Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 41. Undangan dari Cintia


__ADS_3

Zelvia langsung memakai kembali kalung dari Bu Suer dan bergegas ke ruangan Ester.


Ruang kerja Ester Calliorest


Tok tok tok.....


terdengar suara ketukan pintu


"Masuk!" Teriak Ester pada orang yang mengetuk pintu.


"Ini Zelvia ayah...." Seru Zelvia sambil membuka pintu ruang kerja Ester.


"Ada apalagi kau kesini? Apa ada urusan penting?" Tanya Ester.


"Penting...ini sangat-sangat penting ayah!" Jawab Zelvia.


"Katakanlah apa yang ingin kau bicarakan sampai sepenting itu!" Tegas Ester pada anak perempuan nya itu.


"Ayah...ibu masih hidup kan?" Tanya Zelvia terang-terangan.


Brakkkk


Mendengar hal yang dikatakan Zelvia, Ester langsung memukul meja kerja nya dengan sangat keras.


"A-ayah?" Tanya Zelvia ragu.


"Sudah bolak-balik ku katakan, jangan sebut nama ibumu!" Marah Ester.


"Iya ayah. Aku tahu itu, hanya saja ada satu hal yang ingin aku tanyakan pada ayah!" Jelas Zelvia.


"Hmp...apa memangnya yang ingin kau katakan?"


"Emmm...itu--"


"Seperti nya kali ini juga tidak bisa memberi tahukan hal ini pada ayah. Aku harus mencari tahu informasi nya sendiri!" Batin Zelvia.


"Ng...nggak ada ayah! Kalau begitu Zelvia pamit pergi!"


"Anak aneh!" Celetuk Ester.

__ADS_1


~Ruangan Zelvia


"Akhhh...." Pekik Zelvia sembari memijit pelipisnya sendiri


"Apa ada masalah nona?" Tanya Clez khawatir.


"Clez...." Sahut Zelvia yang langsung memeluk erat tubuh Clez.


"Nona, apa nona mempunyai masalah?" Tanya Clez mengelus kepala Zelvia.


"Ti...tidak Clez!" Jelas Zelvia.


"Lalu kenapa nona menangis seperti ini? Katakanlah jika nona mempunyai masalah ya!" Pinta Clez lembut.


"Aku tidak apa Clez! Yang aku butuhkan sekarang hanya kamu untuk tempat bersandar bagiku! Sekarang ini aku hanya ingin menangis, tidak lebih!" Tegas Zelvia meneteskan air mata.


"Ada apa dengan nona ku yang cantik ini, hmmm?? Bersandarlah pada saya jika nona merasa sedih atau kesal ya! Saya akan senantiasa mendukung Nona" Hibur Clez menenangkan.


"Iya Clez makasih" Seru Zelvia tersenyum.


Setelah menangis cukup lama, akhirnya Zelvia tersadar dan meminum segelas air putih di meja nya.


"Hmmm....begitulah😊" Jawab Zelvia.


"Oh ya nona, tadi Tuan Putri Cintia mengirim surat untuk anda"


"Apa itu? Perlihatkan padaku!" Pinta Zelvia.


"Ini nona" Sahut Clez memberikan sebuah amplop mewah dengan bunga anggrek yang sudah dihias indah.


"Tia kreatif juga ya...pftt" Tawa Zelvia.


Zelvia membuka amplop itu dan melihat isi dari surat yang diberi oleh Cintia.


Surat itu bertuliskan :


Hallo Zelv.... Apa kabarmu baik?


Kau tahu tidak, aku sangat merindukanmu!

__ADS_1


Di istana aku tidak mempunyai teman.


Ya walau hampir tiap hari ada si ****** licik itu sih.


Tapi aku benar-benar tidak suka dengannya!


Ia selalu membuat keributan serta pura-pura polos di depan Kak Hard.... Benar-benar menyebalkan!


Jangankan menjadi kan ia sebagai kakak ipar, bahkan jika ia ingin berteman denganku aku pasti akan menolak mentah mentah dirinya yang angkuh dan sok polos itu! Hmppp....


Zelv....Aku benar-benar bosan disini!


Setiap hari aku harus belajar tata krama, menyulam, menjahit, dan hal-hal yang biasa dilakukan wanita bangsawan agar *menjadi wanita sempurna...


Tapi itu sangat melelahkan dan membosankan!


Kau tahu tidak, saat aku ingin pergi ke kediaman mu, Kediaman Calliorest, Kak Hard melarangku dan menyuruhku untuk menemani wanita angkuh dan sombong itu! Ish....aku benar-benar muak dengannya!


Ok kita tidak usah membahas tentangnya lagi! Zelv....lusa depan aku akan mengadakan seni melukis, bolehkah kau datang?


Ini bukan mengenai lomba atau semacamnya kok. Ini cuman acara kecil! Soalnya lusa depan guru melukis ku akan datang ke istana, jadi aku berencana untuk menyambut nya...hihi, aku udah gak sabarrrr.....


Tolong datang yah....tapi kalau kau ada urusan jadi belum bisa datang gak papa, aku gak masalah kok! Aku mau kamu datang aja sebagai sahabatku. Ummm....boleh yah.


Yasudah kalau begitu makasih udah mau baca surat dari aku Zelv. Sampai jumpa lagi!


~Dari Cintia untuk yang tersayang.... Zelvia~


"Tia nembuatku bersemangat kembali..." Senyum Zelvia.


"Clez...tolong ambilkan kertas dan pena tinta, aku ingin membalas surat dari Tia!" Suruh Zelvia.


"Baik nona!" Sahut Clez melangkahkan kakinya untuk pergi mengambil pena dan kertas.


"Eits.... tunggu dulu! Aku ingin meminta satu hal lagi!"


"Iya nona ada apa?" Tanya Clez lembut.


"Tolong bawakan Bungan Ardein, bunga mawar, dan bunga anggrek. Tolong ya Clez" Pinta Zelvia pada Clez.

__ADS_1


"Siap nona!"


__ADS_2