Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 28. Sulaman melegenda


__ADS_3

"Haduh...bingung lagi harus nyulam ap- eh tunggu, seingat ku dulu Kakek Huo pernah menunjukkan sulaman istrinya sebelum meninggal. Biar aku ingat-ingat dulu!" Batin Zelvia sambil berusaha mengingat sulaman istri Kek Huo.


"Ah ingat!" Gumam Zelvia.


Zelvia mengambil benang di sebelah kain nya dan menyulam sesuatu.


"Ck.... lihat saja nanti! percuma berusaha kalau tidak bisa" Sindir Nuriel dalam hati nya.


->3 Jam kemudian


"Baiklah...karena waktu sudah habis, silahkan kumpulan hasil sulaman kalian di meja ini. Baik atau tidak kemampuan kalian, tergantung pada kemampuan kalian dalam menyulam" Ucap pembawa acara.


"Woah lihat! bagus sekali punya Lady Tildherd. Seperti tahun lalu, aku yakin Lady Tildherd pasti menang!" Kata para wanita bangsawan


"Kalau seandainya ada ranking dua, aku percaya Lady Mayka adalah pemenang kedua setelah Lady Tildherd!"


Pujian para bangsawan tertuju pada sulaman Nuriel dan Mayka. Mereka kagum karena kecantikan sulaman yang dibuat keduanya.


"Inilah Desainer terkenal di negara Jing, Xhan Suer Haou! Bu Suer, tolong nilai semua sulaman ini, jika ada yang anda sukai, tolong ambil sulaman itu dan angkat ke atas" Kata pembawa acara sambil menunduk hormat.

__ADS_1


"Oh bai--" belum selesai berbicara... seketika tangan Bu Suer menutupi mulut nya dengan wajah kaget sekaligus kagum.


"Wah lihatlah...Bu Suer melihat sulaman Nuriel sambil terkaget-kaget karena keindahannya" Bisik para wanita bangsawan.


Padahal sulaman yang membuat Bu Suer terkaget-kaget sekaligus kagum itu adalah sulaman Zelvia. Karena sulaman Nuriel berada di sebelah sulaman Zelvia, akhirnya para bangsawan salah paham. Mereka pikir sulaman yang terbaik adalah sulaman Nuriel


Bu Suer mendekati sulaman Zelvia.


"Ini...ini..." Ucap Bu Suer kaget.


"Hmp.... Zelvia, kau pikir kau bisa menang? Hanya dengan sulaman bergambar elang mu itu? Sulaman bergambar bunga milikku jauh lebih indah daripada sulaman elang milikmu" Batin Nuriel sombong.


Semua bangsawan sudah berharap Bu Suer mengambil sulaman milik Nuriel. Tapi....


"Ini lah sulaman yang kupilih!" Teriak Bu Suer.


Para bangsawan kaget, mereka tak menyangka bahwa sulaman elang milik Zelvia lah yang dipilih.


"Ma...maaf Bu, apa anda salah mengambil? seperti nya anda ingin mengambil sulaman bunga itu. Emmm....jika berkenan, saya akan memberi ibu kacamata minus" Ucap Nuriel tergesa-gesa dan tidak berpikir bahwa ucapannya sama saja dengan menghina Bu Suer. Ia hanya berpikir kalau dirinya harus menang.

__ADS_1


"Lancang!!!" Tegas Bu Suer menampar wajah Nuriel.


"Akh...." Teriak Nuriel.


"Bu...ke, kenapa ibu menampar saya?" Tanya Nuriel kesal.


"Kenapa kau bilang? Jelas-jelas kau menghina mata saya minus" Marah Bu Suer.


"Emmmm....maaf Bu, ibu boleh lanjutkan saja siapa yang menang" Ucap pembawa acara meleraikan.


"Baiklah" Jawab Bu Suer yang masih kesal dengan ucapan Nuriel.


"Cih...kalau bukan karena wanita itu kesayangan Yang Mulia Pangeran mahkota, dia sudah ku cincang sampai jadi debu" Batin pembawa acara kesal.


"Fyuh....jika bukan karena sulaman ini, aku pasti akan menyimpan dendam pada keluarga kerajaan" Ucap Bu Suer.


"Jadi berdasarkan pengamatan ku dari sekian banyak sulaman ini, aku memilih ini. Karena sulaman lain tidak berimajinatif dan menarik perhatian ku. Semua sulaman sama, kecuali sulaman ini. Dan yang paling penting sulaman burung elang adalah sulaman legenda yang diturunkan keluarga kerajaan dahulu" Jelas Bu Suer


"Melegenda? Apa maksudnya itu?" Tanya para bangsawan bingung..

__ADS_1


__ADS_2