Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 43. Tantangan


__ADS_3

"Ini..... topeng?" Tanya Zelvia.


"Hemmm...itu memang topeng!" Jawab Cintia senyum.


"Apa semua orang disini memakai topeng?" Tanya Zelvia kembali.


"Tidak semua kok! Aku merencanakan untuk memakaikan beberapa wanita bangsawan dengan topeng yang aku siapkan. Aku ingin mengetes apakah guru yang sudah 6 tahun berpisah denganku masih mengenaliku atau tidak!" Jawab Cintia tertawa.


Zelvia menghela nafasnya,


"Kau ini ada-ada saja" Ucapnya tertawa kecil


Sementara itu disisi lain Clez sedang berjalan-jalan di sekitar istana.


"Istana sangat indah!" pujinya


Ia melihat ke arah kanan yang merupakan pemandangan taman istana.


Tapi sialnya, saat Clez sedang berjalan ia tidak sengaja menubruk seseorang


Brukkk


"Aw....." pekik Clez memegang dahinya yang bertubrukan dengan seseorang.


"Maaf, aku tidak sengaja" Ucap Clez bersalah.


"Eh tunggu! Kamu kan pengawal cowok yang waktu itu!" Kesal Clez.


"Bukannya kau pelayan? Kenapa kau datang ke tempat ini!😒" Marah pengawal itu yang merupakan Aren, ketua pengawal kedua di kediaman Calliorest.


"Heh...emang kenapa kalo aku pelayan! Pengawal aja sombong amat😒" Kesal Clez.


"Cuih....kau yang sombong!" Sahut Aren.

__ADS_1


Clez yang tadinya ingin minta maaf mendadak marah karena tau orang yang ditubruk nya tadi adalah orang yang menubruknya saat di area pelatihan pedang kediaman Calliorest.


"Kamu itu sukanya menubruk orang ya! Emang gak punya mata apa😒 Jalan tuh pakai kaki terus liat pake mata" Tambah Clez.


"Mana ada! Jelas-jelas kau yang menubruk malah nyalahin orang lain! Iya sih memang saat di area perpedangan saya yang nubruk, tapi ini gak ada masalah nya sama sekali sama kejadian ini🙄"


"Nggak kok! Mana mungkin orang secantik aku mau nubruk orang jelek kayak kamu! Kurang kerjaan kalo gitu mah"


"Narsis banget jadi cewek" Ejek Aren


Aren dan Clez terus melanjutkan pertengkaran nya. Setelah cukup lama, mereka saling memalingkan wajahnya ke samping dan berlalu pergi.


"Ish sial banget bisa ketemu cowok kayak dia! Semoga aja gak bakalan ketemu lagi" Gumam Clez kesal.


Tiba-tiba terdengar suara terompet dari pintu istana. Para pengawal istana membuka pintu istana dan membungkuk hormat atas kepulangan Guru seni Putri mahkota, Yunifer Usferia.


Zelvia, Cintia dan beberapa wanita bangsawan yang terpilih untuk memakai topeng sudah berada di depan pintu dan membungkuk hormat atas kedatangan Yunifer.


"Wah ada apa ini?" Tanya Yunifer bingung.


"Kenapa kalian memakai topeng? Apa ada suatu acara hari ini?" Tanya nya.


"Permisi Nyonya, mohon maaf memotong pembicaraan anda! Saya akan menjelaskan tantangan nya pada anda" Kata seorang pengawal sambil memegang sebuah ukiran mahkota bunga yang diletakkan di atas tatakan mewah.


"Tantangan?!!!" Kaget Yunifer


"Iya....ini tidak terlalu susah kok nyonya, anda hanya perlu memberikan ukiran mahkota bunga pada Putri Mahkota Cintia di antara semua yang memakai topeng ini! Jika anda berhasil itu tandanya anda masih mengingat putri mahkota. Oh ya satu hal lagi, tantangan ini hanya bisa dilakukan satu kali"


"Lalu kalau saya kalah hukumannya apa?" Tanya Yunifer.


"Emmm.... Hukumannya anda hanya perlu memakan buah strawberry ini saja kok!"


"Kau bilang.... strawberry?😰"

__ADS_1


"I..iya nyonya!"


"Anak nakal itu pasti yang mengadakan tantangan ini😤 Hah tapi gak papa lah untung-untung bisa" Batin Yunifer.


Yunifer memang tidak suka strawberry karena baginya strawberry itu masam.


"Baiklah akan kucoba😤" Semangat Yunifer.


"Emm...yang mana yah?" Batin Yunifer penasaran.


Ia melihat sekeliling wanita yang memakai topeng. Selama ia berjalan, bagi dirinya ia tidak melihat Cintia.


"Anak nakal dimana sih kamuuuu😤💢" Kesal Yunifer.


Tapi saat ia menoleh kan kepalanya ke samping, ia melihat dua wanita memakai topeng dan gaun yang sangat indah. Yunifer langsung berlari ke arah mereka.


"Hmp...anak itu pasti ada disitu!" Gumamnya.


"Ah...aku tahu!" Teriak Yunifer.


Yunifer mengambil mahkota bunga yang tadi sudah disiapkan oleh pengawal dan bergegas menuju dua wanita itu.


"Apa guru tau yang mana aku?" Bisik Cintia bertanya pada Zelvia.


"Emmm..aku kurang tahu! Lihat aja nanti" Bisik Zelvia menjawab pertanyaan Cintia.


Cintia sudah tak sabar melihat gurunya memakaikan mahkota bunga itu.


"Baiklah sudah kuputuskan jawabannya" Jelas Yunifer.


Yunifer mengangkat mahkota itu dan ia mengangkat tangannya tepat di atas kepala Zelvia dan mahkota itu hampir mengenai kepala Zelvia.


Zelvia dan Cintia seketika kaget dan mata mereka berpandangan.

__ADS_1


"Lah emang guru gak kenal aku🙁" Batin Cintia.


__ADS_2