Ah...mungkin karena kita udah lama gak tidur nyenyak. Kan selama ini kita hampir gak pernah tidur"


"Nona, melihat mereka bingung seperti itu, aku gak bisa nahan tawa lagi nonaaaa.... pfftt, huwaaaaa" Bisik Clez yang tidak tahan dan akhirnya tertawa dari belakang para pengawal.


"Biarkanlah....lagi pula syukur rencana kita berhasil" Bisik Zelvia.


"Nona, saya pamit ya. Sepertinya saya juga harus membantu orang tua saya yang sibuk karena banyak pelanggan. Terima kasih untuk hari ini dan untuk bantuan nona. Karena nona, penjualan kelinci keluarga saya jadi laris" Ucap Molyin.


"Iya, makasih juga udah menemani aku dan Clez hari ini ya! sampai jumpa" Sahut Zelvia sambil melambaikan tangan nya


"Dadah Yiyi๐Ÿ™Œ" Ujar Clez.

__ADS_1


"Dah Clez, nona"


Clez dan Zelvia kembali ke kediaman dan pergi ke kamar nya masing-masing.


Zelvia pergi ke kamar tidur nya dan mengganti pakaian nya dengan baju tidur ( piyama ).


"Lelah sekali. Tapi hari ini sangat menyenangkan" Gumam Zelvia.


"Tapi yang aku bingung kan, sebenarnya apa yang Kek Jon itu maksud ya? Dan....tentang R? Padahal tadinya aku berniat melupakan pria berinisial R itu, tapi karena ke rumah tua tadi dan bertemu mereka, aku malah tambah penasaran " Ucap Zelvia bingung.


"Bodo amat ah, tidur aja dulu" Lanjutnya memejamkan kedua mata nya itu dan tertidur.


~Esok harinya~


"Nona, permisi" Ucap Caily membuka pintu kamar Zelvia.


"Ya, kenapa?" Tanya Zelvia.


"Itu..... Nona, masalah berita sudah saya laksanakan. Sekarang tinggal masalah menjadi dayang istana untuk Nona Nuriel" Seru Caily ragu.


"Maksudmu kau ingin meminta bantuan dariku untuk menjadi kan mu dayang istana?"


"Be...benar nona!"


"Ya baiklah karena ini kan aku yang minta kamu untuk melakukan itu. Tenang saja, masalah itu sudah beres. Yang perlu kau lakukan hanya memata-matai Nuriel tapi tidak boleh sampai ketahuan. Kau mengerti?" Tegas Zelvia.


"Iya nona, tapi dengan begitu berarti nona sudah memaafkan saya kan?"

__ADS_1


"Nggak kok. Kan aku gak bilang begitu! masih banyak yang perlu kau lakukan. Oh ya....jangan sampai pangeran mahkota tahu kau memata-matai Nuriel. Kalau sampai tahu, rekaman itu akan kuberitahu keluarga kerajaan"


"I...iya nona" Jawab Caily dengan menundukkan kepalanya takut.


__ADS_2