Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 48. Mengunjungi Kek Jon


__ADS_3

"Hemmm.... seingat ku rumah Kek Jon memang disini!" Seru Zelvia yang berjalan menuju ke dekat tempat Sate biji vlop.


"Eh Hallo nak!" Sapa kakek penjual sate.


"Iya kek Hallo juga!" Senyum Zelvia.


"Bukannya tidak ada festival? Kenapa kakek berjualan?" Tanya Zelvia ramah.


"Tidak apa-apa nak! Soalnya kakek cari nafkah cuman dari berjualan sate" Jawab kakek itu senyum lebar.


"Kasihan sekali kakek ini! Apa aku beli satenya saja ya? Selain murah, rasanya juga enak" Batin Zelvia berpikir.


"Kek saya beli 20.000 ya" Pinta Zelvia.


"Boleh boleh.... kakek siapkan sebentar ya" Sahut kakek penjual.


Zelvia dengan sabar menunggu kakek penjual sate itu membakar satenya.


~10 menit kemudian


"Ini nak ambillah" Seru kakek itu memberikan 1 kantong plastik dengan 20 tusuk sate di dalam kertas sate.


"Makasih kek!"


"Sama-sama..."


Zelvia mengambil 3 tusuk sate yang ada di kertas sate dan memakannya. Ia lalu memperhatikan isi di dalam kantong plastik.


"Tunggu, kan aku makan 3 tusuk, kenapa masih ada 20 tusuk? Tidak...ini malah masih ada 22 tusuk" Bingung Zelvia.


Zelvia menoleh ke arah kakek penjual sate dan bertanya,


"Apa anda menambahkan 5 tusuk sate?" Tanya Zelvia.


"Ah kau sadar ya? Benar aku menambahkan nya! Lagipula kau anak yang ramah" Senyum kakek penjual.


"Makasih banyak ya kek, aku pamit pergi dulu ya!" Ucap Zelvia.

__ADS_1


"Iya nak pergilah" Sahut kakek penjual sate senyum.


Zelvia berjalan ke belakang tempat sate. Benar saja, disana ada sebuah rumah kayu tua yang ia kunjungi saat ke festival waktu itu.


"Banyak nyamuk!" Keluh Zelvia.


Srett....


Tiba-tiba ada sebuah pedang yang meluncur tepat di depan tubuh Zelvia.


"A...apa ini?" Tanya Zelvia agak takut.


"Siapa kau!" Teriak seorang lelaki dengan jubah yang menutupi wajahnya.


"Ukh....harusnya aku yang bertanya, siapa kau? Kenapa kau menodongkan pedang ke arahku?" Tanya Zelvia kesal.


"Jangan beralasan! Siapa kau!!!!" Teriak lelaki itu memegang lengan Zelvia dengan marah.


Karena Zelvia memakai baju serba hitam pada malam hari, jadi mukanya kurang terlihat jelas.


"Le... lepaskan aku!" Lirih Zelvia.


Lelaki itu mendongakkan kepala nya sedikit.


"R?" Tanya Zelvia.


"Kenapa kau tahu inisial ku?" Tanya lelaki yang berinisial "R" itu.


"Hei R, matamu buta ya? Kau tidak mengenal siapa aku?" Tanya Zelvia.


R memperhatikan Zelvia lebih dekat,


"Kau wanita yang nyasar di istana kerajaan sekaligus wanita yang berkunjung ke rumah Kek Jon saat sedang festival ya?" Tanya R dengan muka datar.


"Tuh pinter!" Sahut Zelvia.


"Uhuk uhuk.... Rai apa ada orang?" Teriak seorang lelaki tua dari dalam rumah.

__ADS_1


"Apa itu suara Kek Jon?" Tanya Zelvia pada R.


"Iya..." Jawab R singkat.


"Eits tunggu, tadi dia memanggilmu 'Rai' hehe...aku sudah tau namamu!!!!" Ejek Zelvia.


"Itu juga sesuatu yang bukan rahasia" Ucap Rai tak peduli.


"Hmp... dasar lelaki aneh" Kesal Zelvia.


Zelvia kesal pada Rai sampai tidak melihat tangga di depannya.


"Eh awas!" Teriak Rai.


Walau begitu sudah terlambat untuk mengatakannya, mata Zelvia yang tidak melihat tangga itu melangkah kan kakinya. Kakinya pun langsung tersandung dan hampir terjatuh.


"Ah..." pekik Zelvia.


Zelvia memegang lengan Rai agar dirinya tidak terjatuh. Tapi tidak disangka ia malah menjatuhkan dirinya di atas tubuh Rai.


"Ukh...."


"Eh kenapa gak sakit?" Bingung Zelvia.


"Bisakah kau bangun dari tubuhku!" Kesal Rai.


"Tubuh? Apa maksud-- eh....ma-maaf aku tidak sengaja" Kata Zelvia yang ingin membangun kan tubuhnya yang terjatuh tebat di tubuh Rai.


Saat Zelvia ingin mengangkat tubuhnya, tiba-tiba Kek Jon datang.


"Nak Rai, siapa itu?" Tanya Kek Jon.


Mata Kek Jon tertuju pada Zelvia yang berada di atas tubuh Rai.


"Oh tidak! Maafkan kakek yang tidak peka ini! Silahkan lanjutkan, kakek akan masuk ke dalam dulu bersiap mengambil selimut untuk menutupi kalian nanti.... Ah maaf kakek terlalu ikut campur! Lanjutkan lah dulu, dadah" Ucap Kek Jon yang salah paham.


"Kek tunggu, ini bukan seperti yang kakek pikirkan!" Teriak Rai dan Zelvia bersamaan.

__ADS_1


"Ehehe....sudah mau begituan masih gak mau ngaku!" Batin Kek Jon yang pikiran nya sudah jauh melihat Zelvia dan Rai.


__ADS_2