
Di Restoran Fansei
"Ini restoran Fansei? Mewah sekali nona!" Seru Clez.
"Iya, ini adalah restoran yang populer karena chef nya adalah anak dari chef istana. Jadi masakannya sangat enak" Jawab Zelvia.
"Aw, ma...maaf saya tidak sengaja" Kata seorang wanita yang tidak sengaja menabrak Zelvia.
"Molyin!" Teriak Clez.
"Clez? kenapa kau ada disini?" Tanya Molyin.
"Oh jadi kau Molyin" Ujar Zelvia.
"Ma...maaf nona, saya tidak sengaja menabrak anda" Kata Molyin.
"Tidak papa, aku adalah Zelvia Yederina Calliorest. Orang yang ingin berbicara dengan mu" Kata Zelvia.
"Mohon maafkan saya yang tidak mengenal anda nona. Perkenalkan saya adalah Molyin Faslia Versys"
"Oh gitu, kudengar keluargamu yang membuat Clez bisa masuk menjadi dayang ke keluarga ku, yaitu keluarga Duke Calliorest, makasih ya" Kata Zelvia.
"Iya Yiyi, ( panggilan yang diberikan Clez pada Molyin) aku juga sa~ngat berterima kasih padamu" Sahut Clez yang memeluk erat tubuh Molyin.
"Ngomong-ngomong kenapa kau lari terburu-buru begitu Molyin? Apa ada masalah?" Tanya Zelvia penasaran pada Molyin.
"Itu nona, sebenarnya-" Belum selesai berbicara, seorang wanita bangsawan datang dan menyelak omongan Molyin.
"Cih wanita rendahan seperti mu ingin memasuki wilayah khusus bangsawan kelas rendah ini? Apa dia berhalusinasi?" Ujarnya.
__ADS_1
"Bukan begitu" Bantah Molyin.
"Bukan apanya? Kau itu harusnya sadar diri untuk tidak memasuki kawasan seperti ini" Cela wanita itu.
"Cukup!!! perempuan ini datang ke restoran ini adalah suruhanku. Siapa yang berani mencelanya, maka aku tidak akan segan-segan untuk memarahinya!" Tegas Zelvia.
"Huh...memang kau siapa? Apa kau tidak tahu bahwa aku adalah keluarga Marquess Folthon, Vivian Waillan Folthon" Sombong nya.
"Haduh pantas saja sombong sekali, ternyata kau adalah adik dari si gendut Riderxo" Sindir Zelvia.
"Takut? Ya aku sih sudah terbiasa pada banyak orang yang takut mendengar gelar kebangsawanan ku" Sombong Vivian, adik Riderxo.
"Aku malas berdebat dengan orang tidak tahu malu seperti mu! menjauhlah dari hadapan ku" Usir Zelvia.
"Kau lancang ya! Tidak tahu malu" Ucapnya yang ingin menampar wajah Zelvia.
Belum sempat menamparnya, tangan Vivian sudah terlanjur ditangkap Zelvia dan Zelvia juga mendorong tangan itu sehingga membuat tubuh Vivian jatuh ke lantai.
"Tolong! ada seseorang yang ingin membunuhku!" Lanjutnya.
Pandangan semua orang tertuju pada Zelvia dan Vivian. Semua bangsawan termasuk staf kerja nya menghampiri mereka.
"Ada apa ini?" Tanya salah satu staf kerja.
"Pelayan, sebenarnya ada orang rendahan yang mendorongku ke lantai dan hampir saja membuat gaunku kotor" Keluh Vivian.
"Bukannya tadi nona bilang ada yang ingin membunuh nona? siapa itu?" Tanyanya kembali.
"Iya...dia hampir membunuh harga diriku...hiks...apa kata orang nanti jika melihat nona yang begitu terhormat ini memakai gaun kotor...hiks" Jawab Vivian menangis.
__ADS_1
Semua staf pekerja dan para bangsawan lainnya menggelengkan kepala. Mereka saling bertatapan dan berbisik bahwa nona Marquess Folthon sangatlah manja dan cengeng.
"Eh...apa anda Nona Calliorest?" Tanya salah satu staf kerja.
"Iya, saya Zelvia Yederina Calliorest" Sahut Zelvia santai.
"Oh selamat datang" jawabnya.
Semua pelayan dan para bangsawan memberi hormat pada Zelvia.
"Apa-apaan sih? emang apa hebatnya Nona Calliorest? Memang bisa dibandingkan dengan Nona Marquess Folthon" Kata Vivian penuh percaya diri.
"Pfttt....dia benar-benar gak tahu anak Duke Calliorest? ternyata Nona Vivian sangatlah bodoh ya" Ejek wanita-wanita bangsawan.
"Ka...kalian bercanda kan? mana mungkin Nona Duke membawa orang miskin begini?" Cela Vivian.
"Nona Vivian, awalnya saya menghargai anda karena anda adalah Nona Marquess Folthon. Tapi kesabaran saya ada batasnya. Jika anda menghina teman saya, saya tidak akan tinggal diam!" Tegas Zelvia.
"Cih....Saat pulang nanti, akan kuberitahu ayah" Gumam Vivian.
"Molyin, Clez...ayo duduk" Seru Zelvia.
"Nona anda tidak apa-apa?" Ucap Molyin ragu.
"Iya nona! Nona gak kenapa-kenapa kan?" Kata Clez mengiyakan perkataan Molyin.
"Clez...apa kau tidak percaya pada nona mu ini? Hal sepele seperti itu tidak akan bisa menghancurkan ku" Jawab Zelvia.
"Nona, jika terjadi sesuatu bilang saya ya" Kata Molyin.
__ADS_1
"Yiyi, tenanglah. Jika terjadi sesuatu, Nonaku pasti punya seribu cara untuk menghancurkan nya " Hibur Clez.
"Iya Molyin, lagipula aku mengajakmu ke sini karena aku ingin meminta bantuanmu!" Ucap Zelvia.