Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 8. Lelaki misterius


__ADS_3

"Uh... tidak kusangka akan seramai ini. Padahal baru aku tinggal sebentar ke taman... Ternyata Ayah tidak memperbolehkan ku pulang sebelum acaranya selesai. Ukh...bosan sekali disini!! Sangat ramai dan bising. Ya sudahlah...aku kembali ke taman saja!" Ucap Zelvia.


Akhirnya Zelvia pergi ke taman tempat ia berbincang dengan Putri Cintia tadi.


Di taman


"Huh.... udaranya benar-benar sejuk. Apa Tia sudah kembali ke pesta ya? padahal kalau ada teman pasti lebih seru. Ah sudahlah, aku keliling taman saja. Dengan begitu, rasa bosanku mungkin perlahan menghilang...."Kata Zelvia yang hendak berkeliling melihat-lihat taman.


"Hah....segarnya. Tapi, sepertinya langit sudah gelap sekali. Aku harus kembali!"


Zelvia lalu mencari jalan keluar. Tapi sayang, ia tidak menemukan jalan keluar sedikit pun.


"Ugh...taman kerajaan luas sekali! Aku bahkan tidak bisa menemukan jalan keluar" Kata Zelvia kebingungan.


"Srakk...srukk...."


"Siapa?"


Hening.....


"Si...siapa disana?! Suara apa itu!" ( dlm hati Zelvia)


"Huh..... Keluar tidak! Hei! aku bilang kelu--- hup"


"Akh...lepaskan aku! siapa kau!" Kata Zelvia ketakutan.


"Kau tidak bisa diam ya?" Ucap seseorang laki² yang memakai tudung hitam dan membawa sebuah pedang.


"Kau.....jgn karena aku itu wanita, aku lemah. Aku bisa saja membunuhmu" kata Zelvia gemetaran.


"Oh..."


"Kau!!! Lepaskan aku! kalau tidak--"


"Diamlah....Kau berisik!" Ucap lelaki itu.


"Ukh.... benarkah?"


"hmm"

__ADS_1


"Nih orang ya. Aaku nanya baik² cuma dijawab oh, hmmm!!! Agh....aku udah gak tahan lagiii!" Kata Zelvia dlm hati.


"Fyuhh....tenang Zelvia! marah bukanlah cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah! Tapi.... ngomong² nih orang lagi ngapain ya? Bajunya seperti bangsawan. Apa dia itu bangsawan? Tapi kok tidak ada tanda bangsawannya sih?!" Ucap Zelvia dalam hati.


"Hei kau... kau itu bangsawan ya?" Kata Zelvia bertanya.


"Bukan urusanmu!" Jawab lelaki itu.


"Heiii kau.... Aku sudah bicara baik² ya. Jika kau malah seperti menantang ku, aku tidak akan menahannya lagi! camkan itu!"


"Hah....begitukah?" Jawab lelaki itu.


"Ughh.....Aku sudah tidak tahan lagi!" Ucap Zelvia dlm hati"


"Srettt....."


Zelvia menarik lengan lelaki itu dan ingin menjatuhkan tubuhnya ke tanah.


"Hmp...."


"Srettt...." Lelaki itu membalas lagi tarikan Zelvia dan menarik Zelvia agar jatuh ke tanah.


"Kau....mau apa kau!!!" Zelvia mencoba menahan tubuhnya agar tidak terjatuh.


"Tenagamu kuat juga ya untuk seorang wanita" Jawab lelaki itu.


"Srettt...."


"Eh...." kata Zelvia.


Lelaki itu lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Zelvia. Ia lalu membisikkan sesuatu pada Zelvia.


"Aku tahu kau itu sedang tersesat! Aku akan memberitahukan jalan menuju istana, asalkan kau tidak memberi tahu siapapun mengenai keberadaan ku. Jika tidak....nyawamu mungkin bisa dihitung jari" Kata lelaki itu.


"Ugh...kau! apa yang kau inginkan sebenarnya? Kau menculikku dan membawaku kemari" Jawab Zelvia yang sedang kesal sekaligus ketakutan.


"hmp...banyak bicara!!! jika kau ingin selamat, maka jangan beri tahu pada siapapun mengenai keberadaan ku. Mengerti?!"


"Oh...mengenai kau? Memangnya apa hubungan ku dengan mu? dan asalkan kau memberi tahu jalan menuju istana dan tidak berbuat apapun padaku, aku tidak akan memberi tahu keberadaan mu itu. Bagaimana?" Jawab Zelvia.

__ADS_1


"Ya...Jangan memberi tahu apapun tentangku! termasuk bagaimana cara aku membawamu pulang, serta apapun itu yang berhubungan dengan ku" Kata lelaki itu


"Ya...ya..ya... Lagi pula, apa yang spesial mengenai bagaimana cara kau membawaku kembali? Dan juga, aku tidak pernah melanggar perkataan ku!" Jawab Zelvia tegas


"Srettt"


"Ah...apa yang kau lakukan? Kenapa kau menggendongku? Turunkan aku! kau sudah menyetujui agar tidak akan melakukan apapun kan?" Ucap Zelvia.


"Diamlah! Kau pikir aku mau menggendong wanita seperti mu? Diamlah jika kau tidak ingin jatuh! Kau ingin kembali bukan?" Jawab lelaki itu dengan dingin.


"Cih... baiklah, akan kumaafkan kau kali ini!" Kata Zelvia kesal


"Pats...." Lelaki itu lalu terbang sambil menggendong Zelvia.


"Huaaa....apa ini? Ter...terbang? Pantas saja dia melarang ku memberi tahu bagaimana cara aku dibawa kembali. Huh...." Kata Zelvia dlm hati.


......................


......................


"Sudah sampai!" Kata lelaki itu.


"Ah...ya" Jawab Zelvia.


Lelaki itu lalu terbang kembali dan ingin pergi meninggalkan Zelvia di taman istana.


"Heiii....tunggu! siapa namamu?" Ucap Zelvia.


"Bukan urusanmu!" Jawab lelaki itu.


"Heiii.... setidaknya kau beri inisial namamu!!! Huh dasar dingin!"


"R" Jawab lelaki itu.


"R? apa maksud---"


Wushh.....lelaki itu terbang dan pergi meninggalkan Zelvia. Zelvia pun semakin penasaran pada lelaki aneh yang ditemuinya tadi.


"Uh....bisa terbang, namanya berinisial R? Kira² siapa ya lelaki yang berinisial R??? Akhh....ada apa ini? Apa aku yang lupa, atau memang alur ceritanya berubah?! Sepertinya aku harus meneliti kembali, mulai dari aku reinkarnasi kesini, sifat orang2 berubah, dan.....orang yang aku tak kenal. Uhhhh.... Sudahlah, untuk hari ini aku istirahat dulu" Ucap Zelvia bingung.

__ADS_1


__ADS_2