Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 26. Penggemar


__ADS_3

Tak lama setelah acara penyambutan, Nuriel menghampiri semua bangsawan termasuk Zelvia dan Putri Cintia lalu memberi salam. Putri Cintia yang tidak ingin bertemu Nuriel pun pergi meninggalkan nya.


"Permisi Lady" Seru Nuriel.


"Ya" Sahut Zelvia singkat


"Terima kasih sudah menerima undangan saya. Sungguh kehormatan bagi saya bertemu dengan Lady Calliorest yang terhormat ini!" Hormat Nuriel


"Oh ok sama²" Jawab Zelvia tidak peduli.


"Emm... Ngomong-ngomong nanti kan ada lomba menyulam. Saya sangat menantikannya untuk melihat hasil sulaman anda loh" Sindir Nuriel yang padahal sudah tahu bahwa tahun lalu Zelvia dihina para bangsawan karena tidak bisa menyulam untuk hadiah kepulangan kesatria yang berjasa bagi negara di Medan perang


"Heh...dia kira status tinggi kebangsawanan nya itu berharga? percuma saja kalau tidak bisa menjadi perempuan sempurna sepertiku, dia tidak akan bisa bersanding dengan diri ku!" Cela Nuriel dalam hati.


"Bodo ah dia mau ngehina, ngebully atau semacamnya. Gak peduli! menang atau nggak juga aku sih gak peduli" Batin Zelvia kesal.


"Ya saya juga sangat menantikan lomba itu" Ucap Zelvia tersenyum.


"Nuriel kau disini? Aku--"


Ucap Pangeran Hard yang berhenti berbicara karena melihat kecantikan Zelvia. Ia tidak sengaja terbawa suasana dan terpesona pada Zelvia.


"Ekhem....Hallo Lady, lama tidak berjumpa ya?" Seru Hard mengangkat tangannya ingin berjabat tangan dengan Zelvia.


"Oh ya? Seingat saya saat di festival anda datang bersama Nuriel kan? seperti nya disitu kita bertemu" Kata Zelvia mengabaikan Hard yang ingin berjabat tangan dengan nya.


"Ahahaha.... begitukah?" Jawab Hard sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.


"Ya sudah, lomba menyulam akan diadakan sebentar lagi. Sebaiknya Lady Tildherd bersiap-siaplah" Tegas Zelvia.


Zelvia meninggalkan mereka dan pergi mencari udara segar di luar istana.

__ADS_1


"Fyuh segarnya...."


"La...lady Calliorest?" Tanya seseorang dari belakang dengan gugup.


"Eh...iya aku Zelvia Calliorest" Jawab Zelvia bingung.


"Benarkah? Ini benar-benar kehormatan bagi saya bertemu dengan anda" Katanya senang.


"Oh ya? Maaf, tapi siapa anda?" Tanya Zelvia.


"Benar juga ya... saya belum memperkenalkan nama saya😁" Seru nya.


"Nama saya Tasya Fifian Osher. Sa...saya penggemar berat anda~~" Sahut nya malu-malu.



"Anda itu putri dari Count Osher ya? Tapi....tadi kau bilang kau penggemar beratku? Apa maksudnya itu?" Tanya Zelvia.


"Ma...makasih😅" Ucap Zelvia.


"Emang iya sih si Zelvia ini cantik, tapi aku gak nyangka kalau bakalan jadi begini" Batin Zelvia tidak percaya.


"No...nona berterima kasih pada saya?" Kata Tasya dengan muka merah karena tersipu.


"Lomba menyulam akan segera dimulai, harap untuk bersiap di tempat nya masing-masing!" Teriak pembawa acara.


"Eh sudah mulai? Maaf ya Lady Tasya, tapi saya harus segera pergi ke sana" Seru Zelvia


"Ah iya gak papa. Saya juga mau kesana kok! sampai bertemu nanti" Jawabnya.


"Untung lombanya mau dimulai. Kalau ngobrol sama fans fanatik begini bisa-bisa aku kayak lesbian!" Ucap Zelvia dalam hati.

__ADS_1


...----------------...


Di dalam istana


"Baiklah...karena para wanita bangsawan sudah berkumpul disini, maka saya nyatakan lomba ini resmi dimulai!" Teriak Pangeran Hard.


Semua wanita bangsawan segera duduk di kursinya masing-masing dan mengambil kain dan benang yang digunakan untuk menyulam.


Pandangan para wanita bangsawan tertuju pada Zelvia yang dirumorkan anak manja yang tidak tahu apa-apa dan hanya bisa merengek pada ayahnya. Mereka berbisik menghina Zelvia.


"Lihatlah...bukannya itu Lady Zelvia? Apa dia bercanda ingin mengikuti lomba menyulam? Pasti dia iri pada Lady Nuriel yang sangat dicintai Yang Mulia Pangeran" Kata mereka menghina.


"Bodo amat kalian mau apa juga. Lagi pula aku ga berharap menang. Toh lomba begini intinya mau menonjolkan Nuriel kan?" Batin Zelvia.


"Lady Calliorest... Kita bertemu lagi yaaa" Kata Tasya senyum.


"Ke... kebetulan ya😅" Jawab Zelvia ragu.


"Mungkin kita jodoh..." Lanjut Tasya tertawa.


"Apa anda Lady Osher? Senang bertemu dengan mu!" Sapa Mayka, bunga pergaulan kelas atas kedua setelah Nuriel.


"Iya senang bertemu denganmu juga" Ucap Tasya dingin


"Sikapnya berubah drastis ya saat dengan Lady Calliorest dia ramah sekali. Tapi saat di sapa Lady Mayka, sikapnya begitu dingin" Bisik para wanita bangsawan.


"Emmm.... Lady.saya hanya ingin mengingatkan, saya dengar dari rumor bahwa Lady Calliorest itu sangat jahat dan suka menindas orang lain apalagi rakyat biasa!" Kata Mayka.


Brakkk.....Tasya sangat marah pada ucapan Mayka. Karena ucapan Mayka tadi, sama saja dengan mencela Zelvia.


"Apa-apaan kau ini? beraninya menghina Lady Calliorest!" Kata Tasya marah.

__ADS_1


__ADS_2