Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 55. Sihir


__ADS_3

"Woah ini sangat bersih!" Puji Rero pada Zelvia.


"Tentu saja!" Sahut Zelvia.


"Di kehidupan sebelumnya....jangankan hal seperti ini, bahkan satu rumah aku bersihkan sendiri" Batin Zelvia.


"Zeze...Zeze..." panggil Rero.


"Emm ya?" Balas Zelvia.


"Ze...kamu tidak apa kan?" Tanya Rero cemas.


"Emm tentu saja aku gak apa-apa!" Jawab Zelvia.


"Baiklah, bagaimana jika kita mulai belajar sihir?" Tambah Zelvia.


Rero mengangguk cepat.


"Zeze...apa sebelum nya kau tahu apa itu sihir?" Tanya Rero.


"Aku kurang mengerti hal yang berhubungan tentang sihir. Tapi aku pernah mendengar dari temanku bahwa Sihir terbagi menjadi 3 tingkatan, tingkat bawah, tingkat sedang, dan tingkat atas" Jelas Zelvia.


"Benar sekali nona! Sihir pada umumnya memang terbagi menjadi tiga tingkatan. Tapi dalam metode, masing-masing sihir mempunyai nama tersendiri" Jelas Rero.


"Karena Nona Zeze baru pemula, maka yang akan aku jelaskan terlebih dahulu adalah sihir tingkat bawah"


"Sihir tingkat bawah adalah sihir yang level yang masih rendah. Ada sembilan level di masing-masing tingkat. Level yang pertama adalah level tanah. Level ini biasanya sangat sulit bagi pemula, tapi bagi orang yang berpengalaman tentang sihir, level tanah ini bukanlah apa-apa baginya!" Tambah Rero.

__ADS_1


"Rero, bolehkah aku bertanya?" Kata Zelvia.


"Tentu boleh, nona..." Jawab Rero.


"Emmm apa tingkatan sihir mu saat ini?" Tanya Zelvia kembali.


"Tingkat sihir ku adalah tingkat atas, karena sebagai hewan sihir, aku bertugas untuk menjaga pemiliknya. Jadi sihirku tidak boleh lemah" Jelas Rero.


"Iya iya....Rero..bisakah kau merubah wujudmu menjadi manusia?" Pinta Zelvia asal sambil memalingkan wajahnya ke samping kanan.


"Bisa kok" Balas Rero.


Mendengar jawaban Rero, sontak Zelvia langsung menoleh ke Rero.


"Hei hei...tadi aku cuman asal saja! Jangan dianggap serius ya Rer--" Zelvia mengehentikan ucapannya. Ia sangat terkejut setelah melihat wujud manusia Rero.


"Si...siapa kamu?!" Tegas Zelvia.


"Hei kau! Jangan kira aku bisa dibohongi!" Jelas Zelvia.


"Hah...nona, bukannya tadi anda yang bilang ingin melihat wujud manusia dariku? Sekarang anda malah kebingungan" Kata Rero menghela nafas.


"Tapi...mana mungkin hewan bisa berubah menjadi manusia!" Bantah Zelvia.


"Itu karena--"


"Jangan-jangan...kau...hewan jadi-jadian!" Takut Zelvia.

__ADS_1


"Jangan mengada-ngada! Aku memang Rero....Rero Aruzzen!" Jelas Rero lagi.


"Hemmm...nama saja tidak cukup untuk membuktikan itu! Aku tidak bodoh hingga percaya pada hal se sepele itu!" Sela Zelvia.


Hati Rero sudah mulai kesal dibuat Zelvia. Karena mau bagaimana pun juga, dia berubah menjadi manusia atas keinginan pemiliknya itu.


"Terserah Zeze mau percaya atau nggak! huh" Kesal Rero memalingkan wajahnya.


"Hemm" Ucap Zelvia.


"Ah sudah ketemu!" Tambahnya.


"Ketemu apa?" Tanya Rero.


Zelvia memegang leher Rero dan memperhatikan tanda khusus antar perjanjian hewan sihir dengan pemiliknya.


"Kenapa?" tanya Rero kesal.


"Kau lupa ya? Setiap hewan sihir dan pemiliknya akan memiliki tanda yang sama baik itu di leher maupun di telapak tangan yang tidak bisa dilihat oleh siapapun" Ucap Zelvia sembari menunjuk telapak tangan nya.


Rero menepuk jidatnya....


"Iya maaf lupa!" Sahut Rero santai.


"Baiklah... bagaimana kalau kita lanjut belajar sihir?" Tanya Rero lagi.


"Sebentar...jika wujudmu berubah menjadi manusia, apa akan tetap tidak terlihat?" Tanya Zelvia.

__ADS_1


"Ya aku akan terlihat nanti" Jawab Rero.


"Tidak boleh dibiarkan! Jika wujudmu lelaki dan kau akan mengikuti ku kemanapun, akan muncul rumor yang tidak-tidak nanti!" Jelas Zelvia.


__ADS_2