
"Zelv....Zelv...." Kata Putri Cintia sambil menangis.
"Ah...Tia! Anda disini? Tadi aku mencarimu di taman ternyata kau sudah kembali ke pesta. Jadinya aku berkeliling taman istana sebentar. Kau kenapa menangis begitu, Tia?" Ucap Zelvia yang tidak tahu apa yang sedang terjadi.
"Zelv....kau tahu tidak, betapa khawatirnya
aku. Aku mencarimu karena tiba-tiba saja kau tidak ada di pesta" Jawab Putri Cintia sambil menangis.
"A...apa? Tia....aku baik-baik saja kok. Tadi aku hanya tersesat sebentar" Jawab Zelvia.
"Nona!" Terdengar suara Clez yang berteriak memanggil nonanya itu.
"Clez? Kenapa kau berlarian seperti itu?"
"Huwaaaaa nona!!! Nona tau betapa khawatirnya aku" Kata Clez sambil memeluk Zelvia
"Ya? Clez...ada apa denganmu? Aku baik-baik saja kok" Jawab Zelvia.
"Sebenarnya ada apa ini? kenapa semua orang bersikap seperti ini? Padahal aku cuma tersesat sebentar" Ucap Zelvia kebingungan.
"Clez....Jawab aku! ada apa ini?"
"Nona...apa nona tidak tahu kalau semua orang mengkhawatirkan nona? Habisnya nona pergi lama sekali"
"Apa? memangnya sudah berapa lama aku pergi?"
__ADS_1
"Emm....sekitar 3 jam"
"Oh....eh, tadi apa katamu? 3 jam?! tidak....masa aku pergi begitu lama! apa kau tidak salah?"
"Iya nona. Mana mungkin saya salah. Sudah 3 jam nona hilang!"
"Uh...pantas saja semua orang pada khawatir. Ternyata aku tersesat cukup lama....ditambah lagi, tadi aku sempat bertengkar dengan lelaki berinisial R itu"
"Nona? apa nona baik2 saja?"
"Iya... Tadi aku hanya tersesat sebentar, sekarang bukannya aku sudah kembali? Jangan bersedih dan menangis seperti itu! aku baik2 saja kok." Jawab Zelvia tersenyum.
"I...iya nona"
"Clez....ini sudah larut malam. Bisakah kau menemaniku kembali ke rumah? aku sangat mengantuk"
Di kamar Zelvia
"Clez...pergilah ke kamarmu dan istirahat! aku ingin istirahat sendiri dulu!"
"Baik nona!"
"Huh......lelahnya. Ngomong-ngomong, aku benar-benar penasaran siapa lelaki berinisial R itu. Apa mungkin dia Riderxo? Tapi mana mungkin si gendut itu tiba-tiba menjadi kurus dan berotot! Ya sudahlah, itu juga bukan urusanku!" Kata Zelvia yang lalu tidur di kasurnya.
Keesokan harinya
__ADS_1
"Hmm....memang ya, reinkarnasi ke dalam tubuh Putri Duke sangat nyaman. Di kehidupanku yang dulu, aku tidak pernah makan daging-dagingan seperti ini! Jangankan danging....bahkan aku tidak pernah makan tahu sekalipun" Kata Zelvia yang sedang makan di meja makan.
"Nona.....ini informasi yang nona inginkan!" Kata kepala pelayan memberikan sebuah kertas yang berisikan informasi.
"Iya...terima kasih. Kalau begitu, pergilah!" Ucap Zelvia.
"Baik nona" Jawab Kepala pelayan sambil membungkuk.
"Hah...pada akhirnya aku tetap mencari informasi tentang lelaki berinisial R itu" Kata Zelvia dalam hati.
"Nah...coba kulihat siapa sebenarnya lelaki berinisial R itu!"
"Nona....kenapa anda menginginkan informasi tentang lelaki berinisial R? A...apa jangan2 ada seseorang yang nona sukai? Jika ada...jangan merahasiakan nya dari saya ya...hehe" Clez tertawa kecil.
"Kau itu....pikiranmu seperti nya harus dibersihkan. Kau pikir orang sepertiku mudah menyukai orang lain? Sudahlah...kau tidak akan mengerti" jawab Zelvia sambil menepuk jidatnya.
"Oh...nona ingin merahasiakannya ya? Ya sudah deh kalau begitu"
"Clez...bukannya aku tidak mau memberi tahukannya padamu. Tapi.....aku sungguh tidak menyukai siapapun. Aku hanya penasaran saja" Jawab Zelvia.
"Oh gitu. Maaf ya nona, aku malah salah paham pada nona yang sudah begitu baik padaku ini"
"Iya.... ya sudah kau pergilah dulu ya. Kau boleh istirahat sekarang!"
"Baik nona"
__ADS_1
"Emm...baiklah, mari kulihat ada informasi apa saja disini!" Kata Zelvia sambil melihat informasi yang ada di kertas informasi.